Sadis, Bocah 4 Tahun di Grobogan Digorok Ibu Kandungnya

 

sadis

Sejumlah tetangga berdatangan ke rumah korban anak balita yang digorok ibunya sendiri, di Kecamatan Wirosari, Grobogan, Minggu (4/12/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Peristiwa pembunuhan terjadi di Kecamatan Wirosari, Grobogan, Minggu (4/12/2016) sekitar pukul 08.00 WIB. Korbannya seorang bocah bernama Muhammad Azka, yang baru berumur 4 tahun. Ironisnya, pelaku pembunuhan diduga dilakukan Um (31) yang notabene adalah ibu kandungnya sendiri.

Informasi yang didapat di lapangan menyebutkan, peristiwa tragis itu diketahui sekitar pukul 08.00 WIB. Di mana, pada waktu itu, beberapa tetangga berdatangan ke rumah korban, karena mendengar ada suara ramai. Ketika dilihat di dalam rumah, ternyata tubuh bocah itu sudah berlumuran darah di dekat kamar mandi.

Sebelum kejadian kondisi rumah dalam keadaan sepi, karena Sukimin (ayah korban) dan istrinya Umi pergi ke sawah. Demikian pula dengan dua anaknya FA (8) dan korban yang juga ikut ke sawah bersama kedua orang tuanya.

Namun, tidak lama kemudian, Umi dan korban pulang duluan. Ceritanya, pelaku pulang karena mau memandikan Azka.

“Saat itu, saya juga di sawah bersama para tetangga. Saya lihat ibunya sempat ikut ke sawah lalu pulang. Ketika sampai rumah ternyata suasana sudah ramai. Lebih kaget lagi ternyata ada kejadian itu,” kata Yuli Supriyanto (36) tentangga dekat korban.

Peristiwa memilukan itu tak pelak membuat tetangga sekitar kaget sekaligus berduka. Mereka tidak menyangka jika terjadi peristiwa tersebut di desanya. Ada dugaan, pelaku nekat melakukan tindakan itu lantaran pernah mengalami gangguan jiwa.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Adi Eko Pramono mengatakan, ibu korban sudah diamankan berikut barang bukti pisau dapur yang digunakan untuk membunuh. Demikian juga dengan Sukimin yang diamankan untuk dimintai keterangan.

“Soal ada indikasi jika pelaku mengalami gangguang jiwa masih kita dalami. Untuk sementara belum bisa memberikan keterangan lebih jauh. Soalnya, masih banyak saksi yang harus kita dengar keterangannya. Yang pasti, pelaku dan barang bukti sudah kita amankan,” katanya.

Hingga sore ini, jenazah korban masih diautopsi di rumah sakit, untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Editor : Ali Muntoha