Kecelakaan Karambol di Jalan Juwana-Rembang, Begini Kondisi Korban

MuriaNewsCom, Pati – Kecelakaan karambol terjadi di kawasan jalan pantura Juwana-Rembang, Mangunlegi, Batangan, Sabtu (30/12/2017). Kecelakaan tersebut melibatkan colt diesel K 71615 JK, truk Hino H 71664 FH, Xenia K 9422 YA, dan Honda Jazz K 8514 GH.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan kendaraan mengalami ringsek yang cukup parah. Beruntung, tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Arfa (6), seorang pelajar asal Sambiroto, Tayu, Pati yang menjadi penumpang Honda Jazz mengalami luka lecet pada bagian kepala.

Sementara pengemudinya, Muh Khoirul Umam dalam kondisi sehat. Adapun tiga pengemudi lainnya tidak mengalami luka-luka.

Mereka adalah Ahmad Zamaludin (20), pengemudi colt asal Puyuh, Dawe, Kudus, Heri Listyanto (38) pengemudi truk Hino asal Jati Wetan, Jati, Kudus, serta Ajit (49) pengemudi Xenia asal Perum Griya Permata Blok B, Winong, Pati.

Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari mengatakan, kecelakaan beruntun terjadi saat pengemudi colt hendak menyalip Honda Jazz dari sisi kanan.

“Colt mau menyalip Jazz, tapi tidak sampai sehingga menyenggol Xenia. Selanjutnya, colt tertabrak truk Hino dari arah berlawanan. Colt lantas tertabrak Jazz dari belakang,” ungkap AKP Ikrar.

Petugas yang menangani kecelakaan tersebut langsung melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti dan merekayasa lalu lintas agar arus tetap lancar.

Editor: Supriyadi

Kecelakaan Karambol di Jalan Pati-Batangan, Satu Sopir Dilarikan ke Rumah Sakit

Kondisi truk Isuzu setelah menabrak truk Mitsubishi di Jalan Pati-Batangan, Bumimulyo, Jumat (20/10/2017) pagi. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kecelakaan karambol terjadi di Jalan Pati-Batangan, Desa Bumimulyo, Batangan, Jumat (20/10/2017) pagi.
Kecelakaan tersebut melibatkan truk Isuzu bernopol L 9471 UV, truk Mitsubishi P 9012 UL, dan truk Mitsubishi K 1828. Satu sopir dilarikan ke rumah sakit atas insiden tersebut.Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari mengatakan, kecelakaan terjadi saat truk Isuzu berjalan dari arah timur ke barat. Sementara Mitsubishi P 9012 UL berjalan dari arah berlawanan dan Mitsubishi K 1828 BH berada di belakangnya.

“Informasi yang kami himpun, Mitsubishi berjalan dengan kecepatan 60 km per jam. Saat sampai di lokasi, Isuzu oleng ke kanan dan menabrak Mitsubishi P 9012 UL lantas ditabrak Mitsubishi K 1828 BH dari belakang,” kata AKP Ikrar.

Sopir Mitsubishi K 1828 BH, Darsono, warga Jambean Kidul RT 5 RW 5, Margorejo dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami patah kaki kanan dan robek kaki kiri.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 2 juta.

“Kami sudah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti dan saksi-saksi untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Sopir Isuzu diduga lelah dan mengantuk. Karena itu, dia mengimbau kepada sopir untuk beristirahat bila sudah mengantuk dan capek.

Editor: Supriyadi

Foto-Foto : Kecelakaan Karambol 5 Tewas di Bawen Ungaran

Suasana kecelakaan lalu lintas karambol di Ungaran, Kabupaten Semarang. (Grup WhatsApp)

MuriaNewsCom, Semarang – Kecelakaan karambol terjadi di Jalur Semarang-Solo, tidak jauh dari pabrik PT Apac Inti, Bawen, Kabupaten Ungaran, Selasa (29/8/2018), melibatkan sebuah truk kontainer dan sejumlah kendaraan bermotor.

Truk kontainer bernomor polisi H 1636 BP yang melaju dari arah selatan sempat menabrak sebuah truk boks sebelum akhirnya terguling dan menghantam sejumlah kios serta sepeda motor yang berada di tepi jalur padat kendaraan itu.

 

  1.  Warga Panik

Kepanikan warga usai kecelakaan terjadi di Ungaran, Kabupaten Semarang. (Grup WhatsApp)

 

Warga terlihat panik saat kecelakaan terjadi. Mereka saling membantu korban di lokasi tersebut.

 

2. Lokasi Kecelakaan jadi Semrawut

Suasana semrawut usai kecelakaan terjadi di Bawen, Ungaran. (Grup WhatsApp)

 

Usai kecelakaan terjadi, suasana semrawut terjadi di lokasi kejadian. Selain akibat tabrakan keras, serta hiruk-pikuk warga dan pengendara. 

 

3. Warga di Lokasi Kejadian Panik

Sejumlah warga terlihat panik usai kecelakaan terjadi. (Grup WhatsApp)

 

Sejumlah warga dan pengendara panik usai kecelakaan terjadi. Mereka seolah tak percaya dengan kejadian maut tersebut. 

 

4. Polisi Siaga di Lokasi

Polisi tampak siaga di lokasi kejadian di Ungaran. (Grup WhatsApp)

 

Polisi siaga di lokasi. Selain untuk mengurai kemacetan, juga mengatur arus lalu lintas di lokasi kejadian. 

 

Ada 5 korban tewas, dan baru 2 jenazah yang teridentifikasi yakni atas nama Zamzirah warga Tambak Rejo RT 01 RW 08, Bawen, Kabupaten Semarang dan Johan Wijaya warga Tambak Boyo RT 05 RW 01, Ambarawa, Kabupaten Semarang. Tiga lainnya belum teridentifikasi.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :  5 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Karambol di Bawen Ungaran

 

5 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Karambol di Bawen Ungaran

Suasana kecelakaan lalu lintas karambol di Ungaran, Kabupaten Semarang. (Grup WhatsApp)

MuriaNewsCom, Semarang – Kecelakaan karambol terjadi di Jalur Semarang-Solo, tidak jauh dari pabrik PT Apac Inti, Bawen, Kabupaten Ungaran, Selasa (29/8/2018), melibatkan sebuah truk kontainer dan sejumlah kendaraan bermotor.

Truk kontainer bernomor polisi H 1636 BP yang melaju dari arah selatan sempat menabrak sebuah truk boks sebelum akhirnya terguling dan menghantam sejumlah kios serta sepeda motor yang berada di tepi jalur padat kendaraan itu.

Kecelakaan mengakibatkan 5 korban tewas, dan baru 2 jenazah yang teridentifikasi yakni atas nama Zamzirah warga Tambak Rejo RT 01 RW 08, Bawen, Kabupaten Semarang dan Johan Wijaya warga Tambak Boyo RT 05 RW 01, Ambarawa, Kabupaten Semarang. Tiga lainnya belum teridentifikasi.

Menurut saksi mata Suparjianto (45), peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 13.50 WIB itu bermula ketika truk kontainer melaju kencang dari jalanan menurun dari arah selatan. “Truk kontainer menghantam sebuah truk boks, kemudian terguling mengenai kios,” katanya dikutip dari Antarajateng.com.

Truk kontainer melaju dari arah selatan sempat menabrak sebuah truk boks sebelum akhirnya terguling dan menghantam sejumlah kios serta sepeda motor yang berada di tepi jalur padat kendaraan itu. Dugaan sementara, truk kontainer pengangkut sepatu tersebut mengalami masalah pada remnya saat melintas di jalanan menurun dari arah selatan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Semarang AKP Dwi Nugroho belum bisa memastikan jumlah korban tewas dalam kejadian tersebut.”Sementara yang sudah dipastikan ada dua, jumlah korban seluruhnya belum bisa dipastikan,” katanya.

Petugas memberlakukan “contra flow” untuk kendaraan dari arah selatan dengan membagi ruas jalan sebelah timur untuk kendaraan dari dua arah. Selain kepolisian, PT Jasa Raharja juga mencari data korban terkait dengan santunan sesuai dengan Undang-undang nomor 34 tahun 1964.

Editor : Akrom Hazami