Kejutan Kue Tart dari Polres Saat Kodim Jepara Rayakan HUT TNI

Personel Polres Jepara memberikan kado ulang tahun kepada Kodim. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Jepara – Peringati HUT ke 72 TNI, anggota Polres Jepara memberi kejutan kepada personel Kodim 0719/Jepara. Surprise yang diberikan adalah sebuah kue tart berikut sebuah karangan bunga.

“Hari ini kami mengucapkan selamat ulang tahun pada saudara kami TNI. Meskipun hadiahnya tidak begitu bernilai, namun hal ini melambangkan kekompakan TNI-Polri untuk menjaga stabilitas kamtibmas di Jepara khususnya, dan NKRI,” kata Kabag Ren Polres Jepara Kompol Sumiyati, Kamis (5/10/2017). 

Mewakili dari Makodim adalah Kapten (inf) Alex Efendi. Ia mengucapkan banyak terimakasih atas perhatian dan kado yang diberikan oleh Kepolisian Resort Jepara. 

Bagi TNI, Polisi merupakan mitra untuk mengharmoniskan langkah menjaga keutuhan negara dan bangsa.

Editor : Ali Muntoha

Begini Keakraban TNI-Polri di Pati pada HUT ke-72 TNI

Kasdim 0718/Pati Mayor Inf Moch Solikin dipanggul dua anggota polisi di Alun-alun Pati, Kamis (5/10/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kasdim 0718/Pati Mayor Inf Moch Solikin dipanggul dua anggota polisi seusai mengikuti upacara peringatan HUT TNI ke-72 bertajuk “Bersama Rakyat, TNI Kuat” di Alun-alun Pati, Kamis (5/10/2017).

Dua anggota polisi, Setyo dan Trasilo memanggul Mayor Inf Solikin dengan suasana penuh keakraban. Sementara pejabat Forkopimda seperti Bupati Pati Haryanto ikut mendampingi prosesi tersebut.

“Makna HUT TNI sebetulnya bentuk dari pertanggungjawaban TNI kepada rakyat atas pembangunan TNI yang sedang maupun sudah dilaksanakan selama ini,” ujar Mayor Inf Solikin.

Dalam konteks kedaerahan, anggota Kodim Pati akan menjadi lebih kuat dengan peran serta dari masyarakat Pati. Ke depan, Kodim Pati akan terus berupaya untuk memberikan sumbangsih kepada pemerintah dan masyarakat Pati melalui operasi militer maupun nonmiliter.

Operasi nonmiliter yang dimaksud, seperti pendampingan kepada petani, tugas kemanusiaan, penanggulangan bencana, pemberdayaan masyarakat, dan masih banyak lagi. Terbukti, operasi nonmiliter di bidang pertanian yang dilakukan telah melejitkan Pati sebagai daerah penyangga ketahanan pangan nasional.

Baca : Markas Kodim Pati Digeruduk Polisi Tengah Malam, Ini yang Kemudian Terjadi

Khusus untuk anggota Kodim Pati, dia mengajak agar setiap prajurit TNI bisa selalu hadir di tengah-tengah masyarakat Pati. Terlebih bila masyarakat Pati berada dalam kesulitan, sehingga harus cekatan membantu.

“Kami imbau supaya anggota TNI di Pati bisa menempatkan tugas di atas segalanya dan selalu hadir di tengah-tengah kesulitan rakyat. Semua harus didasari dengan semangat kebangsaan, memegang teguh disiplin keprajuritan Saptamarga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI,” imbau Mayor Inf Solikin.

Editor : Ali Muntoha

Markas Kodim Pati Digeruduk Polisi Tengah Malam, Ini yang Kemudian Terjadi

Danramil Juwana Kapten Inf Yahudi mewakili Dandim meniup lilin HUT TNI ke-72 di Makodim 0718/Pati, Kamis (5/10/2017) dini hari. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Markas Kodim 0718/Pati digeruduk puluhan anggota polisi dari Polres Pati pada Kamis (5/10/2017) pukul 00.00 WIB dini hari.

Tamu tak diundang dari kepolisian itu langsung memasuki Markas Kodim dan ingin bertemu dengan Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma.

Namun, Dandim ternyata tidak berada di Markas Kodim. Puluhan anggota kepolisian dari Polres Pati pun akhirnya ditemui anggota TNI AD yang tengah piket.

Adapun polisi yang menggeruduk Markas Kodim, di antaranya Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan, Wakapolres, Kabag Ops, Kabag Sumda, Kasat Intel, Kasat Reskrim, Kasat Sabhara, dan Kanit Laka.

“Waktu anggota polisi datang ke markas kami, Pak Dandim berada di kediaman. Sama sekali tidak ada pemberitahuan kalau Jajaran Polres Pati mau mendatangi markas kami tengah malam begini,” ujar Danramil Juwana Kapten Inf Yahudi yang menemui Jajaran Polres Pati.

Ternyata, Kapolres Pati beserta dengan perwiranya membawa kue ulang tahun untuk HUT ke-72 TNI. Mereka ingin memberikan kejutan kepada anggota TNI, sehingga tidak memberitahu sebelumnya.

“Atas nama Polres Pati, kami mengucapkan HUT ke-72 TNI. Mudah-mudahan TNI diberi kesuksesan dan makin dicintai rakyat. Kami yakin, TNI semakin kuat bersama rakyat,” ujar Kapolres Pati.

Sementara Kapten Inf Yahudi yang mewakili Dandim mengucapkan terima kasih kepada Polres Pati yang memberikan kejutan pada tengah malam. Dia berharap, kolaborasi TNI dan Polri akan memberikan kontribusi yang baik untuk negara.

Mereka lantas meniup lilin dan memotong kue. Dandim sendiri masih berada di kediaman, karena kedatangan Jajaran Polres Pati dilakukan dengan dadakan dan mengejutkan.

Editor : Ali Muntoha

Polisi Blora Persembahkan Nasi Tumpeng untuk TNI

Kasat Lantas AKP Febriani Aer mengatakan pemberian nasi tumpeng kepada Komandan Batalion 410 Alugoro Blora, Letkol M Heri Amrullah  yang diwakili Pasi Ops Kapten Herlianto. (Polres Blora)

Kasat Lantas AKP Febriani Aer mengatakan pemberian nasi tumpeng kepada Komandan Batalion 410 Alugoro Blora, Letkol M Heri Amrullah  yang diwakili Pasi Ops Kapten Herlianto. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Polres Blora memberikan nasi tumpeng sebagai bentuk sujud syukur atas Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-71 di Markas Batalion 410 Alugoro Blora.

Perayaan nasi tumpeng antara dua institusi yang dahulunya tergabung dalam Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) itu menunjukkan bahwa hubungan keduanya tetap baik.

‎Kapolres Blora AKBP Surisman melalui Kasat Lantas AKP Febriani Aer mengatakan pemberian nasi tumpeng kepada Komandan Batalion 410 Alugoro Blora, Letkol M Heri Amrullah  yang diwakili Pasi Ops Kapten Herlianto, sebagai bentuk persahabatan antaran Polisi dan TNI.

“‎Pada kesempatan pagi hari ini, tanggal 5 Oktober, perwira staf dan seluruh anggota Polres Blora mengucapkan Dirgahayu TNI yang ke-71, semoga selalu sukses dan selalu dicintai masyarakat,” ujar Febriani di Rupatama Batalion 410 Alugoro Blora.

Menurut‎ Febriani, penyerahan tumpeng yang diserahkan kepada Komandan Batalion 410 Alugoro Blora sebagai bentuk empati polisi terhadap pengabdian TNI yang diberikan untuk NKRI dan masyarakat.

“Ini juga sebagai bentuk sinergitas dan kebersamaan yang selama ini sudah terbangun dengan baik, untuk itu kita wujudkan dalam seremonial berupa penyerahan dan pemotongan tumpeng,” lanjutnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan garda bhayangkari negara ini yang paling terakhir adalah TNI dan Polri, sehingga harapannya‎ TNI dan Polri tidak boleh dipecah belah.

Usai menyerahkan tumpeng, jajaran TNI dan Polri yang mengikuti acara tersebut dengan kompak berteriak salam komando “Dirgahayu TNI Ke-71, Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional, Siap Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian”.

‎Setelah mengikuti acara tersebut itu anggota Polisi dan TNI kemudian saling berfoto bersama dan saling berinteraksi dengan akrab.

Editor : Akrom Hazami