LMDH juga Diajak Pantau Hutan Selama Musim Kemarau

f-kebakaran

MuriaNewsCom, Rembang – Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dintanhut) Rembang bakal memantau secara intens kawasan hutan yang ada di wilayah setempat. Dalam hal ini, mereka juga mengajak Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) untuk ikut serta berpartisipasi dalam memantau hutan.

Kepala Bidang Kehutanan pada Dintanhut Rembang Prasetyo mengatakan, setidaknya ada 84 desa di Rembang geografisnya berada di dekat kawasan hutan. “Dari 84 desa ini tergabung dalam LMDH. Diantaranya untuk KPH Mantingan ada sebanyak 40 desa dan KPH Kebunharjo ada sekitar 44 desa,” katanya.

Dalam hal ini, LMDH akan dilibatkan untuk ikut menjaga dan mengantisipasi adanya kebakaran hutan. Untuk itu, pihaknya bakal melakukan koordinasi. “Dengan kerjasama dari semua pihak, kita harapkan ada informasi yang cepat terkait pengawasan hutan ini,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada warga untuk lebih berhati-hati dalam menyalakan api atau membuang puntung rokok, di sembarang tempat, apalagi pada saat kemarau. Karena, dikhawatirkan bisa menimbulkan kebakaran.

Editor : Kholistiono

Puluhan Petugas Pengamanan Hutan Digembleng Fisik

Cek fisik dilakukan puluhan petugas Perhutani Purwodadi dilakukan sejak pagi hingga siang tadi Selasa (29/9/2015). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Cek fisik dilakukan puluhan petugas Perhutani Purwodadi dilakukan sejak pagi hingga siang tadi Selasa (29/9/2015). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Puluhan pegawai Perhutani KPH Purwodadi sejak pagi hingga siang tadi digembleng fisiknya oleh petugas dari Polres Grobogan dan Kodim 0717 Purwodadi. Sebelum menjalani serangkaian latihan fisik, petugas paling depan dalam pengamanan kawasan hutan itu diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan.

Wakil Administratur KPH Purwodadi Ronny Merdyanto menyatakan, serangkaian latihan fisik tersebut merupakan kegiatan pembinaan, pengembangan dan peningkatan kesamaptaan anggotanya. Tujuannya untuk mengukur kekuatan stamina, dan kesamaptaan seluruh anggota. Kegiatan tersebut diikuti 90 orang, terdiri perwakilan KRPH, Polhutmob, dan Polhuter.

”Kegiatan ini jadi agenda rutin tiap tahun. Melalui kegiatan ini, kemampuan fisik dan kesehatan anggota dapat dievaluasi. Selain itu, kegiatan juga bisa menjaga kebugaran jasmani agar tetap prima dan selalu siap bertugas dalam kondisi apapun,” terang Ronny.

Menurutnya, dalam menekan kejahatan pencurian hutan, petugas diminta lebih banyak melakukan upaya preventif atau pencegahan. Yakni, mencegah sejak dini dengan cara meningkatkan patroli. Selain itu, upaya sosialisasi juga terus dilakukan berkaitan dengan masalah pentingnya menjaga kelestarian hutan. (DANI AGUS/TITIS W)