Manajemen JOP: Pengembangan Penuh Harusnya Tahun Depan

jop2tyg pkl 2130 wib (e)

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi saat meninjau wahana yang ada di JOP, saat peresmian yang dilakukan Minggu (10/4/2016). (MuriaNewsCom/WAHYU KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Banyaknya pengunjung yang kecewa saat datang ke Jepara Ocean Park (JOP) yang ada di Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo, Jepara, ditanggapi santai pihak manajemen wahana wisata yang baru diresmikan Minggu (10/4/2016).

Marketing JOP Elisa menyatakan, meski sudah diresmikan dan menerima kunjungan wisatawan, pihaknya mengakui memang masih ada proses pembangunan di sejumlah titik.

Namun, menurut Elisa, pekerjaan tersebut merupakan pembangunan pengembangan yang dilakukan pihaknya. ”Proyek awal sudah clear semuanya. Pembangunan yang ada saat ini, adalah proyek pengembangan yang semestinya dimulai tahun depan,” terang Elisa.

Menurutnya, proyek pengembangan itu memang dipaksa dikerjakan tahun ini, dengan maksud untuk menarik wisatawan agar nantinya bisa datang lagi.

Dari pantauan MuriaNewsCom di lokasi, banyak pengunjung yang kaget saat masuk. Semua barang bawaan pengunjung digeledah petugas. Dan barang-barang seperti makanan dan minuman yang dibawa dari rumah, dilarang dibawa masuk.

Akibatnya, barang-barang tersebut terkumpul tak beraturan di depan pintu masuk. Bahkan ada sebagian pengunjung yang melakukan protes keras pada petugas. Meski begitu, tetap saja makanan dan minuman yang semestinya diperuntukkan khusus buat anak kecilnya, tak diizinkan dibawa masuk.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara Aris Isnandar mengatakan, pihaknya pada dasarnya ikut berbangga dengan keberadaan JOP di Jepara.

Namun dia berharap ketika JOP sudah dibuka untuk umum, harus mengutamakan keselamatan pengunjung.

”Alangkah baiknya jika JOP baru dibuka jika sudah benar-benar siap dibuka. Dan harus mengutamakan keselamatan pengunjungnya,” katanya.

Editor: Merie

JOP Belum Siap Terima Pengunjung

jop belum layak-tyg skrg (e)

Pengunjung Jepara Ocean Park (JOP) memadati areal wahana wisata air yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Minggu (10/4/2016). (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Meskipun wisata bahari atau waterpark Jepara Ocean Park (JOP) telah diresmikan Gubernur Ganjar Pranowo, sekaligus dibuka perdana bagi pengunjung, ternyata pengunjung menilai bahwa JOP belum siap untuk dikunjungi.

Pengunjung menilai masih banyak kekurangan yang harus disempurnakan, terutama soal infrastruktur. Salah seorang pengunjung, Hamdan mengatakan, secara umum JOP belum siap untuk dibuka bagi pengunjung.

”Sebab, ada beberapa hal yang penting namun belum disempurnakan. Tidak ada petugas yang mengatur antrean,” katanya kepada MuriaNewsCom, Senin (11/4/2016).

Menurutnya, masih banyak bangunan yang belum jadi sehingga tidak enak dilihat. Sehingga terkesan belum siap beroperasi namun dipaksakan. Selain itu juga belum ada loker untuk menyimpan pakaian. Beberapa wahana juga belum siap digunakan.

Penilaian belum siapnya JOP di-launching juga disampaikan salah satu pemborong konstruksi besi di JOP, Ridwan. Menurut dia, pekerjaan yang semestinya dia kerjakannya belum selesai 100 persen.

Meski sudah diresmikan, masih ada beberapa bagian yang harus dikerjakan, itu seperti pagar pembatas. ”Memang belum selesai semuanya. Jatah pekerjaan saya sendiri masih kurang sekitar 40 persen,” ujar Ridwan.

Editor: Merie

 

Owner JOP Waterpark Sebut Perizinan Sangat Mudah Dilakukan

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Bupati Jepara Ahmad Marzuqi meninjau langsung fasilitas wahana di JOP, yang dibuka Minggu (10/4/2016). (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruzzaman)

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Bupati Jepara Ahmad Marzuqi meninjau langsung fasilitas wahana di JOP, yang dibuka Minggu (10/4/2016). (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruzzaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Hadirnya Jepara Ocean Park (JOP) yang terletak di Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo, Jepara, yang diresmikan Gubernur Ganjar Pranowo, Minggu (10/4/2016) siang tadi, menambah lengkapnya lokasi wisata di wilayah itu.

Wahana permainan air itu, memang dibangun dengan nilai investasi yang besar. Meski awalnya terlihat sulit, namun owner JOP Ahmad Turmudzi mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dirinya selama proses pembangunan JOP.

Terutama kepada Pemkab Jepara yang telah memberikan kemudahan dalam perizinan. ”Dulu awalnya saya sempat khawatir kalau perizinannya sulit. Tetapi setelah kami lakukan, ternyata mudah. Dalam waktu singkat izinnya sudah bisa keluar,” katanya.

Menurutnya, ke depan pihaknya akan melakukan inovasi-inovasi yang semakin menarik minat pengunjung. Rencananya, pihaknya bakal membuat studio petualangan, untuk semakin melengkapi fasilitas yang sudah ada saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengatakan bahwa kehadiran JOP semakin menambah kelengkapan potensi wisata di Kota Ukir.

”Mulai hari ini, potensi wisata di Kabupaten Jepara bertambah satu. Yakni Jepara Ocean Park. Ini semakin melengkapi banyaknya potensi wisata yang sudah ada sampai saat ini,” ujar Marzuqi.

Menurutnya, Kabupaten Jepara memiliki sekian banyak potensi wisata. Mulai dari wisata laut lengkap dengan pantainya, gunung, wisata sejarah, wisata budaya, dan wisata buatan.

”Sebelumnya Jepara sudah memiliki Gong Perdamaian Dunia, kura-kura paling besar di dunia, dan sekarang juga memiliki waterpark terbesar dan terlengkap di Jawa Tengah. Sangat lengkap sekali,” imbuhnya.

Editor: Merie

Ganjar: Masukkan Produk Kreatif Jepara ke JOP

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan sambutannya pada pembukaan JOP, Minggu (10/4/2016). Dia berharap banyak produk khas Jepara bisa dijual di sana. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruzzaman)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan sambutannya pada pembukaan JOP, Minggu (10/4/2016). Dia berharap banyak produk khas Jepara bisa dijual di sana. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruzzaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Kehadiran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk meresmikan tempat wisata Jepara Ocean Park (JOP) di Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo, Jepara, membawa angin segar bagi pelaku industri kreatif dan warga sekitar.

Pasalnya, Ganjar meminta kepada pihak pengelola JOP dan Pemkab Jepara agar memasukkan hasil ekonomi kreatif, di kawasan obyek wisata waterpark terbesar dan terlengkap di Jawa Tengah itu.

”Ekonomi kreatif di Jepara harus turun di sini (JOP, red). Entah itu asesoris, kaos, maupun yang lainnya,” kata Ganjar saat memberikan sambutan pada pembukaan wahana itu, Minggu (10/4/2016).

Bahkan, secara khusus Ganjar meminta kepada Pemkab Jepara untuk memasukkan kerajinan ukir di kawasan JOP. Apalagi Jepara yang terkenal sebagai Kota Ukir, memiliki tenaga kreatif yang banyak. Harapannya keberadaan JOP ini mengangkat berbagai sektor di Jepara.

”Harus diatur mulai awal. Jangan ditunda-tunda. Harus belajar dari pengalaman di Borobudur, yang sempat membuat tidak nyaman pengunjung karena penjual di sana rada maksa. Tapi sekarang sudah diatur,” ungkapnya.

Dia juga berpesan kepada masyarakat Jepara, agar bangga dengan keberadaan JOP. Warga sekitar harus bisa memanfaatkannya dengan berbagai cara, misalnya untuk berjualan dan lain sebagainya.

”Tempat wisata ini mudah-mudahan membawa berkah bagi masyarakat Jepara. Untuk itu perlu kita dukung,” imbuhnya.

Editor: Merie

Ganjar Bilang JOP Akan Banjir Pengunjung karena Penasaran

waterpark jepara 2 (e)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menandatangani prasasti peresmian Jepara Ocean Park (JOP), Minggu (10/4/2016). (MuriaNewsCom/WAHYU KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara khusus meresmikan tempat wisata bahari Jepara Ocean Park (JOP), pada Minggu (10/4/2016).

Dalam sambutannya, Ganjar berpesan kepada pihak pengelola, agar menjadikan tempat wisata buatan itu seciamik mungkin. Salah satunya soal kerindangan lokasi.

”Saya berharap JOP ini bisa menjadi tempat wisata yang ciamik. Pengelola harus melibatkan desainer yang bagus. Agar lebih terlihat teduh dan menyejukkan, salah satunya dengan memperbanyak tanaman,” ujar Ganjar.

Menurut Ganjar, selama sepekan ke depan JOP ini bakal luar biasa ramainya karena masyarakat penasaran. Bahkan, keramaian bisa bertahan sampai satu tahun.

Untuk tahun-tahun berikutnya, pengelola dituntut untuk membuat inovasi agar semakin menarik minat wisatawan. ”Saya sarankan agar arsiteknya yang bagus. Pokoknya dibuat ketika orang pertama kali mau masuk, langsung bisa melihat keindahan dan kemegahannya,” katanya.

Lebih lanjut dia mengemukakan, untuk wilayah Provinsi Jawa Tengah ini, memang JOP sangat besar dan menyediakan wahana yang lengkap. Dia mencatat wisata buatan di Jawa Tengah ini sudah ada banyak sekali.

”Namun diharapkan dengan adanya JOP ini menjadi semakin lengkap. Harapannya ekonomi kreatif juga masuk ke sini. Seperti buat asesoris, kaos, dan yang lainnya. Agar semakin lengkap,” imbuhnya.

Editor: Merie

Waterpark Mororejo Jepara Dibuka Gubernur Ganjar

Pintu gerbang Jepara Waterpark yang resmi dibuka pada hari ini, Minggu (10/4/2016), bersamaan dengan HUT ke-467 Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruzzaman)

Pintu gerbang Jepara Waterpark yang resmi dibuka pada hari ini, Minggu (10/4/2016), bersamaan dengan HUT ke-467 Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruzzaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Jepara Ocean Park (JOP) dibuka secara resmi pada Minggu (10/4/2016) siang ini. Wahana bermain waterpark terbesar dan terlengkap di Jawa Tengah ini dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Ganjar dijadwalkan hadir setelah mengunjungi Pendapa Kabupaten Jepara. Selain bakal dihadiri Ganjar, pembukaan JOP yang terletak di Desa Mororejo Kecamatan Mlonggo, ini juga akan dimeriahkan artis ibu kota Cita Citata.

Dari pantauan MuriaNewsCom, menjelang dimulainya acara pembukaan dan peresmian ini. Sejumlah warga dari berbagai daerah telah hadir. Nampak area parkir telah dipenuhi kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Selain warga, aparat keamanan baik dari internal JOP maupun dari pihak kepolisian Polres Jepara juga telah berjaga-jaga. Sementara panggung utama yang akan digunakan untuk acara ini terletak di depan pintu masuk ke dalam wahana bermain.

JOP ini merupakan wisata bahari terlengkap, dengan desain bangunan yang mengusung tema istana Rusia dan Mediterania pada tower seluncurnya. Sehingga membuat tampak menarik dibanding dengan wisata bahari lainnya.

”Kami miliki 36 slide watermark. Lahan yang kami gunakan sekitar 11 hektar, dengan dilengkapi berbagai fasilitas dan wahana bermain lainnya,” ujar CEO JOP, Andy Nur Prasetyo.

Menurutnya, beberapa wahana bermain yang tersedia adalah gokart circuit, paintball, outbond area, olympic pool, bom-bom car, flying elephant, Komidi putar, bianglala, mini train, kora-kora. Selain itu juga ada wahana bermain di laut yakni banana boat, jet ski, kapal tradisional, kapal mesin dan water Jetpack.

Editor: Merie