Dua Jam Razia, 584 Kendaraan di Juwana Kena Tilang

Polisi memberhentikan pengendara dalam Operasi Zebra 2017 yang dipusatkan di Juwana, Sabtu (4/11/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Satlantas Polres Pati menilang sedikitnya 584 kendaraan di sejumlah lokasi yang dinilai rawan pelanggaran lalu lintas di Juwana, Pati, Sabtu (4/11/2017). Padahal, operasi lalu lintas digelar tidak lebih dari dua jam.

“Sasaran kami memang lokasi yang rawan pelanggaran lalu lintas, sehingga banyak kendaraan yang kami tilang,” ujar Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari.

Baca: Warga Kerso Tewas Mengenaskan Setelah Terlindas Truk di Rengging Jepara

Dari 584 kendaraan yang ditilang, sebagian besar tidak membawa surat kelengkapan kendaraan seperti SIM dan STNK. Sementara sepeda motor yang tidak sesuai standar berjumlah sekitar 32 kendaraan.

Selain melakukan tilang, polisi juga memberikan teguran kepada 78 pengendara. Teguran diberikan kepada pengendara yang tidak terlalu melanggar lalu lintas, sehingga dilakukan tindakan persuasif-edukatif.

“Kami melibatkan sekitar 92 anggota satlantas untuk menindak pengendara yang melanggar lalu lintas. Pengendara yang tidak membawa SIM biasanya umurnya masih di bawah 17 tahun,” papar dia.

Operasi Zebra Candi 2017 sendiri digelar secara serentak di seluruh Indonesia untuk membangun kesadaran berlalu lintas. Sesuai jadwal, operasi tersebut akan selesai pada 14 November 2017 mendatang.

Editor: Supriyadi

Jadi Sasaran Sindikat Pengedar Sabu-sabu, Polres Pati Gelar Operasi Narkotika di Kecamatan Dukuhseti

Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo menegaskan pemberantasan narkotika di Pati sampai ke akarnya. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Jajaran Polres Pati menggelar operasi khusus narkotika di wilayah Kecamatan Dukuhseti, menyusul kawasan tersebut menjadi sasaran sindikat pengedar sabu-sabu. Sejumlah tim khusus diterjunkan untuk melakukan deteksi kemungkinan adanya jaringan terselubung baru.

Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo mengatakan, operasi khusus narkotika itu sebagai respons cepat atas penangkapan sindikat pengedar sabu yang menyasar ke Pati dan sekitarnya. Sabu-sabu tersebut diedarkan di kawasan pedesaan, seperti Puncel, Kedawung, Kembang dan Dukuhseti, termasuk perbatasan Pati-Jepara.

“Tim operasi khusus sudah mulai melakukan penyisiran dan deteksi. Ini sebagai bentuk upaya pencegahan terhadap peredaran narkotika di Pati agar tidak meluas ke daerah-daerah lain,” jelas Kompol Sundoyo, Kamis (31/8/2017).

Pihak kepolisian menegaskan tidak akan berkompromi dengan pelaku tindak kejahatan. Terlebih, Presiden Jokowi menyatakan Indonesia sudah masuk darurat narkotika sehingga peredarannya harus dihentikan.

“Kita akan berantas sampai ke akar-akarnya, tidak peduli apakah dia anggota sendiri, masyarakat atau pejabat. Indonesia sudah darurat narkotika, kita akan tindak tegas, terutama di wilayah Pati,” tegasnya.

Selain menjadi sasaran peredaran narkotika, kawasan Dukuhseti juga terdapat pengedar yang merupakan residivis empat kali keluar masuk penjara. Karena itu, operasi khusus narkotika di Pati akan menyasar kepada pemakai, kurir dan pengedar.

Editor: Supriyadi