Tim Voli Kudus Putra Juara Kejurprov Bola Voli 2017

Tim Voli Kudus Purta saat bertanding di final Kejurprov Bola Boli 2017 di GOR Simpanglima Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Tim Voli Kudus Purta akhirnya berhasil meraih prestasi sebagai juara Kejurprov Bola Boli 2017 yang dilangsungkan di GOR Simpanglima Purwodadi. Dalam laga final, tim asuhan Indrajaya berhasil mengkandaskan tim Kota Semarang, Rabu (8/11/2017).

Semula, pertandingan final diprediksi bakal berlangsung seru karena kedua tim tampil mengesankan sejak babak penyisihan. Namun, jalannya pertandingan ternyata boleh dibilang berat sebelah.

Dalam laga puncak, tim Kudus yang dimotori Roisul Umam langsung tampil menggebrak dengan variasi serangan cepat. Sementara tim Kota Semarang yang dilatih Kuswanto terlihat cukup kewalahan. Hasilnya, hanya dalam tempo sekitar 75 menit, laga final sudah berakhir dengan skor 3-0 untuk tim Kudus.

“Anak-anak saya minta agar tampil tenang dan percaya dengan kemampuan yang dimiliki. Instruksi saya dijalankan dengan baik dan hasilnya bisa menang. Saya tidak menyiapkan strategi khusus untuk partai final ini,” kata Indrajaya, usai pertandingan.

Partai final baik putra dan putri disaksikan sejumlah pejabat di Grobogan. Antara lain, Sekda Moh Sumarsono, Kapolres AKBP Satria Rizkiano, Ketua KONI Fatchur Rachman, dan Kepala Disporabudpar Karsono.

Sumarsono berharap agar even berbagai cabang olahraga bisa rutin digelar. Salah satu tujuannya, untuk memantau bakat-bakat muda yang selama ini barangkali belum sempat terpanjau oleh pengurus cabor atau KONI.

“Munculnya prestasi bisa berawal dari turnamen seperti ini. Oleh sebab itu, ajang turnamen ini harus sering-sering dilakukan untuk memantau bakat-bakat muda yang potensial,” kata Sumarsono, usai penyerahan piala dan hadiah uang pembinaan pada para juara.

Dalam laga final sebelumnya dibagian putri, tim Kota Semarang akhirnya berhasil meraih juara setelah mengalahkan tuan rumah Grobogan dengan skor 1-3. Pada set pertama, tuan rumah mampu meraih kemenangan.

Namun, tiga set berikutnya kendali permainan dipegang Kota Semarang. Dengan hasil ini, tim Grobogan harus puas menempati posisi runner up.

Sebelum final putri, sebelumnya sudah dilangsungkan pertandingan perebutan juara III. Pada pertandingan pertama, tim putra Banjarnegara berhasil menang 3-0 atas tim Kebumen. Sedangkan dibagian putri, juara III juga diraih Banjarnegara setelah mengalahkan tim Pati dengan skor 3-0.

Editor: Supriyadi

Tim Putri Grobogan Akhirnya Harus Puas Jadi Runner Up Kejurprov 2017

Tim Putri Grobogan (Biru) akhirnya harus puas menempati posisi runner up Kejurprov 2017. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, GroboganMeki dapat dukungan meriah, namun langkah tim putri Grobogan untuk menjadi juara Kejurprov 2017 gagal diraih. Dalam laga final, tim besutan Agus Sofyan harus menelan kekalahan 1-3 dari tim Kota Semarang.

Pada set pertama, Rika dkk mampu meraih kemenangan. Namun, tiga set berikutnya kendali permainan dipegang Kota Semarang. Dengan hasil ini, tim Grobogan harus puas menempati posisi runner up.

”Pemain sudah berupaya maksimal dalam laga final tadi,” kata Agus Sofyan, usai pertandingan.

Sebelum final putri, sebelumnya sudah dilangsungkan pertandingan perebutan juara III. Pada pertandingan pertama, tim putra Banjarnegara berhasil menang 3-0 atas tim Kebumen. Sedangkan dibagian putri, juara III juga diraih Banjarnegara setelah mengalahkan tim Pati dengan skor 3-0.

Setelah pertandingan final putri, akan dilanjutkan dengan laga puncak untuk bagian putra. Dalam final ini, akan mempertemukan dua tim kuat, yakni tim Kudus melawan Kota Semarang.

Editor: Supriyadi

Tim Putra Kudus dan Tim Putri Grobogan Masuk Final Kejurprov Voli 2017

Tim Putra Kudus dan Tim Putri Grobogan Masuk Final Kejurprov Voli 2017

MuriaNewsCom, Grobogan – Tim putri Grobogan dan tim putra Kudus berpeluang menggapai titel juara Kejurprov bola voli indoor 2017 yang dilangsungkan di GOR Simpanglima Purwodadi.

Hal ini menyusul kemenangan yang diraih kedua tim ini pada babak semifinal yang dilangsungkan Selasa (7/11/2017) sore hingga berakhir sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam laga semifinal, tim putri Grobogan berhasil mengandaskan perlawanan tim Pati dengan skor telak 3-0. Pada partai puncak, tim Grobogan akan berhadapan dengan tim Kota Semarang yang dalam semifinal berhasil mengalahkan tim Banjarnegara dengan skor 3-0.

Di bagian putra, tim Kudus berhasil menapak ke babak final setelah menghempaskan tim Kebumen dengan skor 3-0. Tim dari kota Kretek akan berhadapan dengan Kota Semarang dalam laga puncak. Dalam laga semifinal, Kota Semarang sukses membekuk perlawanan tim Banjarnegara dengan skor 3-1.

Pertandingan babak final yang akan dilangsungkan hari ini, Rabu (8/11/2017). Sebelum final digelar, terlebih dulu akan dilangsungkan pertandingan perebutan juara III.

“Partai final putra digelar sore jam 15.00 dan final putri jam 13.00. Sedangkan perebutan perebutan juara III untuk putra dilangsungkan pagi jam 09.00 dan bagian putrid jam 11.00,” ungkap Panitia Kejurprov bidang pertandingan Sutanto Rihatin.

Editor: Supriyadi

Kudus Borong Medali Emas Kejurprov Tenis Meja 2016

Atlet tenis meja Kudus dan ofisial berfoto bersama usai Kejurprov di GOR Bung Karno Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Atlet tenis meja Kudus dan ofisial berfoto bersama usai Kejurprov di GOR Bung Karno Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Kejurprov Tenis Meja 2016 yang didukung Sukun Spirit of Sport telah usai di GOR Bung Karno Kudus, Jumat (30/12/2016). Pada kejuaraan tersebut, Kudus berhasil jadi juara umum dan membawa pulang banyak medali.

Panitia pertandingan, Heni Sandra mengatakan, pada pertandingan yang diselenggarakan selama tiga hari itu, Kudus membawa delapan medali emas, enam medali perak dan sembilan perunggu. “Kudus mendapatkan prestasi yang bagus dalam Kejurprov tahun ini. Bahkan beberapa laga malah mempertandingkan Kudus lawan Kudus,” kata Heni di lokasi Kejurprov di Kudus, Jumat (30/12/2016) malam.

Menurutnya beberapa medali emas yang didapat Kudus meliputi juara putra Junior,jJuara Putri Yunior, Kelompok Kadet Putri di bawah 14 tahun dan juga untuk Kategori Pemula Putra bawah 12 tahun.  Selain itu, medali emas juga didapatkan dalam kategori beregu Pemula Putra, Beregu Yunior Putra, dan Beregu Kadet Putri. Sementara untuk perunggu, di antaranya dalam Beregu Kadet Putra dan Beregu Pemula Putri.

Dengan perolehan tersebut, Kudus mendapatkan medali paling banyak dengan 23 medali. Hal itu pula yang membuat Kudus menjadi juara umum dalam Kejurprov tenis meja tahun ini. “Kami menerjunkan 47 atlet, jadi kami memang mengincar banyak medali, khususnya medali emas dan target juara umum,” ujarnya.

Sementara, posisi kedua perolehan terbanyak medali adalah Cilacap dengan 11 medali. Sekitar 11 medali meliputi tiga emas, lima perak dan tiga perunggu. Dan ketiga adalah Purworejo 10 medali meliputi tiga medali emas, tiga medali perak dan empat perunggu.

Sementara untuk daerah lain, seperti Pekalongan harus pulang dengan tangan kosong lantaran tanpa medali satupun. Wilayah lain seperti Wonogiri, Pekalongan dan Karanganyar hanya membawa satu perunggu untuk masing-masing daerah.

“Terima kasih untuk semua pihak yang telah membantu, panitia, peserta yang jauh-jauh datang mengikuti pertandingan serta untuk Sukun yang banyak sekali membantu mensukseskan kegiatan kali ini,” imbuhnya

Editor : Akrom Hazami

Ratusan Peserta Pastikan Akan Ikuti Kejurprov Tenis Meja di Kudus

sukun-kejurprov

MuriaNewsCom, Kudus – Ratusan peserta dipastikan mengikuti pertandingan Kejurprov Tenis Meja yang didukung Sukun Spirit of Sport di Kudus. Pertandingan akan diselenggarakan di GOR Bung Karno Kudus itu, 28 – 30 Desember 2016.

Panitia pertandingan, Heni Sandra mengatakan, jumlah peserta per Selasa (27/12/2016) sejumlah 520 atlet. Jumlah tersebut meliputi 315 atlet putra sedangkan sisanya sejumlah 205 atlet putri. Jumlah peserta juga dimungkinkan masih bisa bertambah.”Pada Kejurprov Tenis Meja tahun ini, yang mengikuti sejumlah 30 kabupaten kota di Jateng. Jumlahnya 520 atlet tenis meja,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, dari jumlah peserta yang daftar, peserta paling banyak berasal dari Kudus. Sebagai tuan rumah, Kudus menerjunkan 57  atlet. Targetnya sudah jelas, yakni menyabet semua gelar yang dilaksanakan. Untuk daerah lain yang mengikuti kejuaraan, rata-rata jumlah pesertanya hanya belasan. Meskipun sejumlah daerah ada yang menurunkan puluhan atlet, namun tidak sebanyak peserta dari Kudus.

“Kudus mengincar kemenangan pada semua kategori. Semuanya sudah dipersiapkan dan sudah siap untuk mengincar kemenangan secara utuh. Apalagi kali ini pertandingan dilaksanakan di Kudus,” ujarnya.

Dikatakan Heni, pada Kejurprov tahun ini terdapat perbedaan dari tahun sebelumnya. Sebelumnya hanya meliputi  usia dini di bawah 10 tahun, di bawah 12 tahun, di bawah 14 tahun  dan junior bawah 17 tahun. Pada tahun ini akan ditambah ganda campuran putra dan putri.

Pertandingan tersebut dipastikan berjalan lancar sesuai dengan jadwal. Semua persiapan sudah dilaksanakan termasuk dengan rencana penyerahan piala dan upacara penutupan, yang direncanakan akan selesai malam hari di 30 Desember nanti. “Kami yakin peserta akan berusaha keras. Ini adalah pertandingan tingkat provinsi, sehingga yang diperebutkan adalah piala gubernur,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami

Ini Kelas yang Berhasil di Menangkan Tenis Meja Kudus

bersama atlet dan pengurus tenis meja Kudus diajang Kejuaraan Provinsi 2015. (ISTIMEWA)

bersama atlet dan pengurus tenis meja Kudus diajang Kejuaraan Provinsi 2015. (ISTIMEWA)

 

KUDUS – Dinobatkannya Kudus sebagai juara umum Kejurprov 2015, tentu tak dapat dipisahkan dari perjuangan para atletnya. Berikut nama dan peringkat atlet Kudus di kelas yang dipertandingkan.

Usia dini putra diraih Abenata dan Bergas yang menduduki peringkat 3 bersama, usia dini putri mendapatkan peringkat 1 atas nama Neha. Kelas pemula putri Kudus menyumbang 3 perunggu atas nama Nindi dan Eca ditingkat 3 bersama. Kadet putra, diduduki oleh Rizal ditingkat 3 bersama. Yunior putri peringkat 3 bersama oleh Fivy dan Anisa. Kelas remaja putra, Nurul penempati peringkat 1 disusul Danang di peringkat 3 bersama. Remaja putri peringkat 1 diraih Noni. Regu pemula putri dan putra emas, kadet putri emas, regu yunior putra 3 bersama, regu yunior putri 1.

”Kita hanya di satu kelas saja yang kurang beruntung, yaitu di kadet putra. Meskipun begitu, saya pribadi sebagai pendamping dan pelatih merasa bangga dengan hasil yang di raih oleh anak-anak,” ujar Heni Sandra Nurwati ketua Pengkab PTMSI Kudus. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Membanggakan, Piala Kejuaraan Provinsi 2015 Kembali Ke Kudus

Heni Sandra Nurwati ketua Pengkab PTMSI menerima piala bergilir juara umum Kejurprov di Karanganyar. (ISTIMEWA)

Heni Sandra Nurwati ketua Pengkab PTMSI menerima piala bergilir juara umum Kejurprov di Karanganyar. (ISTIMEWA)

 

KUDUS – Pertandingan tenis meja ajang Kejuaraan Provinsi di Karanganyar sudah berakhir. Kembali, Kudus mendulang prestasi dengan membawa pulang piala bergilir juara umum 2015 yang sebelumnya sudah diserahkan di awal pertandingan.

Heni Sandra Nurwati ketua Pengkab PTMSI Kudus mengatakan, dirinya mengaku sangat bangga bisa membawa pulang kembali piala juara umum tersebut ke Kudus. ”Memang sudah menjadi komitmen kami dari awal untuk tidak melepasnya ke tangan yang lain,” ujarnya pada MuriaNewsCom.

Meskipun begitu tetap ada evaluasi dari prestasi atletnya mengingat dibeberapa kategori gagal untuk mendapatkan poin. Namun dirinya sudah sangat bersyukur dan bangga dengan kemampuan atletnya. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Tim Voli Kudus Berjaya di Kejurprov di Sragen

Ilustrasi

Ilustrasi

KUDUS – Impian Kudus merebut gelar juara dalam pertandingan bola voli Kejurprov Junior di Sragen semakin dekat. Karenanya dalam pertandingan tersebut, Kudus sudah menjadi juara grup di Grup J.

Kemenangan Kudus terjadi usai mengalahkan tim satu grupnya. Mulai dari Rembang, Wonogiri dan Kebumen. Pelatih Voli Kudus Agung Pribadi mengatakan, kemenangan Kudus dengan mudah didapatkan berkat latihan berat yang dilakukan.

Kekalahan tahun lalu membut Kudus kerja keras. Yaitu dengan meningkatkan kemampuan para pemain dengan latihan secara rutin. Bahkan mendekati pertandingan latihan dilakukan tiap hari

“Latihan fisik dan teknik terus kami lakukan.dan tahun ini pemain juga lebih siap dalam menyongsong pertandingan,” imbuhnya.

Hasil latihan terbukti, meski sehari tanding lebih dari sekali, yakni melawan Rembang. Dan dilanjutkan Jumat (30/10) melawan Wonogiri menang 2 – 0. Dan tadi melawan Kebumen menang 2 – 0.

Meski sudah lolos, rasa waswas dalam kompetisi merebut juara masih terus berjalan. Unggulan dan tim tangguh dalam laga masih belum dijumpai. Baik itu Semarang maupun Solo.

“Kita persiapkan secukupnya. Tidak ada strategi khusus. Tinggal menunggu nanti irama pertandingan bagaimana maka menyesuaikan strategi,” imbuhnya. (FAISOL HADI/AKROM HAZAMI)