Tabrakan Mio vs Vario di Kajar Pati, 3 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Pati – Kecelakaan antara sepeda motor Mio dan Vario terjadi di Jalan Pati-Tayu, depan Kantor BRI, Desa Kajar, Trangkil, Pati, Minggu (11/6/2017) malam pukul 19.30 WIB.

Kedua sepeda motor tersebut tidak memiliki pelat nomor. Akibat kecelakaan tersebut, satu pengemudi dan dua penumpang dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Margoyoso.

Pengemudi Mio bernama Kasmuri (48), warga Pasucen, Trangkil mengalami patah tulang. Penumpang Mio bernama Rukati (49), warga Pasucen mengalami cedera pada bagian kepala.

Pengemudi Vario bernama Abdul Kharis (18), warga Sidomukti, Margoyoso dalam keadaan sehat. Sementara penumpangnya, Jamaludin (21) yang merupakan tetangga Kharis mengalami luka robek pada kepala.

Erwin Polnaya (38), saksi setempat mengatakan, kecelakaan terjadi saat Mio berjalan dari arah utara ke selatan, sedangkan Vario berjalan dari barat ke timur. Mio hendak menyeberang jalan ke selatan, tetapi jarak keduanya sudah dekat sehingga terjadi tabrakan.

Pihak kepolisian yang mendapatkan informasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban yang mengalami luka-luka segera dilarikan ke RSI Margoyoso.

Kapolsek Wedarijaksa AKP Sulistyaningrum menambahkan, dari dua kendaraan yang terlibat dengan empat orang, tiga orang dirawat dilarikan ke RSI Margoyoso. Masih beruntung karena tidak ada korban jiwa. Saat ini, kejadian tersebut ditangani Unit Laka Polres Pati.

Editor : Kholistiono

Kecelakaan Truk vs Pikap di JLS Pati, 3 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Kendaraan pikap dan truk boks terguling, usai terlibat saling tabrak di Jalur Lingkar Selatan, Kamis (1/6/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kecelakaan yang melibatkan kendaraan truk boks E 9705 AB dengan pikap K 1721 VD terjadi di Jalur Lingkar Selatan (JLS), Desa Langenharjo, Margorejo, Pati, Kamis (1/6/2017).

Kecelakaan tersebut mengakibatkan pikap ringsek berat. Sementara satu sopir dan kedua penumpangnya dilarikan ke RSUD Soewondo untuk mendapatkan perawatan intensif.

Identitas sopir pikap adalah Rukaini (32), warga Gandrirojo, Sedan. Dua penumpangnya adalah Sugiman (40), warga Jatisari, Sluke dan Jamuri (40), warga Sendangmulyo, Kragan. Ketiganya warga Kabupaten Rembang.

Mereka dirawat di RSUD Soewondo, lantaran mengalami luka-luka yang cukup parah. Rukaini mengalami luka robek pada punggung kanan, Jamuri mengalami memar kepala, sedangkan pelipis Sugiman menalami robek.

Adapun sopir truk yang bernama Munadi (65), warga Sembung, Perak, Jombang, Jawa Timur dalam keadaan sehat. Truk yang ia kendarai terguling, sesaat setelah tabrakan dengan pikap.

Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo mengungkapkan kronologi kecelakaan. “Dari informasi yang dihimpun di lapangan, truk berjalan dari arah timur ke barat sedangkan pikap dari arah berlawanan. Truk boks berjalan terlalu ke kanan sehingga menabrak pikap,” tuturnya.

Pihaknya menyimpulkan, pengemudi truk kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan lalu lintas yang ada di depannya sehingga terjadi kecelakaan. Arus lalu lintas sempat tersendat saat proses evakuasi berlangsung.

Editor : Kholistiono

Brakkk! Avanza vs Honda Beat di Jalan Pati-Juwana, Begini Kondisi Pengendara

Kondisi sepeda motor Beat usai terlibat kecelakan dengan Avanza di Jalan Pati-Juwana, Sugiharjo, Pati, Rabu (31/5/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kecelakaan antara mobil Avanza bernopol K 8882 GH dan sepeda motor Honda Beat bernopol K 3468 TG terjadi di Jalan Pati-Juwana, Desa Sugiharjo, Pati, Rabu (31/5/2017) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan Avanza ringsek pada bagian depan, sedangkan Beat mengalami kerusakan berat. Pengendara dan penumpang Beat langsung dilarikan ke RSUD Soewondo untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sulasih (34), pengemudi Beat merupakan warga Desa Growong Lor, Juwana. Dia mengalami robek pada bagian bibir, robek kening, lecet pipi kanan dan opname di RSUD Soewondo Pati.

Sementara Muryati (23), penumpang Beat yang merupakan warga Agungmulyo, Juwana mengalami memar pada bagian kepala belakang. Pengemudi Avanza adalah Trimaretno (36), ibu asal Desa Sukoharjo, Margorejo.

Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari mengungkapkan, kecelakaan bermula ketika Avanza berjalan dari timur ke barat, sedangkan Beat dari arah berlawanan. Saat di TKP, Avanza tiba-tiba oleng ke kanan dan menghantam Beat.

“Dari hasil penyelidikan di lapangan, kami menyimpulkan pengemudi Avanza lalai dalam berkendara. Pengemudi kurang konsentrasi dan kurang memperhatikan arus lalu lintas, sehingga terlalu kanan dan menabrak kendaraan,” pungkas AKP Ikrar.

Editor : Kholistiono

Beat dan Mio Tabrakan di Sembaturagung Pati, Pengendara Dilarikan ke Rumah Sakit

Polisi melakukan olah TKP di Jalan Jakenan-Winong, Selasa (23/5/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Pengendara sepeda motor Honda Beat dan Yamaha Mio terlibat saling tabrak di Jalan Jakenan-Winong, Desa Sembaturagung, Kecamatan Jakenan, Pati, Selasa (23/5/2017).

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Beat bernama Dwi Prasetyo (17), pelajar asal Tondokerto, Jakenan dirawat di Puskesmas Jakenan. Sementara pengendara Mio bernama Sutiono (47), warga Sekarsari, Rembang dirujuk ke RS Keluarga Sehat.

“Pengendara Beat mengalami memar pada bagian tangan kiri, lecet tangan kanan dan pingang sebelah kanan. Sedangkan pengendara Mio mengalami memar lutut kaki kanan dan tulang tangan kanan retak,” ujar Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari.

Polisi menyimpulkan, kedua pengendara tidak memperhatikan arus lalu lintas dan berkendara dengan kecepatan tinggi. Salah satu dari pengendara ngebut dan tidak menguasai rem sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari.

Ngatini (57), saksi setempat mengatakan, kronologi kecelakaan bermula ketika pendendara Beat melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi. Sementara pengendara Mio berjalan dari arah timur ke barat.

Pengendara Mio akan mendahului beberapa pengendara di depannya. Lantaran terlalu ke kanan, pengendara Mio akhirnya tertabrak pengendara Beat yang berkendara dengan kecepatan tinggi.

Beruntung, tidak ada kendaraan roda empat yang melintas sehingga tidak terjadi kecelakaan beruntun. Kedua pengendara dirawat petugas medis dalam keadaan sadar. Adapun kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan sekitar Rp 500 ribu.

Editor : Kholistiono

Kecelakaan Truk vs Motor Sport di Margoyoso Pati, Pengendara Kritis

Kecelakaan antara truk dan motor sport di Jalan Tayu-Juwana, Sekarjalak, Margoyoso, Pati, Kamis (18/5/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kecelakaan antara truk bernomor polisi K 1488 TH dan motor sport Honda CB150R bernopol S 4204 PU terjadi di Jalan Tayu-Juwana, Desa Sekarjalak, Margoyoso, Pati, Kamis (18/5/2017).

Motor sport mengalami ringsek berat pada bagian depan, sedangkan pengendaranya yang diketahui bernama Susanto (35), warga Kedungringin, Blora dilarikan ke rumah sakit karena kritis. Sementara truk mengalami ringsek ringan pada bagian depan.

Kundoro, salah satu saksi mengatakan, pengendara motor sport melaju dari selatan menuju utara, melewati tanjakan sebuah jembatan. Diduga berkendara terlalu cepat, pengendara tidak bisa menguasai medan sehingga menabrak truk yang melaju dari arah berlawanan.

Kapolsek Margoyoso AKP Sugino menambahkan, pengendara motor sport diduga melaju terlalu cepat saat melewati tanjakan jembatan, ambil posisi terlalu ke kanan sehingga manabrak truk. “Pengendara mengalami luka-luka. Tidak ada korban meninggal dunia,” kata AKP Sugino.

Sopir truk, Yatman yang merupakan warga Tendas, Tayu diamankan petugas untuk dimintai keterangan. Sedangkan kedua kendaraan dibawa ke Unit Laka Polres Pati untuk dijadikan sebagai barang bukti.

Pihaknya mengimbau kepada pengendara untuk memperhatikan medan dalam berkendara. Dalam posisi menanjak, pengendara semestinya mengurangi kecepatan untuk mengantisipasi risiko terjadinya kecelakaan.

“Keselamatan itu nomor satu. Masalah buru-buru dan dikejar waktu, nilainya tidak sebanding dengan nyawa. Sayangilah nyawa, utamakan keselamatan. Perhatikan arus lalu lintas dan medan jalan dalam berkendara,” imbau AKP Sugino.

Editor : Kholistiono

Budaya Tertib Berlalu Lintas di Pati Disebut Masih Rendah

Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari menyebut budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Pati masih sangat rendah. Hal itu terbukti dengan banyaknya kasus kecelakaan, kendati polisi sudah berupaya menekan angka kecelakaan di Pati.

“Penyebab tingginya angka kecelakaan di Pati, karena budaya tertib berlalu lintas masyarakat Pati masih rendah. Mereka tidak memikirkan keselamatannya sendiri, suka terburu-buru, menyalip tanpa mempertimbangkan situasi dan kondisi arus jalan,” ujar AKP Ikrar, Kamis (30/3/2017).

Bahkan, AKP Ikrar menyebut, pengendara rata-rata tertib berlalu lintas bukan sadar akan keselamatan, tapi takut dengan petugas kepolisian. Padahal, sadar tertib berlalu lintas sebetulnya untuk keselamatannya sendiri.

Dia mencontohkan, ada pengendara yang melintas di jalan tidak mengenakan helm. Setelah dicegat petugas, pengendara berkilah hanya berkendara jarak dekat. Meski jarak tempuh dekat, pemakaian helm tetap diwajibkan.

“Nasib tidak ada yang tahu. Kalau cuma berkendara 200 meter, siapa tahu kita tertabrak di jarak seratus meter. Maka, penggunaan helm itu untuk keselamatannya sendiri, bukan soal melanggar aturan atau takut petugas polisi. Kesadaran ini yang mesti kita pupuk supaya angka meninggal dunia di jalan bisa ditekan,” tuturnya.

Saat ini saja, sedikitnya ada 130 pelanggar lalu lintas yang terjaring razia. Sebagian besar dari mereka tidak menggunakan helm, tidak memiliki surat-surat kelengkapan berkendara seperti SIM dan STNK, serta kendaraan tidak sesuai dengan spesifikasi.

Karena itu, ia mengimbau kepada warga Pati untuk bersama-sama tertib berlalu lintas untuk mewujudkan keamanan dan keselamatan di jalan. “Janganlah tertib berlalu lintas karena takut dengan petugas kepolisian, tapi tertib untuk keselamatan nyawa sendiri,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Ngeri! Pati Ada di Urutan Pertama di Jateng dengan Tingkat Kecelakaan Tertinggi

Seorang pendara tewas terlindas truk di Jalan Pati-Tayu, Desa Trangkil, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Tingginya angka kecelakaan di Kabupaten Pati ternyata menyandang peringkat pertama di Jawa Tengah. Hal itu diungkap Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari, Kamis (30/3/2017).

Selama 2017, ada 250 kasus kecelakaan yang terjadi di berbagai titik jalan di Pati. Dari 250 kasus, 46 pengendara di antaranya meninggal dunia di lokasi kecelakaan.

“Dari 250 kasus, sebagian besar melibatkan pengendara usia produktif, dari 15 tahun hingga 30 tahun. Beberapa tahun yang lalu, Pati peringkat dua hingga tiga angka kecelakaan lalu lintas. Saat ini menjadi peringkat pertama,” ujar AKP Ikrar.

Menurutnya, penyebab kecelakaan sebagian besar dari pengendara roda dua yang menyalip dengan tidak memperhatikan situasi. Kelalaian pengendara dan melanggar aturan seperti tidak membawa helm juga menjadi salah satu penyebabnya.

Sejumlah jalan yang kerap terjadi kecelakaan, antara lain jalan pantura dan jalan Pati-Tayu. Untuk menekan angka kecelakaan, pihaknya saat ini sudah melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas, termasuk penegakan hukum.

Salah satunya, operasi rutin setiap pagi di Jalan Pati-Tayu, Desa Bumiayu, Pati. Operasi penegakan hukum lalu lintas diharapkan membuat pengendara tertib berlalu lintas, menggunakan alat keselamatan, surat-surat, dan standar kendaraan bermotor.

Editor : Kholistiono

Seorang Guru Tewas Mengenaskan Terlindas Truk Gandeng di Trangkil Pati

Petugas dan warga tengah mengevakuasi mayat korban yang terlindas truk gandeng di jalan raya depan Pasar Trangkil, Rabu (22/3/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Seorang guru bernama Sugiyanto (57), warga Desa Jetak, Kecamatan Wedarijaksa, Pati, tewas terlindas truk di kawasan Jalan Pati-Tayu, depan Pasar Trangkil, Rabu (22/3/2017).

Soleh, salah satu saksi mengatakan, korban saat itu mengendarai sepeda motor Supra X dengan kecepatan tinggi. Dia berusaha menyalip truk Hino 500 yang berada di depannya.

Pada saat yang sama, truk Hino juga hendak menyalip sepeda angin yang ada di depannya. “Naas, saat korban berusaha menyalip truk Hino dan truk Hino menyalip sepeda angin, muncul kendaraan Colt Diesel dari arah berlawanan,” ucap Soleh.

Korban yang kehabisan ruang untuk menghindar, akhirnya masuk di sela-sela antara badan truk dan gandengannya. Menurut saksi, korban berupaya mencari kesalamatan karena kehabisan ruang. Namun, truk gandeng justru melindasnya.

Petugas kepolisian yang mendapatkan informasi, langsung melakukan evakuasi. “Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Saat kecelakaan terjadi, arus lalu lintas sangat padat. Korban meninggal, karena terlindas ban truk gandeng,” ungkap Kapolsek Wedarijaksa AKP Rochana Sulistyaningrum.

Saat dievakuasi, truk gandeng yang dikendarai Nur Cahyo (44), warga Desa Sembojo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang tersebut memuat tanah. Pihak kepolisian mengimbau kepada pengendara untuk berhati-hati sebelum menyalip kendaraan yang ada di depannya.

“Pastikan jarak dan kecepatan sebelum menyalip. Jangan menyalip bila kendaraan dari arah berlawanan jaraknya terlalu dekat. Sebab, sebagian besar kecelakaan disebabkan kesalahan memperhitungkan jarak saat hendak menyalip,” imbau AKP Sulis.

Editor : Kholistiono

Kecelakaan Karambol Terjadi di Jalan Raya Sidomukti Pati

Mobil kijang mengalami ringsek cukup parah setelah menabrak truk box di Jalan Raya Desa Sidomukti, Margoyoso, Pati, Selasa (7/3/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kecelakaan karambol yang melibatkan tiga kendaraan bermotor terjadi di Jalan Pati-Tayu, Desa Sidomukti, Kecamatan Margoyoso, Pati, Selasa (7/3/2017).

Kecelakaan melibatkan sepeda motor Supra H-4780-DQ yang dikendarai Ragil Adhi Praditya (30), warga Pedurungan, Semarang, mobil Kijang K-9422-GH yang dikendarai Christian Lukas Bhirawa (25), warga Desa Pondowan, Tayu, serta kendaraan truk box K-1308-WA yang dikendarai Warsidi (40), warga Trangkil.

Kapolsek Margoyoso AKP Sugino mengatakan, kronologi kecelakaan bermula ketika Supra melaju dari selatan ke utara. Di belakang Supra, truk box berjalan searah dan dari arah berlawanan Kijang melaju dengan cukup kencang.

“Sampai di TKP, Supra melakukan putar balik arah. Lantaran jarak sudah dekat, Supra dan Kijang bertabrakan. Setelah terlibat kecelakaan dengan Supra, Kijang langsung menabrak truk Box,” ungkap AKP Sugino.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Sejumlah korban yang mengalami luka ringan langsung dilarikan ke RSI Margoyoso untuk mendapatkan perawatan intensif.

Insiden tersebut sempat membuat jalan macet beberapa menit. Petugas kepolisian yang sigap menerima laporan langsung melakukan rekayasa lalu lintas dan mengevakuasi kendaraan untuk ditempatkan di pinggir jalan.

Editor : Kholistiono

Pelajar Tewas Setelah Tabrak Truk yang Terparkir di Bahu Jalan di Wedarijaksa Pati

Polisi mengamankan sepeda motor Beat yang ringsek akibat menabrak truk di Desa Wedarijaksa, Pati, Rabu (22/2/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Seorang pelajar pengendara Honda Beat bernopol B 3071 ECU tewas, setelah menabrak kendaraan truk Isuzu K 1806 AS yang terparkir di bahu Jalan Pati-Tayu, Desa Wedarijaksa, Kecamatan Wedarijaksa, Pati, Rabu (22/2/2017) pukul 02.30 WIB.

Akibat insiden tersebut, satu pengendara Beat tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Korban adalah Muhammad Arifuddin, pelajar asal Desa Kembang RT 4 RW 1, Dukuhseti, Pati.

Korban meninggal dunia di tempat, karena mengalami cedera berat pada bagian kepala dan robek di bagian perut. Sementara itu, penumpang Beat bernama Muhlisin, pelajar asal Desa Kembang mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Soewondo.

“Pengemudi sepeda motor meninggal dunia, sedangkan penumpang mengalami luka-luka, robek pelipis kanan, memar mata kanan, tidak sadarkan diri sehingga dilarikan ke RSUD Soewondo untuk mendapatkan penanganan intensif,” ujar Kapolsek Wedarijaksa AKP Sulistyaningrum.

Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika pengendara Beat berjalan dari arah selatan ke utara. Sesampainya di TKP, pengemudi Beat tidak memerhatikan arus lalu lintas yang berada di depannya sehingga menabrak truk yang tengah diparkirkan.

“Kesimpulan sementara, pengendara Beat kurang hati-hati dan tidak memperhatikan arus lalu lintas yang berada di depannya. Sopir truk mengantuk sehingga memarkirkan truknya di pinggir jalan dan ditabrak pengendara Beat,” tuturnya.

Pada saat kecelakaan, kondisi arus lalu lintas sedang, terdapat marka jalan, cuaca cerah, jalan lurus beraspal kering. Pengemudi truk, Ngatno (40), warga Desa Pondowan, Tayu dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.

Editor : Kholistiono

Kecelakaan Maut di Jalan Juwana-Rembang, Pelajar Asal Bendar Pati Tewas di Tempat

Petugas kepolisian mengevakuasi mayat pengendara KLX yang meninggal tertabrak kendaraan L 300 di Jalan Pantura Juwana-Rembang, Desa Ketitangwetan, Batangan, Pati, Jumat (27/1/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Petugas kepolisian mengevakuasi mayat pengendara KLX yang meninggal tertabrak kendaraan L 300 di Jalan Pantura Juwana-Rembang, Desa Ketitangwetan, Batangan, Pati, Jumat (27/1/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kecelakaan antara sepeda motor KLX tanpa nomor polisi dan kendaraan L 300 Box bernopol H 1770 QZ terjadi di Jalan Pantura Juwana, Desa Ketitangwetan, Kecamatan Juwana, Pati, Jumat (27/1/2017).

Kecelakaan tersebut mengakibatkan Dimas (15), pelajar asal Desa Bendar, Kecamatan Juwana meninggal dunia di tempat kejadian karena mengalami pecah pada bagian kepala. Pada saat kecelakaan, kondisi cuaca hujan gerimis sehingga dimungkinkan jalan yang dilalui licin.

Haryono, saksi setempat mengatakan, kejadian bermula ketika pengendara KLX melaju dari arah Batangan ke Juwana berada di belakang pengendara Scoopy. Sebuah truk yang tidak diketahui identitasnya berjalan pelan untuk berhenti di tepi kiri jalan.

“Scoopy langsung banting setir ke kanan untuk menyalip truk yang berhenti di tepi jalan. Pengendara KLX yang berada di belakang kurang jaga jarak sehingga langsung menabrak Scoopy dari belakang,” ujar Haryono.

Usai menabrak Scoopy dari belakang, pengendara KLX ditabrak kendaraan L 300 dari belakang hingga menyebabkan kepala korban pecah. “Pengendara Scoopy dan pengemudi L 300 baik-baik saja, tapi pengendara KLX meninggal di lokasi,” imbuhnya.

Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari mengimbau kepada pengendara untuk menjaga jarak dalam berkendara. Selain itu, kondisi ban selip saat gerimis juga memungkinkan di tengah musim hujan.

“Dalam beberapa hari terakhir, sudah ada kecelakaan yang mengakibatkan pengendara meninggal dunia karena tidak menjaga jarak, terlalu kencang berkendara, dan terpeleset akibat ban selip saat gerimis atau hujan. Pengendara kami imbau untuk berhati-hati,” imbaunya.

Baca juga : Dilindas Truk, Perempuan Asal Rembang Tewas Mengenaskan di Jalan Pantura Pati

Editor : Kholistiono

Dilindas Truk, Perempuan Asal Rembang Tewas Mengenaskan di Jalan Pantura Pati

Petugas melakukan evakuasi terhadap korban yang tewas dilindas truk di Jalan Juwana-Rembang, Desa Mangunlegi, Kecamatan Batangan, Pati, Selasa (24/1/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Petugas melakukan evakuasi terhadap korban yang tewas dilindas truk di Jalan Juwana-Rembang, Desa Mangunlegi, Kecamatan Batangan, Pati, Selasa (24/1/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Seorang perempuan asal Desa Gegersimo, Kecamatan Pamotan, Rembang, Siti Aisyah (19) mengalami kecelakaan di Jalan Pantura Juwana-Rembang, Desa Mangunlegi, Kecamatan Batangan, Pati, Selasa (24/1/2017).

Aisyah tewas di tempat, setelah kendaraan yang ditumpanginya terpeleset, jatuh dan terlindas truk bernomor polisi L 9716 UQ. Korban sendiri membonceng Mukhlisin (22), warga satu desa dengan korban.

Kapolsek Batangan AKP Harry Marcell mengatakan, Mukhlisin berkendara menggunakan Vario bernomor polisi K 2014 EM menuju arah barat bersama korban. Melihat ada truk yang diparkir di bahu jalan secara mendadak, Mukhlisin membanting setir ke kanan dan terjatuh.

“Dari informasi yang kami himpun, Vario banting setir ke kanan karena ada truk yang diparkir di bahu jalan. Karena jalannya licin dan pengendara panik, akhirnya terpeleset. Dari arah belakang, sebuah truk yang berjalan beriringan langsung melindas korban,” ujar AKP Harry.

Saat kejadian, hujan deras mengguyur sehingga jalan pantura diperkirakan licin. Pengendara Vario dan truk selamat, sedangkan Aisyah yang membonceng Vario tewas di lokasi setelah dilindas truk dan mengalami luka parah pada bagian kepala.

Tak hanya itu, tangan dan kaki kiri korban remuk karena dilindas truk. Polisi mengimbau kepada pengendara yang melintas di kawasan pantura untuk memperhatikan laju kendaraan di belakangnya, termasuk kecepatan saat hujan mengguyur. Sebab, kondisi jalan yang licin membuat ban sering tergelincir dan jatuh.

Editor : Kholistiono

Kecelakaan Mio Vs Satria di depan Kampus IPMAFA Pati, 1 Pelajar Tewas dan 3 Luka-luka

Kecelakaan Mio Vs Satria di depan Kampus IPMAFA Pati, 1 Pelajar Tewas dan 3 Luka-luka

Kapolsek Margoyoso AKP Sugino ikut mengevakuasi korban kecelakaan yang terjadi di depan Kampus Ipmafa Pati, Rabu (28/12/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kecelakaan antara sepeda motor Mio bernomor polisi BH-2225-PM dan Suzuki Satria FU bernomor polisi K-3952-QC terjadi di depan Kampus Institut Pesantren Matha’liul Falah (IPMAFA), Desa Waturoyo, Kecamatan Margoyoso, Pati, Rabu (28/12/2016).

Kecelakaan tersebut mengakibatkan Aditya (19), pelajar asal Desa Soko, Kecamatan Gabus, meninggal dunia di tempat. Diketahui, Aditya merupakan pengendara Mio yang memboncengkan Mujib (17), pelajar yang merupakan tetangganya sendiri.

Mujib mengalami luka-luka bersama dengan korban lainnya dari pengendara Satria, yakni Yusuf Afandi (17), pelajar asal Desa Ujungwatu, Jepara dan Marizal (17), warga Desa Puncel, Dukuhseti. Keempat korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Margoyoso.

Kapolsek Margoyoso AKP Sugino saat datang ke lokasi bersama petugas Unit Laka Polres Pati mengatakan, Aditya berjalan dari arah Pati-Tayu dengan kecepatan tinggi. Setelah di tempat kejadian perkara (TKP), dia menyerempet Supra X bernopol H-4546-FP yang dikendarai Darnawi.

“Setelah menyerempet Supra X, kendaraan Aditya mengalami oleng ke kanan dan langsung bertabrakan dengan Suzuki Satria yang dikendarai Yusuf Afandi. Keduanya jatuh bersamaan,” ucap AKP Sugino.

Nasib buruk menimpa Aditya, karena sebuah kendaraan yang tidak diketahui identitasnya melindasnya hingga meninggal dunia di tempat. Arus lalu lintas sempat tersendat beberapa saat, akibat kecelakaan tersebut. Namun, tak lama setelah itu, petugas kepolisian yang sigap mengevakuasi berhasil melancarkan kembali arus lalu lintas.

Editor : Kholistiono

Kecelakaan Truk Vs Honda Scoopy di Pantura Batangan Pati, Seorang Pelajar Tewas

Seorang pelajar yang meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan Pantura Juwana-Rembang, Batangan, tengah divisum, Jumat (16/12/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Seorang pelajar yang meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan Pantura Juwana-Rembang, Batangan, tengah divisum, Jumat (16/12/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kecelakaan antara kendaraan bermotor truk bernomor polisi K 1521 YA dengan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi K 2674 DA terjadi di Jalan Pantura Juwana-Rembang, Desa Batursari, Kecamatan Batangan, Pati, Jumat (16/12/2016).

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Scoopy bernama Sadi Kokoh (15), warga Bulumulyo, Batangan mengalami robek pada bagian kepala sehingga meninggal dunia di tempat. Sementara itu, Sukalam (43), pengemudi light truk selamat.

Sukir, salah satu saksi mengatakan, kecelakaan bermula ketika light truk berjalan dari arah barat menuju timur dengan kecepatan sedang. Honda Scoopy yang dikendarai korban berjalan dari arah timur menuju barat, berjalan beriringan dengan sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya.

“Honda Scoopy bersenggolan dengan sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya. Pengendara Scoopy oleng ke kanan dan tertabrak kendaraan truk,” ungkap Sukir.

Honda Scoopy mengalami ringsek yang cukup parah. Pengendara Scoopy yang merupakan pelajar mengalami cedera berat pada bagian kepala, sehingga meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Arus lalu lintas sempat tersendat beberapa saat, hingga kendaraan berhasil dievakuasi.

Editor : Kholistiono

Serempet Motor, Mobil Fastabiq Sehat Pati Tabrak Pembatas Jalan

Kondisi mobil warna putih bertuliskan Fastabiq Sehat yang menabrak pembatas jalan di kawasan Jalan P Sudirman Nomor 24, depan Taman Rafflesia, Rabu (14/12/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Kondisi mobil warna putih bertuliskan Fastabiq Sehat yang menabrak pembatas jalan di kawasan Jalan P Sudirman Nomor 24, depan Taman Rafflesia, Rabu (14/12/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Mobil Innova berwarna putih bertuliskan Fastabiq Sehat menabrak pembatas jalan di kawasan Jalan P Sudirman Nomor 24, depan Taman Rafflesia, Rabu (14/12/2016).

Sebelum menabrak pembatas jalan, mobil tersebut menyerempet sepeda motor Honda Spacy bernopol K 5436 YS. Akibatnya, sepeda motor mengalami ringsek ringan pada bagian depan.

Sementara itu, mobil Innova putih mengalami rusak cukup parah pada bagian depan hingga dievakuasi mobil derek Unit Laka Polres Pati. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

“Tidak luka. Hanya saja, sepeda motor saya tidak normal, sehingga diangkut mobil Unit Laka Polres Pati,” ujar Istiadi, pengendara Motor Spacy asal Dukuh Gemiring, Desa Sukoharjo, Pati.

Dari informasi yang dihimpun MuriaNewsCom di lapangan, insiden tersebut terjadi ketika Honda Spacy hendak menyeberang jalan utama. Namun, mobil putih yang berjalan dari arah barat menuju timur (Kudus-Pati) menyerempet Honda Spacy.

Setelah itu, mobil mengalami oleng ke kanan dan menabrak pembatas jalan jalur lambat. Pada saat dievakuasi, plat nomor mobil tersebut langsung ditutup menggunakan isolasi warna coklat, termasuk tulisan Fastabiq Sehat yang berada di depan kaca mobil.

Editor : Kholistiono

Bus Indonesia vs Wiji Alami Kecelakaan di Pati, Penumpang : Saya Sudah Menduga Akan Terjadi Kecelakaan, Sebab…

 Kondisi bus yang terlibat kecelakaan di Jalan Lingkar Pati-Juwana, Pati, Jumat (25/11/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Kondisi bus yang terlibat kecelakaan di Jalan Lingkar Pati-Juwana, Pati, Jumat (25/11/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kecelakaan antara Bus Indonesia dan Bus Wiji terjadi di Jalan Lingkar Pati-Juwana, sebelah timur gardu PLN, Jumat (25/11/2016). Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, tapi bagian depan bus mengalami ringsek parah.

Semua penumpang, baik Bus Wiji berpenumpang 25 orang dan Bus Indonesia berpenumpang 15 orang dinyatakan selamat. Namun, satu orang kondektur dilarikan ke RSUD Soewondo Pati akibat mengalami luka-luka.

Nur Hadi, sopir Bus Wiji mengatakan, awak bus yang ia kendarai berjalan beriringan dengan Bus Indonesia dari arah barat ke timur dengan kecepatan kurang lebih 100 km per jam. Pada saat berjalan beriringan, ban depan bagian kiri yang ia kendarai tiba-tiba kempes hingga membuat badan bus oleng.

“Badan bus kami yang mengalami oleng dan saya memutuskan untuk mengerem secara mendadak, bagian belakang kami langsung dihantam Bus Indonesia karena awalnya berjalan dengan kecepatan yang beriringan. Beruntung, tidak ada korban sama sekali,” ungkap Hadi.

Aprilia, salah satu penumpang bus mengaku syok. Dia sudah mengira bila kecelakaan bakal terjadi. Sebab, dari Semarang, kedua bus itu melaju dengan kecepatan kencang dan saling menyalip hingga membuat para penumpang was-was.

“Saya masih bersyukur karena bus tidak terguling, sehingga semua awak bus selamat. Sebagai penumpang, kami merasa tidak nyaman dengan sopir yang ugal-ugalan. Sopir itu bawa banyak orang, banyak nyawa, jadi harus hati-hati, tidak ugal-ugalan,” ujar Aprilia.

Saat dikonfirmasi, Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Kedua sopir diamankan di Unit Laka Polres Pati untuk dimintai keterangan. Pihaknya mengimbau kepada sopir untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, karena membawa banyak penumpang.

Editor : Kholistiono

Ini Identitas Pengemudi Truk yang Menabrak Pos Satpam KSH Pati

 Sejumlah warga tengah memeriksa kondisi truk, usai menabrak pos satpam RS KSH Pati, Senin (14/11/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Sejumlah warga tengah memeriksa kondisi truk, usai menabrak pos satpam RS KSH Pati, Senin (14/11/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Sebuah truk Mitsubhisi bernopol K 1619 KA menabrak pos satpam Keluarga Sehat Hospital (KSH), Jalan Pati-Kudus Km 3, Kecamatan Margorejo, Pati, Senin (14/11/2016).

Pengemudi truk bermuatan es tersebut, adalah Sapon (52), warga Desa Bumirejo RT 3 RW 3, Kecamatan Margorejo, Pati. Sapon langsung dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) Keluarga Sehat Hospital (KSH), sesaat setelah kecelakaan.

Sementara itu, penumpang truk, Sugito (48), warga Desa Wangunrejo RT 4 RW 1, Kecamatan margorejo, Pati sehat jasmani dan rohani. “Pengemudi mengalami luka memar pada punggung, masih sadar dan sedang menjalani rawat jalan. Penumpang sehat jasmani dan rohani,” ujar Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari.

Pos satpam mengalami kerusakan pada bagian depan, sedangkan truk mengalami ringsek berat pada bagian depan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, tapi kerugian material diperkirakan mencapai Rp 2 juta.

Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi karena truk menghindari kendaraan Freed yang tengah berbelok ke kiri. Lantaran jarak sudah dekat sehingga rem tidak kuat untuk menghentikan laju truk yang akhirnya sopir banting setir ke kiri dan menabrak pos satpam.

Polisi menyimpulkan, pengemudi truk kurang hati-hati karena tidak memperhatikan kondisi rem sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal. “Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kami imbau pengendara untuk memperhatikan rem dan jarak antarkendaraan, sehingga kecelakaan bisa diantisipasi,” tandas Ikrar.

Editor : Kholistiono

Truk Bermuatan Es Seruduk Pos Satpam KSH Pati, Sopir Dilarikan ke UGD

Kepala truk mengalami ringsek parah saat menabrak pos penjagaan RS Keluarga Sehat, Senin (14/11/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Kepala truk mengalami ringsek parah saat menabrak pos penjagaan RS Keluarga Sehat, Senin (14/11/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Truk bermuatan es batu bernopol K 1619 KA menabrak pos satpam Rumah Sakit Keluarga Sehat, Jalan Pati-Kudus Km 3, Kecamatan Margorejo, Pati, Senin (14/11/2016).

Akibat kecelakaan tunggal tersebut, kepala truk mengalami ringsek parah. Sopir langsung dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) RS Keluarga Sehat karena mengalami luka cukup berat, sedangkan kenek mengalami luka ringan.

Andi Prasetyo, Satpam RS Keluarga Sehat menuturkan, kejadian itu bermula ketika mobil Freed melaju dari arah Kudus menuju Pati, hendak belok ke kiri untuk masuk ke RS Keluarga Sehat. Di belakang Freed, Avanza berhenti hingga Freed masuk ke RS Keluarga Sehat.

“Di belakang Avanza, tiba-tiba truk bermuatan es batu melaju dari arah barat (Kudus) nyelonong ke sampingnya. Sepertinya rem tidak kuat untuk memberhentikan laju truk, hingga sopir membanting stir ke kiri hingga menabrak pos penjagaan RS Keluarga Sehat,” tutur Andi.

Beruntung, tidak ada pengendara sepeda motor yang melaju di jalur lambat saat truk banting setir hingga menabrak pos penjagaan. Dengan begitu, korban kecelakaan yang mengalami luka-luka hanya berasal dari pengemudi dan kenek truk bermuatan es batu.

“Sopir yang mengalami luka sudah ditangani petugas medis RS Keluarga Sehat. Tak berapa lama setelah kecelakaan terjadi, petugas medis langsung membawanya ke UGD untuk mendapatkan perawatan intensif,” tandas Andi.

Editor : Kholistiono

Tabrakan Mobil Polisi Vs Sedan di Jalan Pati-Tayu Km 3 Terekam CCTV

Kondisi mobil sedan usai menabrak mobil Polsek Cluwak di Jalan Pati-Tayu Km 3 Pati, Jumat (28/10/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Kondisi mobil sedan usai menabrak mobil Polsek Cluwak di Jalan Pati-Tayu Km 3 Pati, Jumat (28/10/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Tabrakan antara Mobil Dinas Polsek Cluwak dan sedan bernopol H 7443 FG di Jalan Pati-Tayu Km 3, Desa Mulyoharjo, Kecamatan Pati, Jumat (28/10/2016) ternyata terekam CCTV.

Nur, pemilik CCTV yang dipasang di depan rumahnya menceritakan, saat kedua mobil itu terlibat saling tabrak. “Saat itu, kebetulan orang masih belum pulang Jumatan sehingga kondisinya sepi. CCTV saya nyalakan, karena saya mau istirahat sebentar, kalau ada orang beli di toko bangunan saya,” ujar Nur.

Tiba-tiba, dia melihat ada dua mobil yang tabrakan terekam di CCTV. Sontak, Nur langsung keluar menuju rumah untuk memastikan kondisi kecelakaan tersebut.

“Tubuh saya gemetar. Saya lihat, pengendara sepeda motor yang menabrak mobil polisi dari belakang terjungkal, mukanya mengalami sobek tapi tidak apa-apa. Dia sempat mengeluh dadanya sesak, tapi kemudian sudah membaik,” ungkap Nur.

Sementara itu, pengemudi mobil sedan bernama Eko Budi Sunaryo (50), warga Desa Tlogoharum RT 6 RW 1, Kecamatan Wedarijaksa dilarikan ke RS Fastabiq Sehat. Pengemudi mengalami luka pada bagian wajah dengan kaki mengalami pincang.

“Wajah pengemudi terkena kaca mobil, darahnya tidak karu-karuan. Dia berjalan pincang, mungkin karena terjepit mobil karena pintu mobil sempat tidak bisa dibuka,” tutur Nur.

Dalam evakuasi pengemudi, Nur mengaku anaknya langsung membawa linggis untuk mencongkel pintu mobil yang tidak bisa dibuka. Pengemudi dalam posisi menempel, terjepit setir. Setelah berhasil dievakuasi, pengemudi dilarikan ke RS Fastabiq Sehat.

Baca juga :Tabrakan Mobil Polisi Vs Sedan di Jalan Pati-Tayu Km 3, 1 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Editor : Kholistiono

Tabrakan Mobil Polisi Vs Sedan di Jalan Pati-Tayu Km 3, 1 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Petugas berusaha membenahi Mobil Dinas Polsek Cluwak yang terlibat kecelakaan di Jalan Pati-Tayu Km 3 Pati, Jumat (28/10/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Petugas berusaha membenahi Mobil Dinas Polsek Cluwak yang terlibat kecelakaan di Jalan Pati-Tayu Km 3 Pati, Jumat (28/10/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kecelakaan yang melibatkan Mobil Dinas Polsek Cluwak dan sedan Daihatsu SG bernopol H 7443 FG terjadi di Jalan Pati-Tayu Km 3, Desa Mulyoharjo, Kecamatan Pati, Jumat (28/10/2016) sekitar pukul 12.30 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut, Mobil Dinas Polsek Cluwak mengalami ringsek pada depan kanan, sedangkan mobil sedan mengalami ringsek parah pada bagian depan. Pengemudi sedan, Eko Budi Sunaryo (50), warga Desa Tlogoharum RT 6 RW 1, Kecamatan Wedarijaksa, Pati dilarikan ke RS Fastabiq Sehat.

Riski, saksi setempat mengatakan, Mobil Dinas Polsek Cluwak berjalan dari arah Pati menuju Tayu dengan kecepatan sedang berada di sisi kiri. Tiba-tiba saja, mobil sedan yang berkendara dengan kecepatan tinggi melaju dari arah Tayu ke arah Pati hingga melewati garis marka tengah jalan ke kanan.

Akibatnya, keduanya terjadi saling tabrak. Sementara itu, sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya langsung menabrak Mobil Dinas Polsek Cluwak dari belakang. “Sepeda motor yang berkendara searah menabrak bagian belakang mobil polisi, setelah mobil polisi mengalami tabrakan dengan sedan,” ucap Riski.

Dari informasi yang dihimpun MuriaNewsCom di lapangan, mobil polisi dikendarai Kapolsek Cluwak dan Danramil Cluwak. Keduanya akan pulang menuju Cluwak, setelah melakukan koordinasi di Makodim 0718/Pati.

Diduga, pengemudi sedan mengantuk hingga lepas kendali dan mobil yang dikendarai terlalu ke kanan menabrak Mobil Dinas Polsek Cluwak. “Setahu saya, mobil sedan menyalip sepeda motor di depannya. Tapi, pengemudi terlalu ambil kanan sehingga menabrak mobil polisi,” kata Sutris, saksi setempat.

Jalan sempat macet sepajang satu kilometer selama sejam akibat kecelakaan tersebut. Sementara itu, mobil derek tiba sekitar pukul 14.00 WIB untuk mengevakuasi sedan yang mengalami ringsek parah pada bagian depan.

Editor : Kholistiono

Kecelakaan Maut Truk Vs Vario di Perempatan Tanjang Pati, Ibu dan Bocah Usia 3 Tahun Tewas

 Suasana TKP kecelakaan maut di Perempatan Tanjang Pati, Rabu (26/10/2016) sore. (MuriaNewsCom/Lismanto)


Suasana TKP kecelakaan maut di Perempatan Tanjang Pati, Rabu (26/10/2016) sore. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kecelakaan maut terjadi di Perempatan Tanjang, Kecamatan Gabus, Pati, Rabu (26/10/2016) sore. Dua orang tewas dalam kecelakaan yang melibatkan truk bernopol B 9439 QD dan sepeda motor Vario tanpa nopol tersebut.

Satu orang bernama Siti Maemunah (28), warga Desa Sambirejo RT 6 RW 2, Kecamatan Gabus meninggal dunia di TKP, setelah mengalami luka robek jantung, patah tangan kanan dan cedera kepala berat.

Sementara itu, Adelia Maharani yang merupakan anak Maemunah, berusia 3 tahun juga meninggal dunia di TKP karena mengalami patah leher. Satu orang lagi, Sulastri (35), penumpang Vario dilarikan ke RS KSH Pati setelah mengalami robek kepala dan pelipis kanan, serta memar pada bagian paha.

Sopir truk bernopol B 9439 QD bernama Sudarto (36), warga Desa Gunungwungkal, Kecamatan Gunungwungkal diamankan polisi untuk dimintai keterangan. “Kesimpulan sementara, ada kelalain dari salah satu pengemudi. Berhubung saksi kunci masih dirawat intensif, kami menunggu keterangannya,” kata Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo.

Dari informasi yang dihimpun, kronologi kecelakaan bermula ketika truk berjalan dari selatan ke utara. Sedangkan Vario berjalan dari arah utara ke selatan. Sesampainya di TKP, truk hendak belok ke kanan karena lampu hijau. Pada saat yang sama, Vario berjalan menuju utara karena lampu hijau.

Namun, jarak yang sudah dekat dengan kecepatan yang tidak bisa direm, keduanya akhirnya terlibat saling tabrak. Akibatnya, ibu dan anak meninggal dunia karena mengalami cedera berat.

Editor : Kholistiono

Sedan Accord Vs Sepeda Motor di Jalan Pati-Kudus, 2 Orang Kritis

Mobil Sedan Accord H 89 MM mengalami ringsek, usai terlibat kecelakaan dengan dua sepeda motor di Jalan Pati-Kudus Km 7, Pati, Jumat (30/09/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Mobil Sedan Accord H 89 MM mengalami ringsek, usai terlibat kecelakaan dengan dua sepeda motor di Jalan Pati-Kudus Km 7, Pati, Jumat (30/09/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kecelakaan antara mobil Sedan Accord bernopol H 89 MM dan dua sepeda motor terjadi di Jalan Pati-Kudus Km 7, sebelah barat PT Dua Kelinci, Jumat (30/09/2016). Kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut, dua orang dilarikan ke Rumah Sakit Keluarga Sehat karena mengalami kritis. Mobil Sedan mengalami ringsek pada bagian samping dan belakang, sedangkan dua sepeda motor merek Honda Supra dan Jupiter bernopol K 4522 WK mengalami rusak parah.

“Pengendara sepeda motor tidak sadarkan diri. Dia langsung dibawa ke rumah sakit Keluarga Sehat Hospital. Pengemudi mobil juga dilarikan ke rumah sakit,” ujar Muhammad Arifin Puspito, saksi yang kebetulan lewat jalan tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika pengemudi mobil Sedan kaget dan mengalami oleng ke kiri menghantam sepeda motor pada bagian kiri mobil. Sepeda motor yang berkendara dari belakang mobil kemudian menghantamnya dari belakang.

Hingga berita ini turun, belum diketahui identitas yang terlibat kecelakaan, karena langsung dilarikan ke rumah sakit. Sementara itu, jalan pantura sempat terjadi macet selama dua kilometer selama sekitar setengah jam.

Editor : Kholistiono

Polisi Selidiki Kasus Kecelakaan Avanza Berpenumpang 2 Kambing Etawa

Mobil Avanza berpenumpang kambing etawa yang jatuh di bawah jembatan Desa Gunungsari, Batangan, Selasa (27/09/2016), digaris polisi untuk dilakukan olah TKP. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Mobil Avanza berpenumpang kambing etawa yang jatuh di bawah jembatan Desa Gunungsari, Batangan, Selasa (27/09/2016), digaris polisi untuk dilakukan olah TKP. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Polsek Batangan tengah menyelidiki kasus kecelakaan tunggal mobil Avanza bernopol H 9132 RF berpenumpang dua ekor kambing jenis etawa yang terjadi di Desa Gunungsari, Kecamatan Batangan, Pati, Selasa (27/09/2016).

Ada dugaan kambing tersebut merupakan hasil curian yang diangkut di mobil Avanza, sehingga pengemudi melarikan diri ketika mobil yang dikendarai menabrak jembatan dan jatuh di areal persawahan bawah jembatan. Namun, polisi masih belum memberikan keterangan resmi.

“Kami belum bisa memastikan apakah kambing itu curian atau tidak. Namun, kami sedang mendalami kasus kecelakaan tunggal yang cukup aneh ini. Kami tengah menyelidiki apakah murni kecelakaan atau ada indikasi lain,” kata Kapolsek Batangan AKP Harry Marcell.

Karena itu, pihaknya mengamankan dua ekor kambing dan mobil tersebut di Mapolsek Batangan. Dia juga akan melacak pemilik mobil bernopol H 9132 RF tersebut.

Mobil Avanza sendiri mengalami ringsek parah pada bagian bemper depan. Mobil akhirnya berhasil diangkat, setelah dievakuasi menggunakan mobil derek. Insiden tersebut sempat menjadi tontonan publik.

Baca juga :Avanza Nyungsep di Bawah Jembatan di Gunungsari Pati, Penumpangnya 2 Ekor Kambing

Editor : Kholistiono

Avanza Nyungsep di Bawah Jembatan di Gunungsari Pati, Penumpangnya 2 Ekor Kambing

Petugas kepolisian memeriksa Avanza yang mengalami kecelakan di Desa Gunungsari, Batangan, Selasa (27/09/2016) dan meninggalkan dua ekor kambing. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Petugas kepolisian memeriksa Avanza yang mengalami kecelakan di Desa Gunungsari, Batangan, Selasa (27/09/2016) dan meninggalkan dua ekor kambing. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Sebuah kecelakaan yang mengejutkan terjadi di Desa Gunungsari, Kecamatan Batangan, Pati, Selasa (27/09/2016). Pasalnya, tidak ada pengemudi atau penumpang yang ditemukan. Yang ada, justru dua ekor kambing yang berada dalam mobil.

Sontak, insiden tersebut mengajutkan publik. Banyak warga berdatangan untuk melihat Avanza bernopol H 9132 RF yang nyungsep di bawah jembatan Desa Gunungsari.

Kapolsek Batangan AKP Harry Marcell saat dikonfirmasi mengatakan, mobil tersebut berjalan dari arah selatan menuju utara, arah Jaken menuju Batangan. Sesampainya di TKP, pengendara menabrak jembatan dan terjatuh ke bawah.

“Dari informasi yang kami himpun, Avanza tidak konsentrasi dalam berkendara saat jalan menikung. Akhirnya, menabrak jembatan dan jatuh ke bawah. Kemungkinan pengemudi melarikan diri, meninggalkan dua ekor kambing yang diangkut di mobinya,” ungkap AKP Harry.

Setelah dilakukan olah TKP, polisi kemudian mengamankan dua ekor kambing yang saat ini disita di Mapolsek Batangan. Selain itu, polisi mengamankan kendaraan Avanza. Sementara itu, STNK dan SIM tidak ditemukan.

Editor : Kholistiono

Tak Kuat Menanjak, Truk Tangki Hantam Pengendara Sepeda Motor di Sukolilo

 Truk tangki yang menabrak Mio di Jalan Pati-Purwodadi, Sukolilo, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)


Truk tangki yang menabrak Mio di Jalan Pati-Purwodadi, Sukolilo, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Kecelakaan antara truk tangki bernopol K 1303 KB dan sepeda motor Yamaha Mio K 4739 Z terjadi di Jalan Pati-Purwodadi, Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Selasa (9/8/2016) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kejadian bermula, ketika pengemudi truk tangki Bayu Ikhsan (36), warga Desa Dersalam RT 3 RW 4, Kecamatan Bae, Kudus melaju dari arah utara ke selatan. Searah di belakangnya, ada sepeda motor Mio berjalan searah di belakang.

Sesampainya di TKP, truk tangki tidak kuat naik lantaran jalan dalam keadaan menanjak. Akibatnya, truk tangki merosot ke bawah dan menabrak sepeda motor Mio yang berada di belakangnya.

“Kesimpulan sementara, pengemudi truk tangki lalai saat berjalan tidak konsentrasi. Tidak memperhatikan kondisi jalan yang menanjak dan tidak cermat bila ada pengendara sepeda motor di belakangnya,” ujar Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari.

Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Mio bernama Moh Hartono (53), warga Jalan Jend Sudirman Nomor 46 RT 2 RW 1, Kecamatan Purwodadi, Grobogan mengalami patah kaki kiri, lecet muka dan punggung. “Korban dalam keadaan sadar dan menjalani perawatan intensif di RS Grobogan. Adapun kerugian material diperkirakan Rp 400 ribu,” tambah Ikrar.

Editor : Kholistiono