Cara Unik Warga Desa Banjarejo Sambut Kedatangan Pengunjung saat Libur Panjang Imlek

 

Pengunjung Desa Wisata Banjarejo berpose dengan photobooth yang sudah disediakan untuk berselfie. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pengunjung Desa Wisata Banjarejo berpose dengan photobooth yang sudah disediakan untuk berselfie. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Datangnya libur panjang akhir pekan ini ternyata sudah diantisipasi warga Desa Wisata Banjarejo, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan. Caranya, dengan menyiapkan beberapa sarana pendukung yang bisa dimanfaatkan para pengunjung. Salah satunya, adalah menyediakan photobooth bagi pengunjung yang hobi jeprat-jepret.

“Meski tidak banyak, tetapi sudah kita siapkan photobooth bagi pengunjung yang hobi selfie. Barangnya kita bikin sederhana saja. Yang penting bisa dipakai pengunjung untuk berekspresi,” kata Kades Banjarejo Ahmad Taufik.

Selain ditempatkan di rumahnya yang sementara jadi ‘museum’, photobooth juga disediakan di lokasi wisata alam bekas sumur minyak tua yang dikenal dengan nama Buran. Tempat pengeboran minyak tersebut, sekarang ini jadi salah satu favorit pengunjung yang datang ke Desa Banjarejo.

Taufik menyatakan, lokasi wisata itu berada di tanah tegalan milik Mbah Lamidi. Jarak sumur dari perkampungan penduduk sekitar satu kilometer jauhnya dan tempatnya memang agak terpencil.

Bentuk sumur ini menyerupai lingkaran dengan diameter 7 meter dan kedalamannya diperkirakan lebih dari 10 meter. Dari jarak sekitar 5 meter dari sumur sudah tercium bau menyengat, seperti bau solar. Sumur minyak ini merupakan sisa peninggalan zaman Belanda. “Lokasi Buran ini memang menarik dan unik. Sekarang, banyak pengunjung yang minta diantar kesana setelah melihat koleksi benda bersejarah di rumah,” cetus Taufik.

Menurut Taufik, pilihan orang mengisi  libur panjang bertepatan dengan Imlek ternyata tidak hanya dilakukan pada objek wisata terkenal saja. Keberadaan Desa Wisata Banjarejo ternyata juga mulai mengundang daya tarik pengunjung untuk menghabiskan libur panjang. “Pengunjung pada libur Imlek lumayan ramai. Dari pagi sampai siang, sudah ada 500 orang yang datang dari berbagai daerah,” katanya.

Taufik menambahkan, saat libur panjang Natal dan tahun baru lalu, pengunjung yang datang juga cukup banyak. Dari pengalaman itulah, ia sengaja melakukan berbagai upaya untuk bisa memuaskan para pengunjung.

“Khusus untuk liburan panjang bersamaan dengan Natal dan tahun baru lalu, pengunjungnya ada 1.000 lebih. Beberapa di antaranya bahkan ada yang datang dari Kalimantan,” imbuhnya. 

Editor : Akrom Hazami

 

Polres Grobogan Jamin Keamanan Perayaan Imlek

Polisi ikut membersihkan kelenteng di Kabupaten Grobogan, jelang perayaan Imlek, Jumat. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Polisi ikut membersihkan kelenteng di Kabupaten Grobogan, jelang perayaan Imlek, Jumat. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Polres Grobogan memastikan perayaan Imlek yang jatuh Sabtu (28/1/2017) bakal berlangsung aman. Hal itu ditegaskan Kabag Ops Polres Grobogan Kompol Parno usai menggelar rakor dengan perwakilan pengurus kelenteng yang ada di wilayahnya, Jumat (27/1/2017).

Sedikitnya, ada empat perwakilan pengurus kelenteng yang hadir dalam rakor. Yakni, dari Kecamatan Purwodadi, Gubug, Wirosari, dan Kradenan.

“Kita akan berupaya menciptakan suasana aman dan nyaman bagi mereka yang merayakan Imlek. Untuk itu, pengurus kelenteng kita ajak koordinasi supaya kita bisa tahu jadwal kegiatan yang dilakukan,” kata Parno.

Selain menerjunkan anggota untuk berjaga, pihaknya akan melakukan upaya sterilisasi kelenteng dengan disaksikan pengurus tempat ibadah. Kegiatan strerilisasi dilakukan sebelum tempat itu dipakai untuk ibadah meyambut Imlek.

Dalam kesempatan itu, Parno juga mengucapkan terima kasih atas respons positif dan dukungan dari para pengurus kelenteng untuk bersama menciptakan suasana kondusif. Dengan kerja sama dari berbagai pihak maka upaya menciptakan suasana aman dan nyaman bakal bisa dilakukan lebih mudah.

“Yang pasti kita akan berupaya semaksimal mungkin memberikan pengamanan. Kita harapkan, perayaan Imlek berlangsung lancar dan aman,” imbuh mantan Kapolsek kota Purwodadi itu.

Sementara itu, selain upaya sterilisasi, anggota Polres Grobogan dari Satuan Lalu Lintas juga turut berpartisipasi dalam perayaan imlek kali ini. Caranya, ikut kegiatan bersih-bersih kelenteng Hok An Bio Purwodadi menjelang datangnya Imlek. Beberapa anggota Satlantas terlihat ikut membersihkan lingkungan kelenteng bersama pengurus tempat ibadah tersebut.

“Ada beberapa anggota yang kita libatkan untuk membantu bersih-bersih kelenteng,” kata Kanit Turjawali Satlantas Ipda Afandi.

Editor : Akrom Hazami

 

Ini Beragam Harapan di Tahun Monyet Api

Persiapan di Klenteng Hok Hien Bio Kudus untuk menyambut Imlek. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Persiapan di Klenteng Hok Hien Bio Kudus untuk menyambut Imlek. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

 

MuriNewsCom, Kudus Senin (8/2/2016), Imlek 2567 akan berlangsung. Itu artinya, tahun Kambing Kayu berakhir dan berganti ke tahun Monyet Api. Apa saja harapan masyarakat di tahun Monyet Api ini?

Riki Shonda, Pengurus Klenteng Hok Hien Bio Kudus menyampaikan, Imlek tahun ini memancarkan banyak harapan bagi semua pihak, khususnya keadaan bangsayang aman dan tenteram.

“Kita berharap, kerukunan beragama masih terjalin. Bahkan dapat ditingkatkan lagi antara pemeluk agama satu dengan pemeluk lainnya,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Dia berharap, supaya masyarakat masih tetap harmonis. Sehingga tidak ada pertikaian dengan mengatas namakan perbedaan agama atau perbedaan kepercayaan.

Dia juga berharap adanya kelancaran dalam bidang usaha, seperti satu tahun lalu yang sudah terlewatkan. Bahkan, harapan agar dapat lebih meningkatkan usaha juga menjadi harapan dalam tahun baru ini.

Untuk perayaan Imlek tahun ini,  di Kudus dipastikan masih berjalan seperti tahun sebelumnya. Penyelenggaraan perayaan ibadah akan dipusatkan pada Klenteng Hok Hien Bio Kudus. Sehingga, semua keturunanTionghoa yang merayakan akan berpusat di klenteng sekitar Hypermart itu.

“Acaranya ibadah saja, dimulai sekitar pukul 23.00 WIB dan akan berakhir pada dini hari nanti. Cuma sebentar saja. Pengamanan juga akan tetap dilaksanakan. Namun pengamanan standart saja,” ujarnya.

Editor : Kholistiono