PEMBUNUHAN DI PATI : Ini Pengakuan Pembunuh Harsiwi di Kebun Tebu Wedarijaksa Pati

 Dua orang pelaku pembunuhan terhadap Harsiwi, Mahmudan (kanan) berperan sebagai otak di balik pembunuhan dan Sujito berperan sebagai eksekutor. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Dua orang pelaku pembunuhan terhadap Harsiwi, Mahmudan (kanan) berperan sebagai otak di balik pembunuhan dan Sujito berperan sebagai eksekutor. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Mahmudan (30), warga Wonorejo, Tlogowungu yang diduga menjadi dalang di balik pembunuhan terhadap Harsiwi, warga Kampung Kaborongan, Kelurahan Pati Lor yang mayatnya ditemukan di kebun tebu Desa Kebon, Wedarijaksa menuturkan alasan pembunuhan yang dilakukan pada pacarnya itu. Hal tersebut diungkap dalam gelar perkara di Mapolres Pati, Rabu (25/5/2016).

“Dia bilang hamil dua bulan. Dia minta pertanggungjawaban. Saya tidak mau menikahi, meski nikah siri, karena saya sudah punya keluarga,” ujar Mahmudan saat ditanya awak media.

Mahmudan juga mengaku sudah pacaran selama empat bulan dengan Harsiwi. Keduanya menjalin hubungan asmara secara sembunyi-sembunyi. Namun, Harsiwi sudah terlanjur cinta dengan Mahmudan hingga mengaku hamil dan minta dinikahi.

Padahal, hasil autopsi yang dilakukan petugas medis dari kepolisian Harsiwi tidak hamil. “Dari hasil autopsi, korban tidak hamil. Kemungkinan dia mengaku hamil biar dinikahi pelaku,” kata Kasat Reskrim Polres Pati AKP Agung Setyo Budi.

Harsiwi sendiri merupakan ibu rumah tangga yang sudah memiliki empat anak. Hubungan rumah tangga Harsiwi diketahui tidak harmonis dan tengah pisah ranjang dengan suaminya.

Editor : Akrom Hazami