Pengusaha Muda di Jepara Didorong Minta Ampunan Pajak

pajak

Hakim Pengadilan Pajak Jakarta Kementerian Keuangan RI Djangkung Sudjarwadi di Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Jepara menggelar halalbihalal atau Syawalan dan sosialisasi pengampunan pajak.

Pada momen penuh ampunan ini, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jepara berharap agar pengusaha di Jepara juga minta ampunan pajak.

“Momentum halalbihalal ini juga semestinya menjadi momentum pengampunan pajak. Suasana bulan yang penuh ampunan ini harus dimanfaatkan dengan memanfaatkan tax amnesty (Pengampunan pajak-red),” ujar Ketua KADIN Jepara Abdul Kohar dihadapan puluhan pengusaha, di Pendapa Kabupaten Jepara, Kamis (4/8/2016).

Menurutnya, melalui program tax amnesty tersebut maka dosa-dosa yang telah lalu, yakni dosa tidak tertib dan taat pada pajak dapat diampuni. Selain itu, juga ada jaminan tidak akan diproses secara hukum dosa-dosa yang telah lalu.

Hal senada juga disampaikan narasumber sosialisasi tax amnesty, Hakim Pengadilan Pajak Jakarta Kementerian Keuangan RI Djangkung Sudjarwadi. Menurutnya, kebijakan pengampunan pajak dikeluarkan pada momen yang bertepatan dengan bulan penuh ampunan, yakni bulan Ramadan dan Syawal. Untuk itu, program pengampunan pajak ini juga harus dimanfaatkan.

“Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan tax amnesty, yakni pengampunan pajak bagi wajib pajak melalui pengungkapan dan pembayaran sejumlah uang tebusan dengan angka tertentu yang jauh lebih sedikit. Ada banyak keuntungan bagi wajib pajak yang selama ini tidak patuh dan taat terhadap pajak, ketika memanfaatkan program pengampunan pajak ini,” ujar mantan Direktur Penagihan pada Ditjen Pajak itu.

Lebih lanjut ia mengatakan, sesuai Pasal 11 UU No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak. Wajib pajak juga akan dibebaskan dari segala jeratan sanksi administrasi dan sanksi pidana untuk kewajiban perpajakan sebelum tanggal 31 Desember 2015 atau dengan kata lain data yang terlapor tak akan bisa dijadikan dasar penyelidikan, penyidikan, dan/atau penuntutan pidana terhadap wajib pajak.

“Tax amnesty ini sebelumnya juga telah dilakukan oleh sejumlah Negara di dunia. Seperti di Afrika Selatan, dan beberapa Negara di ASEAN. Jadi tidak perlu kaget dan merasa aneh dengan kebijakan ini,” katanya.

Ia menambahkan, antusiasme masyarakat cukup tinggi merespons adanya kebijakan tax amnesty. Ia mencontohkan, pertemuan di Jakarta Expo baru-baru ini, undangan sekitar 10 ribu pengusaha, tetapi yang datang mencapai tiga kali lipat, sekitar 30 ribu pengusaha. Setelah acara formal selesai, banyak juga pengusaha yang ingin berkonsultasi mengenai tax amnesty.

“Itu menunjukkan bahwa sambutan dari masyarakat sangat baik. Untuk itu harapannya antusiasme itu juga menular di Kabupaten Jepara,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

 

 

HIPMI Berbagi Tips Berwirausaha dengan Komunitas Mata Air Jepara

Anggota Komunitas Mata Air  foto bersama dengan Sekretaris HIPMI Jepara. (Istimewa)

Anggota Komunitas Mata Air foto bersama dengan Sekretaris HIPMI Jepara. (Istimewa)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jepara baru-baru ini memberikan pemahaman dan tips berwirausaha kepada anggota Mata Air Jepara. Kegiatan yang berlansung di Cafe De Javatersebut, diikuti pengurus dan perwakilan anggota Mata Air dari angkatan pertama 2011 hingga 2015.

Menjadi nara sumber dalam kegiatan tersebut adalah Abdul Kholik, Sekretaris HIPMI Jepara. Di hadapan anggota Mata Air, dirinya menyampaikan jika mau jadi pengusaha harus kreatif.
“Kreatif itu sangat perlu, karena itu salah satu modal untuk berwirausaha. Jangan berpikiran saklek. Artinya begini, misalkan saja kalian saat ini sedang kuliah di Prodi Pendidikan, belum tentu nantinya kalian akan jadi guru. Jadi, mulai saat ini galilah kreativitas kalian,” ujarnya.

Kemudian katanya, restu dari orang tua juga sangat menentukan keberhasilan setiap usaha yang dibangun. “Sebelum membuka usaha, kita harus meminta restu kepada orang tua, dan fokus kepada pekerjaan yang ada saat ini,” ujar pemiliki Cafe De Java ini.

Selain itu, untuk memperluas usaha, menurutnya, juga diperlukan membangun sebuah jaringan. “Memperluas pertemanan itu sangat penting untuk menguatkan usaha kita. Yang tidak kalah penting adalah bersedekah,” tambahnya.

Adib Khoiruzzaman, Pembina Mata Air Kabupaten Jepara menuturkan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pembinaan Mata Air kepada alumninya agar memiliki soft skill yang mumpuni.

“Kita tidak hanya mengantarkan mereka ke perguruan tinggi negeri favorit saja, namun juga membekali mereka untuk dapat menjadi manusia mandiri yang membawa manfaat untuk masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

HIPMI Siap Munculkan Kader untuk Bertarung di Pilkada Jepara 2017

Ketua HIPMI Jepara Samsul Anwar saat berada di Kantor KPU Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Ketua HIPMI Jepara Samsul Anwar saat berada di Kantor KPU Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Sejumlah pengusaha di Kabupaten Jepara yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jepara mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara, Senin (15/2/2016).

Kehadiran mereka dalam rangka mencari informasi terkait tata cara pencalonan bupati dan wakil bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jepara 2017 mendatang.

Ketua HIPMI Jepara Samsul Anwar dan Ketua Kadin Jepara Abdul Kohar memimpin langsung rombongan pengusaha ke kantor KPU Jepara. Di hadapan Komisioner KPU, mereka menyatakan ingin ikut berperan dalam memeriahkan Pilkada Jepara 2017 nanti.

Meski masih malu-malu, mereka menyatakan siap mendukung bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Jepara pada pilkada nanti. “Kami ingin turut memberikan kontribusi pada Pilkada 2017,” kata Samsul.

Tak hanya sebatas bersedia memberikan dukungan. Jika nantinya belum muncul calon-calon alternatif, pihaknya juga menyatakan siap untuk mencalonkan diri. Pihaknya menginginkan agar pemuda di Jepara tidak hanya menjadi penonton saja dalam gelaran pilkada lima tahunan tersebut.

Sementara itu, Ketua KPU Jepara Haidar Fitri mengatakan, pihaknya mengapresiasi para pemuda Jepara yang ingin berperan aktif dalam mensukseskan Pilkada 2017 nanti. Kedatangan mereka merupakan kedatangan kelompok pemuda pertama yang datang dan berniat untuk mencalonkan diri pada Pilkada Jepara 2017.

“Diharapkan, semangat pemuda ini mampu memberikan kontribusi maksimal dalam mensukseskan Pilkada Jepara 2017,” katanya.

Editor : Kholistiono