Gerebeg Gudang Miras, Satpol PP Jepara Sita Ribuan Botol Minuman Berbagai Merek

MuriaNewsCom, Jepara – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jepara menyita ribuan botol minuman beralkohol dari sebuah gudang, di terminal lama, Kelurahan Jobokuto RT 1 RW 4, Selasa (13/3/2018). Kini kasus tersebut masih dalam penyidikan, sebab saat penyitaan pemilik gudang tidak berada di tempat.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Jepara Anwar Sadat mengatakan, penyitaan miras dilakukan karena mendengar adanya laporan masyarakat.

“Saat itu kami sedang melakukan patroli terkait penilaian Adipura. Saat itu kami dapat laporan dari masyarakat di pojokan belakang terminal lama (ada gudang penyimpan miras). Setelah berpatroli, kami lantas menyelidiki gudang tersebut, ternyata benar di sana tersimpan ribuan botol miras,” kata dia.

Menurut dia, saat digrebeg gudang tersebut dalam kondisi lengang. Namun demikian, beberapa waktu lalu pihaknya pernah menyita 1.157 botol miras di gudang yang ada di sebelah gudang yang kini digerebeg.

“Ternyata gudang ini (yang digerebeg tahun 2018) dijadikan tempat penyimpanan miras juga. Oleh karena itu kami bawa barang bukti miras, kami amankan di kantor Satpol PP. Untuk tersangkanya diduga kuat berinisial DW,” ujar Sadat.

Ia menerangkan pada penyitaan kali ini pihaknya mengamankan 1.317 miras berbagai merek. Mulai dari Proost hingga Anker Bir.

Istono Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Jepara mengatakan, pihaknya akan menelusuri pemilik miras tersebut. Menurutnya, yang bersangkutan diduga pemain lawas yang telah lama menjadi distributor minuman beralkohol.

“Ia (pelaku) diduga pemain lawas yang menjadi rujukan bagi toko-toko kecil,” urai dia.

Menurutnya, tersangka akan dikenai tindak pidana ringan, karena diduga sudah berulang kali melakukan tindakan tersebut.

Editor: Supriyadi

Gudang Los Tembakau Milik PTPN di Klaten Terbakar

Gudang los tembakau yang terbakar di Klaten. (Facebook)

MuriaNewsCom, Klaten – Kebakaran meluluhlantakkan gudang los tembakau milik PTPN X Kebun Kebonarum yang berada di Dukuh Gadungan, Desa Gadungan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Rabu (23/8/17).

Dikutip dari situs resmi polisi, Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu namun sebanyak 3,5 kuintal tembakau ludes terbakar dan kerugian material ditaksir mencapai Rp 15 juta.

Petugas jaga malam los tembakau, Tugimin (55) menuturkan, sebelum kejadian tersebut salah satu petugas Sukoco sekitar pukul 22.30 wIB sempat melakukan open tembakau dan kemudian berpamitan pulang.  “Pada saat saya datang ke lokasi sekitar pukul 00.50 wIB dari jarak 50 meter, saya melihat kebakaran sudah melalap bangunan tembok dengan atap yang terbuat dari galvalum” jelasnya.

Melihat kejadian tersebut, Tugimin langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Wedi untuk meminta bantuan. Sekitar pukul 00.50 WIb, api berhasil dijinakkan oleh petugas pemadam kebakaran beserta kepolisian dan dibantu oleh warga sekitar.

Kapolsek Wedi AKP Sunarso menuturkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran los tembakau tersebut. “Penyebab kebakaran dalam penyelidikan,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Gudang Ludes Terbakar, Pemilik Tekor Ratusan Juta

f-kebakaran (2) (e)

Satu unit rumah yang difungsikan sebagai gudang milik Hadi Suwito (60), pengusaha properti pernikahan ludes terbakar pada Selasa (23/6/2015) sekitar pukul 09.30 WIB. Akibat musibah ini, pemilik gudang tekor hingga ratusan juta. (MURIANEWS/AHMADFERI)

REMBANG – Gara-gara perlengkapan pernikahan dan sejumlah barang berharga yang tersimpan di gudang ludes terbakar, sang pemilik gudang harus mengalami kerugian besar. Pemilik gudang, Hadi Suwito (60), warga RT 04 RW 01 Gang Kualian, Desa Waru, Kecamatan Kota Rembang dilaporkan mengalami kerugian alias tekor hingga ratusan juta. Lanjutkan membaca

Gudang Milik Pengusaha Properti Pernikahan Ludes Terbakar

f-kebakaran (e)

Satu unit rumah yang difungsikan sebagai gudang milik Hadi Suwito (60), pengusaha properti pernikahan ludes terbakar pada Selasa (23/6/2015) sekitar pukul 09.30 WIB. (MURIANEWS/AHMADFERI)

REMBANG – Diduga gara-gara terjadi korsleting listrik, satu unit rumah yang difungsikan sebagai gudang milik salah seorang pengusaha properti pernikahan dilaporkan ludes terbakar pada Selasa (23/6/2015) sekitar pukul 09.30 WIB. Lanjutkan membaca