Belok Mendadak, Emak-emak Ditabrak Mio GT di Jalan Juwana-Jakenan Pati

Sepeda yang dikendarai Sutiwi diamankan polisi setelah terlibat kecelakaan di Jalan Juwana-Jakenan, Karangrejo, Pati, Sabtu (7/10/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Seorang ibu rumah tangga yang mengayuh sepeda ditabrak pengendara Mio GT di Jalan Juwana-Jakenan, Desa Karangrejo, Juwana, Sabtu (7/10/2017).

Ibu rumah tangga yang diketahui bernama Sutiwi (30) tersebut merupakan warga Karangturi, Juwana. Saat mengayuh sepeda, dia memboncengkan dua bocah, Ika Maulida (7) dan Alya Widyanti (4).

Sutiwi dan Ika dalam keadaan sehat, sedangkan Alya dilarikan ke RS Kustati Solo karena mengalami patah pada bagian paha kiri.

Baca Juga: Kondisi Memburuk, Istri yang Dibakar Suami di Jepara Meninggal Dunia

Adapun pengendara Mio GT adalah Dio Febrian Pratama (20), warga Banyutowo, Dukuhseti. Usai kecelakaan, dia masih dalam keadaan sehat.

Kapolsek Juwana AKP Sumarni menuturkan, kecelakaan terjadi saat sepeda motor Mio GT berjalan di belakang sepeda. Setiba di lokasi kejadian, sepeda angin mendadak belok kanan sehingga dihantam Mio GT dari belakang.

“Pengendara Mio GT berjalan dari utara ke selatan. Di depannya ada pengayuh sepeda yang berbelok ke kanan secara mendadak dan memboncengkan dua anak. Karena jarak terlalu dekat, pengendara Mio akhirnya menabraknya dari belakang,” jelas AKP Sumarni.

Dia mengimbau kepada pengendara maupun pengayuh sepeda untuk berhati-hati saat melintasi jalan raya. Saat berbelok, AKP Sumarni menyarankan agar pengendara melihat kondisi di belakang dan depan jalan sehingga tidak terjadi kecelakaan.

Editor: Supriyadi

Detik-Detik Mobil Suzuki Tabrak Minibus di Juwana Pati Hingga Pengemudi Tewas

uplod jam 18 detik kecelakaan futura tewas (e)

CAPTION: Petugas kepolisian tengah mengatur lalu lintas, sebelum mobil derek datang mengevakuasi mobil. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Pengemudi mobil Suzuki Futura asal Jepara yang tewas, dilarikan ke RSUD Soewondo setelah menabrak minibus yang dikendarai warga Temanggung di Jalan Raya Pati-Juwana, Desa Gadingrejo, Kecamatan Juwana, Pati, Kamis (21/4/2016) pagi.

Mobil Suzuki yang ditumpangi dua orang tersebut mengalami ringsek parah pada bagian depan. Dua penumpang pun dirawat di rumah sakit, lantaran mengalami luka-luka pada sekujur tubuh.

Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari mengatakan, kejadian bermula ketika mobil Suzuki Futura melaju dari arah timur ke barat. Tiba-tiba saja, mobil Suzuki yang dikemudikan Asif Udin oleng ke kanan dan menabrak minibus yang melaju dari arah berlawanan.

“Dari informasi yang kami terima, mobil Suzuki tiba-tiba saja oleng ke kanan hingga bertabrakan persis dengan minibus. Minibus rusak pada sudut depan mobil, sedangkan mobil Suzuki ringsek parah pada bagian depan mobil,” ujar Ikrar.

Ia menuturkan kondisi lokasi kecelakaan pada pagi buta sekitar pukul 04.30 WIB, saat itu cuaca cerah. Kondisi jalan lurus berbeton dan beraspal kering, serta terdapat marka jalan, dan tidak ada penerangan jalan. Bahkan saat itu, arus lalu lintas sepi.

Kendati arus lalu lintas sepi, kecelakaan bisa saja terjadi bila pengemudi melaju dengan kecepatan tinggi dan mengantuk. Karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk beristirahat bila mengantuk saat mengemudikan mobil.

“Itu titik jenuh yang mana jalan lurus. Kalau tidak hati-hati, menyepelekan kondisi sepi, memaksakan diri saat ngantuk, itu bisa mencelakakan diri sendiri dan orang lain,” imbaunya.

Akibat kecelakaan tersebut, jalan sempat macet sepanjang satu kilometer hingga sekitar pukul 06.30 WIB. Mobil yang ringsek parah akhirnya dievakuasi petugas dan dibawa ke Unit Laka Polres Pati.

Editor : Akrom Hazami
Baca juga :
Suzuki Futura Tabrak Minibus di Jalan Pati-Juwana, Satu Orang Tewas 

 

Ratusan Kapal di Juwana Pati Diverifikasi Ulang

uplod jam 1800 kapal diverifikasi (e)

Sebuah kapal besar bersandar di pelabuhan Juwana. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Banyaknya temuan kapal dengan kapasitas atau Gross Tonage (GT) yang tidak sesuai dengan yang dilaporkan membuat Kantor Perhubungan Laut Pelabuhan Juwana melakukan verifikasi ulang. Hal itu diharapkan supaya GT kapal yang dilaporkan sesuai dengan kondisi sesungguhnya.

Syahbandar Juwana, Pati, Edi Sukisno kepada MuriaNewsCom, Selasa (5/4/2016) mengatakan, sampai saat ini pihaknya sudah melakukan verifikasi atau pengukuran ulang kapal nelayan sebanyak 360 kapal. Artinya, 30 persen kapal yang ada di Juwana saat ini sudah dilakukan verifikasi ulang.

“Langkah ini kami ambil sesuai dengan instruksi dari Kementerian Perhubungan. Dengan begitu, semua kapal yang ada di Pelabuhan Juwana dilakukan verifikasi ulang. Jadi, laporan GT sesuai dengan fakta di lapangan,” ujar Edi.

Sebelumnya, pihaknya mengaku ada beberapa kapal yang tidak sesuai dengan kapasitas yang dilaporkan. Mereka biasanya mengurangi kapasitas yang dilaporkan untuk menekan biaya pajak.

“Manipulasi data itu biasanya untuk menekan biaya pajak supaya membayarnya lebih sedikit. Soalnya, semakin besar kapasitas kapal yang dilaporkan, semakin besar pula pajak yang dikenakan,” imbuhnya.

Untuk mengatasi kerugian pemerintah akibat manipulasi data kapasitas kapal tersebut, pihaknya akan melakukan verifikasi ulang hingga seratus persen. “Ada sekitar 1.200 an kapal di pelabuhan Juwana. Ini baru 30 persen yang diverifikasi ulang. Program ini akan dilanjutkan hingga semua kapal terverifikasi,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami