Ganjar dan Ida Janjikan Bantu Bocah yang Wajahnya Dimakan Kanker dan Tumor

MuriaNewsCom, Semarang – Huda Nur Rosyid (5) bocah dari Batang yang wajah dan kepalanya rusak terkena kanker dan matanya kena tumor, kini mulai dirawat di RSUP dr Kariadi Semarang. Perkembangan psikologis bocah itu mengalami peningkatan.

Orang tua bocah itu Ruslan Abdul Gani (34) dan Patimah (29) mengaku cukup senang dengan banyaknya pihak yang perhatian pada anaknya. Terlihat dua kontestan pada Pilgub Jateng, sama-sama memberi perhatian pada anaknya.

Setelah beberapa waktu lalu Calon Wakil Gubernur Jateng Ida Fauziyah mengunjungi bocah ini di rumahnya di Desa Denasri Kulon RT 02 RW 04, Kabupaten Batang, dan menjanjikan akan memberi bantuan, Jumat (29/3/2018) gilirian Calon Gubernur (Cagub) Ganjar Pranowo yang menjenguk.

Ganjar menemui bocah ini yang tengah dirawat di Ruang Anak Gedung Rajawali RSUP dr Kariadi Semarang. Pria berambut putih itu tak menyangka mendapat sambutan antusias dari anak yang sekujur muka dan kepalanya menghitam itu.

Bersama isterinya, Siti Atikoh, Ganjar berbincang dengan orang tua Huda. Sementara orang-orang membicarakan penyakitnya yang langka, Huda hanya diam di atas pangkuan ibunya.

Dari pengakuan Ruslan, anaknya menderita penyakit tersebut sejak usia empat bulan. “Anak saya lahir normal. Tapi sejak umur 4 bulan, muncul luka di bagian pipinya. Hingga meluas seperti saat ini,” kata Ruslan.

Semula Ruslan mengira luka pipi itu biasa saja. Ternyata kian lama malah menjalar ke seluruh wajah dan leher anaknya. Merasa gatal luar biasa, Huda menggaruknya hingga mengakibatkan luka terus melebar. Akhirnya dokter memvonis Huda terkena kanker.

Ketika upaya pengobatan tak juga membuahkan hasil, mata Huda mulai memerah. Belakangan dokter mendiagnosis mata Huda terkena tumor. Dari mata kanan, kemudian menjalar ke mata kirinya.

Kini kondisi kedua mata Huda semakin parah. Bagian bola mata huda nampak memerah. Tidak heran bila Huda kerap menangis, karena menahan rasa sakit di bagian bola mata dan wajahnya yang gatal-gatal.

Ruslan bersyukur kini semakin banyak yang perhatian pada anaknya. Sebelumnya, meski biaya pengobatan sudah ditanggung BPJS, namun pekerja sales makanan ringan itu merasa keberatan dengan biaya hidup di rumah sakit dan ongkos transportasi.

Sementara isterinya, Patimah, tidak bekerja. Perempuan tuna wicara itu setiap saat hanya di rumah menjaga Huda.

Dari penuturan dokter, kondisi Huda masih terus dipantau. Senin pekan depan, dokter akan mengambil sampel kulit dan mata untuk diteliti detil penyakitnya.

“Mudah-mudahan Senin besok sudah bisa diketahui penyakitnya dan tindakan selanjutnya kita serahkan dokter,” kata Ganjar.

Baca : Derita Bocah 5 Tahun di Batang yang Wajahnya Dimakan Kanker dan Tumor

Kepada pihak RSUP dr Kariadi, Ganjar menyampaikan agar penanganan dilakukan seintensif mungkin. Ia meminta jika ada  biaya perawatan yang belum dicover BPJS agar dikomunikasikan kepadanya.

Ganjar juga menyampaikan untuk menanggung biaya hidup orang tua Huda selama menunggui di rumah sakit. “Iya kalau BPJS ada, yang mungkin kita coba bantu adalah harian bapak ibunya selama menunggui,” katanya.

Ketika Ganjar berpamitan, Huda kembali menyodorkan tangannnya meminta salaman. Bahkan sampai dua kali. Anak yang belum bisa bicara itu melambaikan tangannya ketika Ganjar berjalan menuju pintu keluar kamar perawatan.

Sebelumnya Ida Fauziyah, cawagub yang berpasangan dengan Sudirman Said juga menjanjikan akan membantu perawatan bocah malang tersebut. Ida menjanjikan akan membantu agar tindakan operasi dan penyembuhan Huda segera dilakukan.

“Nanti ada teman-teman dari Batang dan Semarang yang akan berkoordinasi membantu pengobatannya,” terangnya.

Editor : Ali Muntoha

Di Depan Ida, Nelayan Batang Wadul Karena Merasa Dianaktirikan

MuriaNewsCom, Batang – Sejumlah nelayan di Kabupaten Batang mengeluhkan sikap pemerintah, yang mereka anggap menganaktirikan keberadaan mereka. Salah satu kebijakan yang dianggap menyengsarakan nelayan adalah pelarangan kapal cantrang.

Keluhan ini dikatakan saat Calon Wakil Gubernur Jateng Ida Fauziyah mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Klidang Lor, Batang, Senin (26/3/2018).

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Batang, Teguh Parmudjo berharap agar pemimpin hanya berpura-pura tidak tahu, dan diam saja saat mereka dirugikan oleh sebuah kebijakan. “Jangan sampai nelayan ini dianaktirikan,” katanya.

Dia mencontohkan, saat ada aturan tentang cantrang, hampir selama 3 tahun nelayan tidak bisa konsentrasi mencari dan menjual ikan.  “Karena semua sibuk audiensi, hingga demo. Itu sangat menyita waktu para nelayan,” ujarnya.

Saat ini, lanjut dia, kondisi TPI sudah muncul bau amis. Namun menurutnya hal itu menjadi penanda, bahwa aktivitas nelayan bisa berjalan. Saat ada pelarangan cantrang, TPI tak ada aktivitas. ”Malah dijadikan tempat main futsal,” bebernya.

Sementara itu, saat berada di TPI, Ida juga menyambangi sejumlah industri pengolahan ikan, salah satunya milik pengusaha perempuan Hj Ismihi. Selain itu, Ida juga melihat industri galangan kapal milik H Nur Haji Slamet Urip.

Ida Fauziyah sepakat jika muncul sebuah aturan, juga harus ada solusi jika dinilai merugikan pihak tertentu. “Jadi saya ke sini juga salah satunya untuk mendengar aspirasi dari masyarakat,” tandasnya.

Editor : Ali Muntoha

Ida Fauziyah Terus Disambati Minimnya Ketersediaan Pupuk

MuriaNewsCom, Sragen – Calon wakil gubernur Jawa Tengah Ida Fauziyah terus mendapat keluhan dari petani terkait ketersediaan pupuk. Begitu juga ketika mengunjungi petani di Sragen, ia mendapat kelihan tentang sulitnya mendapat pupuk.

“Saya itu jadi petani sejak kecil, turun temurun. Tanpa adanya pupuk ya sulit untuk meningkatkan produksi. Saya paham akan hal ini,” ujar Sadimin, warga Masaran, Kabupaten Sragen saat bertemu Ida Fauziyah, Minggu (18/3/2018).

Mendapat keluhan itu, Ida menanyakan apakah melihat debat kandidat gubernur-wakil gubernur Jateng, Kamis (15/3/2018) malam lalu. Kata Ida, dalam debat itu, urusan pupuk saat ini tertata baik “Siapa bilang sae (baik)? Kalo debat, debat saya juga berani berdebat. Saya gak percaya pak gubernur,” kata Sadimin.

Sadimin pun menegaskan, saat ini semua petani kesulitan mendapatkan pupuk. “Kalau mau swasembada beras atau pangan, pupuk harus diperbanyak,” bebernya.

Baginya, kata Sadimin, harga pupuk cukup mahal tak masalah, asalkan ketersediaan terjaga. “Harga mahal pun kita beli, karena memang kita butuh agar tanaman kita produksi,” terangnya.

Dia mengakui, ada upaya baik dalam setiap peraturan yang ditetapkan pemerintah. Hanya saja soal pelaksanaan di bawah selalu nol. “Gak bener kalau di bawah itu pupuk aman. Semua petani nyatanya kesulitan,” tegasnya.

Baca juga : 

Sementara itu, Ida Fauziyah menyebut, program Kartu Tani kemungkinan niatnya baik. Namun seiring banyak keluhan soal sulitnya mendapat pupuk, dirinya bersama Sudirman Said bakal melakukan evaluasi. “Kita gagas adanya program petani mukti,” jelasnya.

Bagian dari petani mukti itu adalah bagaimana meyakinkan kepada masyarakat bahwa pupuk aman tersedia. “Mungkin soal subsidi terbatas. Tapi tentu bukan berarti dibiarkan saja, sehingga petani kesulitan,” tandasnya.

Editor : Ali Muntoha

Ida Sebut Jateng Butuh Pemimpin Berani Ambil Risiko

MuriaNewsCom, Semarang – Calon wakil gubernur Jawa Tengah Ida Fauziyah menegaskan, provinsi ini membutuhkan sosok pemimpin yang berani mengambil risiko. Pemimpin yang cenderung ambil posisi aman disebutnya tak akan mampu memberi perubahan apapun.

“Memang dibutuhkan pemimpin yang berani untuk membawa Jawa Tengah lebih baik,” katanya.

Pemimpin yang berani mengambil risiko, kata Ida, akan menumbuhkan optimisme masyarakat. Ida juga menyebut, pasangannya yakni Sudirman Said merupakan sosok pemberani dan berintegritas.

Salah satu bentuk keberaniannya yakni membongkar skandal ”papa minta saham” saat masih menjabat sebagai Menteri ESDM. “Dia berani bongkar “papa minta saham” saat masih menjadi menterii ESDM,” terangnya.

Ida menyebut ada 22 janji kerja yang disiapkan ketika mereka terpilih. Fokus utamanya yakni pengentasan kemiskinan dari angka 12 persen menjadi enam persen. Pembukaan 5 juta lapangan pekerjaan selama 5 tahun menjadi salah satu mewujudkan hal itu.

“Kita siapkan APBD yang pro perempuan selain pro pesantren, dan pro wong cilik. Wong cilik ini juga termasuk petani dan nelayan,” bebernya.

Sementara itu, Sekretaris DPW PKB Jawa Tengah Sukirman juga menegaskan, Ida Fauziyah merupakan sosok yang mumpuni. “Komitmen maupun kualitas beliau sudah teruji, baik di organisasi kemasyarakatan maupun parlemen,” tandasnya.

Editor : Ali Muntoha

DIrman-Ida Janji Ciptakan 5 Juta Lapangan Kerja di Jateng

MuriaNewsCom, Semarang – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jateng Sudirman Said-Ida Fauziyah menjanjikan akan membuka 5 juta lapangan pekerjaan jika terpilih pada Pilgub Jateng 2018.

Pembukaan lapangan pekerjaan ini masuk dalam 22 janji kerja yang beberapa waktu lalu telah dilaunching. Janji ini kembali digaungkan ketika Ida Fauziyah menghadiri launcing bakal calon anggota dewan dri PKS di Hotel Patrajasa, Semarang, Minggu (25/2/2018) kemarin.

Menurut Ida, 22 janji tersebut jika diperas, intinya ada pada pentingnya menurunkan angka kemiskinan hingga 6 persen. Dalam rumusannya, ia berkomitmen menciptakan lapangan kerja bagi 5 juta masyarakat Jawa tengah dalam waktu 5 tahun.

“Kesemuanya ini tentunya tidak dapat ia sampaikan ke masyarakat satu per satu. Namun melalui interaksi bakal caleg dan konstituen, dapat menyebarkan ini dengan massif,” katanya.

Pada launching dan ikrar BCAD (bakal calon anggota dewan) PKS Jawa tengah ini, dihadiri pula bacaleg PKS termuda, Aisyah Amalia (21 tahun) yang akan mengikuti pemilihan di dapil VIII Jateng (Kabupaten Cilacap dan Banyumas). Aisyah saat ini masih berstatus mahasiswi semester 8 pada jurusan Seni Rupa Universitas Negeri Semarang.

Ketua DPW PKS Jawa Tengah, Abdul Fikri Faqih, menjelaskan bahwa launching nama-nama bacaleg ini sangat penting dilakukan sejak dini, sebagai bentuk kesiapan PKS menyongsong Pemilu 2019.

“ini sebagai bentuk partai modern. Mengakomodir kaum muda, dan sejak dini, telah siap sejak dini. Sosialisasi bacaleg sejak dini ini agar masyarakat dapat berinteraksi dan menyampaikan kritik dan sarannya secara langsung,” katanya.

Sebelumnya, Sudirman Said juga menyebut dalam program kerja pengentasan kemiskinan itu pihaknya menjanjikan akan menumbuhkan 100 usaha baru di tiap kecamatan. Selain itu, cara yang akan dilakukan yakni menumbuhkan satu juta wirausahawan perempuan.

”Dengan cara-cara ini akan membuka 5 juta lapangan kerja baru. Banyak yang pesimis, tapi insya Allah kita bisa melakukan,” kata Sudirman, Sabtu (17/2/2018).

Ini dikatakan Sudirman Said saat memberikan orasi politik dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKS Kabupaten Semarang, di Ungaran.

Namun Sudirman Said tak memaparkan detil bagaimana merealisasikan janji tersebut. Termasuk bagaimana masalah permodalan dan pemasaran yang sering menjadi kendala UMKM yang baru tumbuh.

Masalah kemiskinan memang selalu menjadi isu yang sering diangkat dalam pilkada. Karena semakin hari jumlah pengangguran semakin banyak.

Editor : Ali Muntoha

Ida Fauziyah Janjikan Postur APBD Jateng Bakal Pro Perempuan

MuriaNewsCom, Semarang – Bakal calon wakil gubernur Jawa Tengah, Ida Fauziyah menjanjikan jika ia dan Sudirman Said terpilih, akan membentuk postur anggaran dan pendapatan belanja daerah (APBD) Jateng yang pro perempuan.

“Saya sudah berkomitmen dengan Pak Sudirman Said, bahwa APBD kita juga akan pro perempuan,” ujarnya.

Komitmen ini ditunjukkan dengan memotivasi ratusan santri perempuan di Ponpes Khozinatul Ulum, Blora, Jumat (2/2/2018). Ida bersama suaminya, Taufik Abdullah juga berziarah ke makam RA Kartini di Kabupaten Rembang.

Menurut Ida, perjuangan RA Kartini untuk mengangkat derajat kaum perempuan sudah diakui. Ketua Lembaga Ketahanan Keluarga (LKK) PBNU ini menegaskan, perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan.

“Kaum ibu punya pengaruh kuat untuk generasi penerus. Kaum ibu lah yang membimbing kita semua sejak dari tingkat keluarga,” terangnya.

Selama ini dirinya terus mengajak kaum perempuan menjadi sosok yang produktif. Perempuan, jelas dia, punya kesempatan untuk menjadi yang terbaik di segala lini.

” Apakah itu di Legislatif, pemerintahan, maupun bidang lain.Karena dengan menjadi sosok produktif, maka bisa sama-sama berperan dalam melanjutkan cita-cita kemerdekaan,” terangnya.

Ia menyebut, melakukan safari ke sejumlah kiai di Jateng untuk memohon doa dan restu dalam pencalonannya.

” Saya sowan ke kiai mohon doa restu. Ternyata dijawab sampeyan gak tak dongakke tok. Tapi juga tak ewangi. Para kiai katakan ada jalan terang. Semakin hari makin terang,” paparnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Jateng, KH M Yusuf Chudlori mengatakan, partainya tak main-main dalam menghadapi Pilgub tahun ini. Ia menyatakan, semua lini dari DPP hingga ke ranting di tingkat bawah bergerak untuk memenangkan Sudirman Said-Ida Fauziyah.

Gus Yusuf mengatakan, PKB menerjunkan kader terbaiknya, Ida Fauziyah. Selain kiprahnya di parpol, kiprah Ida juga sangat baik di Nahdlatul Ulama (NU). “Sementara pak Sudirman Said ini orang pintar, sekaligus bersih. Bersih dari kasus korupsi,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

PKB Merapat, Sudirman Said Diduetkan dengan Ida Fauziah

MuriaNewsCom, Semarang – PKB akhirnya memutuskan berkoalisi dengan Partai Gerindra, PKS dan PAN untuk mendukung Sudirman Said dalam Pilgub Jateng 2018. Sebagai syaratnya, PKB menyodorkan nama kadernya utnuk posisi bakal calon wakil gubernur.

Kader yang ditunjuk yakni Ketua Fraksi PKB DPR RI, Ida Fauziah. Penunjukan nama Ida ini kabarnya sudah diterima oleh parpol lain, dan Selasa (9/1/2018) siang ini rencananya akan dideklarasikan di Jakarta.

Ketua DPW PKS Jateng, Kamal Fauzi membenarkan tentang hal ini. Menurut dia, pihaknya sudah berkomunikasi dengan DPP PKS mengenai nama Ida yang diusulkan sebagai pendamping Sudirman Said.

“Benar (PKB bergabung), saya sudah komunikasi dengan Bapak Sohibul Iman (Presiden PKS, red.). PKB sudah menyodorkan kadernya yakni Ida Fauziah untuk menjadi wakilnya Pak Sudirman Said,” katanya.

Ia juga menyebut, penunjukkan Ida Fauziah sudah final dan disetujui seluruh parpol pengusung. Sebelum menentukan nama Ida, ada sejumlah nama yang diusulkan untuk menjadi cawagub Sudirman Said. Yakni Rustriningsih (mantan Wakil Gubernur Jateng, politikus Partai Golkar Arianti Dewi, dan Ida Fauziah.

Kamal menilai pasangan ini memiliki keunggulan dan cukup mampu untuk menandingi Ganjar Pranowo-Taj Yasin. Karena menurut dia, pasangan ini mempunyai komposisi yang komplit. Sudirman Said sebagai teknokrat handal, dan Ida sosok publik yang berpengalaman di bidang kemasyarakatan.

“Artinya kebijakan pak SS diharap bisa dikomunikasikan ke publik oleh wakilnya. Jadi ini sosok yang saling melengkapi. Insya Allah kami di PKS bisa menerima (Ida Fauziyah),” paparnya.

Ketua DPW PKB Jawa Tengah, KH Yusuf Chudlory (Gus Yusuf), saat dikonfirmasi wartawan meminta untuk menunggu pengumuman. Ia menyatakan, pengumuman tentang koalisi di Pilgub Jateng akan diumumkan siang ini.

”DPP PKB akan memberikan pengumuman jam 14.00 WIB, jadi nunggu nanti saja,” terangnya.

Ida Fauziah sendiri bukan warga Jawa Tengah. Ia lahir di Mojokerto 16 Juli 1969. Saat ini ia tercatat sebagai anggota DPR RI dan Ketua Fraksi PKB DPR RI.

Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) periode 2010-2015, pernah menjadi Ketua Komisi VIII DPR-RI (2012-2014).

Saat ini menjadi Anggota Komisi I DPR RI, Ketua Fraksi PKB DPR RI, dan sebelumnya ia juga ditunjuk oleh DPP PKB sebagai Ketua Tim Pemenangan Internal Pilkada Jatim 2018.

Editor : Ali Muntoha