Dibiarkan Rusak Bertahun-tahun, Jalan di Jepara Ini Berubah Jadi Wisata Jeglongan Sewu

MuriaNewsCom, Jepara – Selain terkenal dengan wisata pantai yang sangat indah, di Kabupaten Jepara, tepatnya di Kecamatan Nalumsari ternyata ada wisata jeglongan sewu loooh..

Ya, kata jeglongan sewu muncul dari warga sekitar yang kesal dengan sikap pemerintah daerah yang tidak kunjung memperbaiki jalan yang menghubungkan antara Desa Tunggul Pandean dengan Nalumsari. Jalan tersebut dibiarkan rusak lebih dari tiga tahun hingga membuat kekesalan warga memuncak.

Iin Wulandari (25), warga Tunggul Pandean mengaku sejak tahun 2014 jalan tersebut sudah rusak. Bahkan, kini semakin parah dan kubangan jalan semakin dalam dan lebar.

“Rusaknya semakin parah, tidak ada yang bisa dipilih, hingga membuat kami kesal dan membuat istilah jeglongan sewu,” ungkapnya.

Menurut Iin, selain ditempeli tulisan “selamat datang di wisata jeglongan sewu” jalan rusak sepanjang dua kilometer lebih itu juga ditanami pohon pisang dan pohon2 lainya. “Di jalan itu sampai ditanami pohon pisang, bahkan pisangmya tumbuh subur dan sampai berbuah,” jelasnya.

Dia berharap, ada perhatian dari Pemerintah daerah Kabupaten Jepara untuk segera memperbaiki jalan tersebut sehingga aktivitas warga lancar dan ekonomi kembali pulih.

“Saya berharap pemerintah segera memperbaiki jalanya jadi semua aktifitas warga kembali normal,” pinta guru SMK tersebut.

Seorang warga melintas di jalan rusak di Tunggul Pandean Jepara. (MuriaNewsCom/Novi Andriani)

Zainal (27), warga Nalumsari juga mengungkapkan hal yang sama. Sejak jalan tersebut rusak, aktifitas antara dua desa tersebut lumpuh. “Harusnya Desa Tunggul ini dekat dengan Nalumsari, tapi karena jalanya rusak parah jadinya malas lewat jalan tersebut dan akhirnya memutar cukup jauh,” katanya.

Awalnya, tambah Zainal, saat kerusakanya masih sedikit, para warga iuran untuk membeli sertu untuk menguruk dan menutup jalan2 yang berlubang. Namun karena tidak perbaikan dari pemerintah, lama-lama warga kesal dan membiarkan jalan tersebut.

“Saya heran, apa bupati atau anggota DPRD kabupaten Jepara ini tidak pernah dengar? Atau tidak pernah ada aduan dari pemerintah kecamatan kalau ada jalan yang rusaknya sangat parah bertahun-tahun seperti ini,” tanyanya.

Dia berharap pemerintah segera memperbaikinya dan aktifitas warga tidak terganggu. “Kami sangat berharap jalanya segera diperbaiki agar warga tidak terganggu perjalananya. Apalagi saat hujan atai setelah hujan, sering pengendara motor jatuh karena terperosok dikubangan yang cukup dalam itu,” kata Zainal.

Editor: Supriyadi