Hadapi Ramadan, Petani Pati Harapkan Harga Bawang Merah Stabil

bawang 2

Sejumlah petani Desa Bangsalrejo tengah menanam bawang merah. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Sejumlah petani di Desa Bangsalrejo, Kecamatan Wedarijaksa berharap agar harga bawang merah bisa stabil, menjelang Ramadan yang kurang beberapa hari lagi. Pasalnya, saat ini harga bawang merah anjlok di angka Rp 22 ribu per kilogram.

“Hari ini, kami mulai menanam lagi setelah panen dengan harga yang tidak memuaskan. Kami tidak putus asa, kami berharap harga bawang merah kembali stabil jelang Ramadan sampai Lebaran nanti,” ujar Marsudi, petani bawang merah asal Desa Bangsalrejo, Rabu (18/5/2016).

Ia mengatakan, hasil panen yang bagus saat harga melambung sangat jarang terjadi. Rata-rata, kata dia, momentum panen biasanya disertai dengan harga yang turun drastis.

Kendati begitu, Marsudi tidak terlalu mempersoalkan anjloknya harga bawang merah di tengah panen raya, selama pupuk tidak langka dan harga pupuk tidak melambung tinggi. “Harga bawang merah anjlok saat panen raya bukan jadi persoalan bila harga pupuk tidak tinggi dan ketersediannya tidak langka,” ungkapnya.

Karena itu, ia berharap agar pemerintah bisa membuat kebijakan atau terobosan agar harga bawang merah tetap stabil. Kalau tidak begitu, rakyat yang menjadi petani bawang merah dipastikan selalu merugi.

Editor : Akrom Hazami