Manjakan Pencari Kerja, Job Fair Jepara Sediakan 5.374 Lowongan Pekerjaan

Pencari kerja memadati stand-stand perusahaan penyedia lowongan yang ada di Aula Maribu Resto Jepara, Jumat (24/11/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara kembali membuka bursa kerja bagi para pencari kerja. Kali ini disediakan 5.374 lowongan dari 20 perusahaan yang mengikuti Job Fair di Aula Maribu Resto, Jumat-Sabtu (24-25/11/2017).

Amrina Rosyida Kasi Penempatan Perluasan Kesempatan Kerja dan Pelatihan Produktifitas Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Jepara mengatakan, ribuan lowongan tersebut berasal dari 20 ditambah enam stand perusahan tambahan yang mengikuti acara tersebut.

Ia menyebut, selain perusahaan tekstil, perbankan, retail dan jasa yang ikut serta, adapula pabrik furnitur yang turut menyediakan lowongan. 

“Perusahaannya juga bukan hanya beralamat di Jepara saja, adapula yang berasal dari Semarang, Blora, Solo, Kudus dan Jakarta,” katanya. 

Baca: Pasangan Sejoli di Jepara Ini Nekat Mesum di Masjid, Diguyur Air Langsung Diarak ke Balai Desa

Menurutnya, antusiasme pelamar kerja pada kegiatan tersebut cukup besar. Lantaran hingga pukul 11.00, jumlah pencari kerja yang telah mendaftarkan diri mencapai 500 orang, sejak dibuka pada pukul 08.00. Ia memperkirakan, pada hari Sabtu akan lebih banyak pelamar yang datang. 

“Untuk kegiatan ini kami menargetkan setidaknya ada 2000 orang pelamar kerja. Namun kemungkinan bisa melebihi angka tersebut, mengingat jam ini sudah mencapai 500 pelamar,” tuturnya.

Baca: Pasangan yang Digerebek Ternyata Sudah 5 Kali Mesum di Masjid

Ditanya tentang jumlah pencari kerja yang ada di Jepara, Amrina mengatakan jumlahnya mencapai 19.375. Angka itu dilihat berdasarkan pencari kartu Angkatan Kerja 1 (AK 1) yang telah dilayani oleh Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Jepara, sejak awal tahun 2017 hingga Kamis (23/11/2017). 

“Jumlah tersebut terlepas dari yang sekarang mencari kerja (di Bursa Kerja). Karena jika dipersyaratkan AK 1 maka kami akan cukup kewalahan untuk pelayanannya,” urainya. 

Desta (24) seorang pencari kerja mengaku terbantu dalam usahanya mencari lowongan. Pada job fair tersebut, ia telah memasukan tiga lowongan di perusahaan yang berbeda. 

“Saya tadi memasukan tiga lamaran, dua di perusahaan tekstil satunya di perusahaan furniture,” ungkapnya yang telah tiga kali mengikuti ajang pencarian pekerjaan serupa di Jepara. 

Editor: Supriyadi

Baca: Pelaku Mesum di Masjid Jepara Dinikahkan di Mapolsek

Job Fair Pemprov Jateng di Jepara dipadati Ribuan Pencari Kerja

Para pencari kerja memadati Job Fair di Alun-alun Jepara. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Hari pertama pelaksanaan Job Fair di Alun-alun Jepara dipadati ribuan pencari kerja, Jumat (25/8/2017). Tercatat ada 3.199 yang memasukan lamaran kerja. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah Wika Bintang mengatakan, ada 40 perusahaan yang mengikuti ajang Job Fair 2017.

“Jumlah lowongan yang disediakan sejumlah 13.666 dengan 156 jabatan pada perusahaan otomotif, jasa, penjualan distributor, klini dan juga penerimaan petugas kepolisian serta lain sebagainya,” ujarnya. 

Ia mengungkapkan tujuan dari acara tersebut adalah mempertemukan pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja. Melalui Job Fair, diharapkan memberi tempat bagi kedua belah pihak dengan mudah, murah dan sesuai kebutuhan.

Berdasarkan catatan statistik per tanggal 7 November 2017 jumlah angkatan kerja di Jawa Tengah sebanyak 17,31 juta orang. Adapun yang telah bekerja berjumlah 16,51 juta orang. 

Dengan hal itu artinya, ada 800 ribu pengangguran terbuka dan 4,22 juta orang merupakan kelompok yang setengah menganggur. “Angka pengangguran tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor terutama kondisi makro perekonomian,” imbuhnya. 

Dikatakan Wika, banyak kesempatan kerja yang tidak dapat terpenuhi, salah satu penyebabnya adalah tak tersampaikannya informasi lowongan kerja. Hal itu menimbulkan tersedianya kesempatan kerja (lowongan) tidak terpenuhi secara maksimal.

Job Fair 2017 tersebut diadakan berbarengan dengan ajang Pesta Rakyat Jateng. Kegiatan tersebut masih akan berlangsung pada hari Sabtu (26/8/2017) dari pukul 08.00-15.00. Untuk dapat mengikutinya, peserta tidak dipungut biaya alias gratis. 

Editor: Supriyadi