Rampas HP di Jalan, 2 Jambret di Rembang Babak Belur Dihajar Massa

Dua jambret diamankan polisi usai dihajar massa karena kedapatan merampas handphone di Rembang. (Tribrata News Rembang)

MuriaNewsCom, Rembang – Dua pemuda di Rembang, yakni Muhammad Sarroful (20) dan Ahmad Sofii (18) warga Desa Glebeg, Kecamatan Sulang, Rembang,  Sabtu (2/12/17) malam, babak belur dihajar massa. Keduanya kedapatan melakukan pencurian dengan kekerasan (curas) sebuah handphone (HP) di Jalan Desa Tasikagung Kecamatan kota Rembang.

Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso melalui Kasatreskrim Polres Rembang AKP Ibnu Suka mengatakan, pelaku mencuri HP korban dengan cara merampas.

Pelaku yang berboncengan menaiki sepeda motor, memepet korban yang juga sedang berboncengan menaiki sepeda motor. Kemudian dengan cara merampas HP korban lalu melarikan diri, Minggu (3/12/17) pagi.

Dalam melancarkan aksinya, kedua pelaku sempat berhasil membawa kabur HP milik korbannya. Namun nahas, saat berusaha melarikan diri menaiki sepeda motor, justru mereka terjatuh.

Warga yang mengetahui tindakan pencurian tersebut dan melihat pelaku yang terjatuh langsung melakukan penangkapan. Bogem mentah dari warga yang geram pun berkali-kali dirasakan oleh kedua pelaku tersebut.

”Usai tertangkap karena jatuh dari sepeda motornya, kemudian diamankan oleh warga dan diserahkan ke Polres Rembang,” imbuhnya.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor jenis Suzuki Satria yang digunakan sebagai sarana kejahatan pelaku, dua bilah pisau milik pelaku, dan satu buah HP merk Xiaomi milik korban yang sempat dicuri pelaku.

Editor: Supriyadi

Jambret Spesialis Incar Tas Perempuan di Rembang Dihadiahi Timah Panas

Cahya Adi Prasetya (25), warga Desa Sumbergirang RT 1 RW 1,Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang. Cahyadi dibekuk polisi karena berulang kali melakukan aksi penjambretan. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Tim Opsnal Satreskrim Polres Rembang membekuk pelaku jambret yang selama ini biasa beraksi di kawasan wilayah hukum Polres Rembang. Pelaku adalah M. Cahya Adi Prasetya (25), warga Desa Sumbergirang RT 1 RW 1,Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang.

Pelaku ditangkap polisi di kediamannya pada Senin (27/2/2017). Pada saat penangkapan, pelaku sempat melakukan perlawanan, sehingga, polisi terpaksa harus memberikan hadiah timah panas kepada tersangka.

Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Ibnu Suka mengatakan, pengungkapan kasus ini, berawal dari penyelidikan tim terhadap pelaku yang ternyata sudah seringkali melakukan aksinya di wilayah Rembang. Terkahir, katanya, pelaku  menjambret tas perempuan pada 29 Januari 2017 lalu.

Berdasarkan keterangan pelaku di hadapan polisi, pelaku mengaku tak hanya sekali menjambret. “Pada Oktober 2016 lalu, pelaku ini menjambret seorang perempuan di Jalan Pemuda depan Stadion Krida Rembang. Pelaku mendapatkan HP Lenovo A6000 dan uang tunai Rp 450 ribu,” ujar AKP Ibnu Suka.

Masih di bulan yang sama, pelaku kembali beraksi di depan cucian mobil Jl. Cokro Kembang. Korbannya juga seorang perempuan, dan menggondol dompet pelaku yang  berisi uang tunai sebanyak Rp 250 ribu. Kemudian di November 2016, di Jl. Dr. Wahidin Rembang, pelaku juga beraksi. Korbannya, lagi-lagi perempuan.

“Selanjutnya pada  bulan Desember 2016,  pelaku juga beraksi di Pasar Pentungan, Jl Demang Waru Rembang. Korban seorang perempuan dan mendapatkan tas yang berisi berisi HP Apple 5 dan uang tunai Rp 200 ribu. Pelaku kembali berulah pada bulan yang sama, di depan RSUD Rembang,” imbuhnya.

Menurutnya, pelaku tergolong nekat menjalankan aksinya. Pasalnya tempat kejadian perkara mayoritas berada di tengah kota. Terlebih, sasarannya yakni seorang perempuan.

“Saat ini pelaku masih kita mintai keterangan. Sehingga nantinya bisa dikembangkan lagi kasusnya. Sejumlah barang bukti yang kita amankan yakni berupa dua buah ponsel merk Samsung dan sepeda motor Vixion merah P 1244 SS,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono