Bupati Pati: Hari Kesaktian Pancasila jadi Momentum Guyub Rukun

Pasukan TNI membawa tongkat Garuda Pancasila dalam event kirab Hari Kesaktian Pancasila di Alun-alun Pati, Sabtu (01/10/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Pasukan TNI membawa tongkat Garuda Pancasila dalam event kirab Hari Kesaktian Pancasila di Alun-alun Pati, Sabtu (01/10/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi warga Pati untuk membangun semangat guyub rukun. Hal itu disampaikan Bupati Pati Haryanto dalam Upacara Kebangsaan di Alun-alun Pati, Sabtu (01/10/2016) sore.

“Sebagai kepala daerah, saya bangga dengan semangat persatuan dan kesatuan warga Pati dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan menggelar kirab bendera merah putih. Ini adalah momentum untuk bersatu dan guyub rukun untuk bersama-sama membangun Pati menjadi lebih baik,” kata Haryanto.

Dia mengatakan, warga Pati sebentar lagi akan mengikuti pesta demokrasi pilkada pada 15 Februari 2017. Dengan adanya pilkada, Haryanto berharap warga Pati bisa tetap bersatu dalam guyub rukun, kendati berbeda pandangan.

“Bentar lagi, kita akan menghadapi pilkada. Jangan terpecah-pecah hanya karena perbedaan pandangan. Meski beda pandangan dalam pilkada, tetapi tetap bersatu dalam guyub rukun sebagai warga Pati. Hanya dengan semangat kebersamaan, pembangunan Pati bisa berjalan baik,” imbuh Haryanto.

Ketua Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) Pati, Endah Sri Wahyuningsih menuturkan, event seremonial sangat diperlukan untuk kembali membangkitkan semangat kebangsaan, nasionalisme, dan cinta Pancasila. Generasi penerus bangsa, seperti siswa diharapkan bisa mengenal, menyelami, dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila.

“Sebagai Anggota DPRD Pati, kami juga mengimbau kepada sekolah dan lembaga pendidikan yang ada di Pati tidak hanya menekankan pada aspek mental dan moralitas, tetapi juga menanamkan semangat nasionalisme dan bangga menjadi manusia Indonesia. Bekal tersebut yang nantinya bisa membawa perubahan pada negara,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Ribuan Warga Pati Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang Seratus Meter

Bendera merah putih sepanjang seratus meter sampai di kawasan Alun-alun Pati, setelah dikirab untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Sabtu (01/10/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Bendera merah putih sepanjang seratus meter sampai di kawasan Alun-alun Pati, setelah dikirab untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Sabtu (01/10/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Ribuan warga Pati dari berbagai elemen masyarakat, organisasi, dan siswa mengirab bendera merah putih sepanjang seratus meter dengan lebar tiga meter. Bendera itu dikirab dari Stadion Joyokusumo hingga Alun-alun Pati, Sabtu (01/10/2016).

Kirab merah putih tersebut dikawal puluhan pengendara mobil Jeep ala TNI, pasukan TNI yang membawa Garuda Pancasila dan bendera merah putih, kemudian disusul puluhan komando barisan kirab kebangsaan dari berbagai ormas dan sekolah di Pati. Tak hanya itu, sejumlah marching band turut memeriahkan suasana.

Satu ornamen Garuda Pancasila berukuran raksasa berada di barisan depan saat arak-arakan berlangsung. Setelah sampai di kawasan alun-alun, ratusan pelajar SMP memadati jalanan untuk menyambut peserta yang mengirap bendara merah putih sepanjang seratus meter.

Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma mengatakan, event seremonial tersebut untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Aksi seremonial dinilai perlu dilakukan untuk mengingatkan kembali pentignya Pancasila sebagai falsafah bangsa.

“Generasi muda saat ini saat banyak digerus dengan arus globalisasi yang begitu derasnya. Karena itu, kirab merah putih dan Garuda Pancasila menjadi momentum berharga untuk membangkitkan kembali semangat nasionalisme dan kebangsaan dalam bingkai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” imbuh Andri.

Sementara itu, Lintang Arum, siswi kelas 10 SMKN 2 Pati yang ikut kegiatan tersebut mengaku senang bisa menyemarakkan Hari Kesaktian Pancasila. Menurutnya, Pancasila yang dirumuskan para founding fathers bangsa harus diresapi dan diamalkan untuk mewjudkan cita-cita Indonesia sebagai bangsa besar.

Editor : Kholistiono