Rumah Warga Gunungwungkal Pati Disatroni Maling

MuriaNewsCom, Pati – Rumah Indorko (37), warga Gunungwungkal RT 7 RW 1, Kecamatan Gunungwungkal disatroni maling pada Kamis (9/11/2017) dini hari.

Saat itu, pemilik rumah sedang bangun tidur sekitar pukul 03.00 WIB. Dia terkejut saat melihat telepon seluler yang semula berada di meja hilang.

Dia lantas mengecek berbagai barang berharga yang disimpan di rumahnya, seperti perhiasan emas, laptop dan ponsel seluler lainnya. Semuanya juga raib dibawa maling.

“Semua barang berharga hilang. Ada HP, laptop Lenovo, dan perhiasan emas berupa kalung. Kalau dihitung, kerugiannya sekitar Rp 10 juta,” kata Indorko.

Saat dikonfirmasi, Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo mengaku sudah menerima laporan tersebut. Pihak kepolisian juga sudah menerjunkan petugas untuk mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan.

“Modus operandi yang dilakukan pelaku dengan cara memanjat lewat dapur, kemudian masuk ke rumah korban dan menggasak barang-barang berharga yang mudah dijual,” ungkap Kompol Sundoyo.

Adapun pelaku pencurian saat ini masih dalam penyelidikan. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menaruh barang elektronik seperti smartphone dan laptop di meja meski berada di dalam rumah.

Dia menyarankan, barang berharga seperti barang elektronik, uang dan perhiasan untuk ditaruh di lemari dalam keadaan terkunci. Sebab, banyak kasus pencurian disebabkan pemilik rumah menaruh barang-barang berharga di tempat yang tidak terkunci.

Editor: Supriyadi

Alamak, Jambret Bermobil Juga Incar Perhiasan Ibu-ibu di Kudus

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Kudus – Selain jambret bermodus teguran ban kempes, jambret bermobil juga bergentayangan di Kecamatan Gebog. Meski terbilang cukup unik, jambret bermobil ini mengincar perhiasan ibu-ibu yang tengah melintas di jalanan sendiri.

Seperti diungkapkan Dian Savitri (27) warga Desa Besito RT 4 RW 3, Kecamatan Gebog. Sekitar dua pekan lalu, tak jauh dari rumahnya terdapat seorang ibu yang menjadi korban jambret bermobil. Saat itu, sang ibu sedang melaju di kawasan sepi sepulang dari Pasar Besito.

“Saat kejadian siang hari. Saat itu ibunya sedang membawa motor ke arah timur yang lokasinya agak sepi. Tiba-tiba ada mobil yang menyelip dan menjambret kalung ibu tersebut,” katanya kepada MuriaNewsCom

Pihaknya tak tahu persis kabar selanjutnya ataupun alamat ibu yang menjadi korban jambret bermobil tersebut. Yang diketahui, kabar tersebut langsung menjadi perbincangan kalangan masyarakat hingga kini.

Baca Juga : Gunakan Modus Baru, Jambret di Kudus Incar Ibu-ibu Pengguna Motor Metic

Akibat hal tersebut, warga was-was mengenakan barang berharga. Mereka khawatir jika pengalaman yang menimpa ibu korban jambret akan terjadi pada warga sekitar.

Tak hanya di Besito, kawasan Jurang juga terdengar kabar adanya aksi penjambretan. Hal itu disampaikan Harianto, warga Jurang. Pekerja swasta itu menyebut kalau kawasan Jurang beberapa kali terjadi kasus jambret. Namun pihaknya tak tahu secara langsung, melainkan dari cerita masyarakat setempat.

“Mendengar hal tersebut agar lebih hati-hati saja. Khususnya saat jalanan sepi harus lebih kencang karena biasanya jambret beraksi di tempat yang sepi,” jelasnya.

Editor: Supriyadi