Ratusan Pegulat Muda dari 21 Provinsi Berebut Juara dalam Ajang Popnas di Grobogan

Para pegulat menunjukkan kemampuannya dalam Popnas di GOR Simpanglima Purwodadi, Jumat (15/9/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Jumlah peserta yang ambil bagian dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) cabang olahraga gulat ke XIV ternyata cukup banyak. Sedikitnya, pegulat yang berebut juara ada 250 orang.

Kontingen gulat berasal dari 21 provinsi. Yakni, Jateng, Jatim, Jabar, DIY, Banten, DKI, Sumsel, Riau, Sumut, Sumbar, Kepulauan Riau, Babel, Lampung, Jambi dan Bengkulu. Kemudian, Popnas juga diramaikan peserta dari kawasan Indonesia Timur. Yakni, Kaltim, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, dan Papua.

Popnas Gulat terbagi dalam beberapa kelas putra maupun putri. Seluruh pertandingan Popnas digelar di GOR Simpanglima Purwodadi hingga 21 September mendatang.

Pembukaan Popnas Gulat ke XIV secara resmi ditandai dengan pemukulan gong yang dilakukan Bupati Grobogan Sri Sumarni, Jumat (15/9/2017). Ikut mendampingi bupati, Kajari Edi Handojo, Kapolres AKPB Satria Rizkiano, Dandim Letkol Jan Piter Gurning, dan Sekda Moh Sumarsono. Tampak pula, Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Tengah Andreas Budi Wiraharja, Kabid Organisasi PP PGSI Wilbertur Sihotang dan Ketua KONI Grobogan Fatchur Rachman.

Sekda Grobogan Moh Sumarsono menyatakan, pelaksanaan Popnas lebih dititik beratkan untuk melakukan evaluasi sejauh mana perkembangan cabor gulat di berbagai daerah. Selain itu, melalui Popnas akan terlihat bibit-bibit potensial yang nantinya akan diproyeksikan sebagai atlit andalan dimasa mendatang.

”Ajang Popnas juga dijadikan seleksi untuk even gulat pelajar tingkat internasional. Melalui ajang Popnas juga bisa jadi salah satu sarana untuk memupuk persatuan dengan peserta atau kontingen yang datang dari berbagai daerah,” kata Sumarsono yang juga menjabat sebagai Ketua PGSI Grobogan itu.

Usai acara pembukaan, langsung dilanjutkan dengan pertandingan di sejumlah kelas. Bupati Sri Sumarni dan para pejabat lainnya, terlihat masih menyempatkan waktu untuk menonton beberapa partai pertandingan.

”Pertandingan gulat ternyata cukup seru dan menegangkan. Saya berharap, para peserta dan dewan juri selalu menjunjung tinggi sportivitas selama pelaksanaan Popnas,” pesannya.

Editor: Supriyadi

Tari Jaranan Meriahkan Pembukaan Popnas Gulat di GOR Simpanglima Purwodadi

Pentas kesenian tradisional Tari Jaranan menjadi pembuka Popnas Gulat di GOR Simpanglima Purwodadi, Jumat (15/9/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Pentas kesenian tradisional Tari Jaranan jadi acara pertama yang ditampilkan dalam rangkaian pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) cabang olahraga gulat di GOR Simpanglima Purwodadi, Jumat (15/9/2017).

Penampilan 10 penari wanita yang menunggang jaran atau kuda dari anyaman bambu (kepang) cukup menyita perhatian peserta Popnas. Sejumlah peserta terlihat mengabadikan momen itu lewat kamera ponselnya.

”Wah, tarian naik kuda bambu ini bagus banget. Kayaknya, ini tarian asli dari Kabupaten Grobogan,” celetuk salah seorang kontingen Popnas dari Kalimantan Selatan yang duduk di tribun timur.

Pembukaan Popnas Gulat ke XIV secara resmi ditandai dengan pemukulan gong yang dilakukan Bupati Grobogan Sri Sumarni. Ikut mendampingi bupati, Kajari Edi Handojo, Kapolres AKPB Satria Rizkiano, Dandim Letkol Jan Piter Gurning, dan Sekda Moh Sumarsono.

Tampak pula, Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Tengah Andreas Budi Wiraharja dan Kabid Organisasi PP PGSI Wilbertur Sihotang.

Dalam kesempatan itu Sri Sumarni menyatakan, pihaknya merasa bangga karena dipercaya jadi tuan rumah Popnas gulat. Menurutnya, dengan adanya even ini secara tidak langsung akan bisa menarik animo masyarakat untuk menekuni olahraga gulat.

”Hadirnya banyak orang dari berbagai daerah secara tidak langsung menjadi sarana promosi potensi daerah. Untuk itu, semua pihak yang terlihat saya minta bertindak professional supaya pelaksanaan Popnas bisa sukes. Bila memang diperlukan, ajak kontingen gulat dari berbagai daerah untuk jalan-jalan melihat potensi di sini,” pesannya.

Editor: Supriyadi

Resmi Dikukuhkan, MACI Purwodadi Diminta Bersinergi dengan Program Pemerintah

Kabag Ops Polres Grobogan Kompol Parno melakukan penyematan rompi saat menghadiri acara pengukuhan pengurus MACI Purwodadi di GOR Simpanglima, Sabtu (11/3/2017) malam. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Para anggota Motor Antique Club Indonesia (MACI) diminta untuk ikut mendukung program pemerintah. Hal itu disampaikan Dandim 0717 Purwodadi Letkol Jan Piter Gurning saat menghadiri acara pengukuhan pengurus MACI Purwodadi di GOR Simpanglima, Sabtu (11/3/2017) malam.

“Saya minta anggota MACI tidak hanya berkutat dengan masalah otomotif saja. Tetapi bisa bersinergi dengan program pemerintah. Misalnya, dalam bidang sosial kemasyarakatan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Jan Piter sempat menyatakan kalau dirinya sedikit malu ketika diminta hadir dalam acara pengukuhan pengurus MACI Purwodadi. Sebab, ia tidak memiliki motor kuno sehingga kehadirannya terasa kurang lengkap.

“Sebenarnya, saya punya motor kuno jenis CB di kampung tetapi kondisinya sudah tidak bisa hidup. Nanti akan coba saya hidupkan dan dibawa kesini biar kalau kumpul dengan rekan-rekan MACI bisa lebih enak,” kata Jan Piter yang disambut tepuk tangan meriah.

Selain dandim, hadir pula Kabag Ops Polres Grobogan Kompol Parno dalam acara itu. Parno berpesan agar anggota MACI juga bisa berkontribusi dalam menciptakan kamtibmas serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

Pengukuhan pengurus MACI Purwodadi dilakukan Bendahara II MACI Pusat Prabandono Budi S atau lebih akrab disapa Dandung. Pengukuhan ditandai dengan pembacaan surat keputusan atas terbentuknya pengurus MACI Purwodadi.

“Dengan ini, kami lakukan pengukuhan secara resmi kepengurusan MACI Purwodadi. Ini adalah cabang MACI yang ke-65,” katanya.

Acara pengukuhan tersebut juga dihadiri ratusan anggota MACI dari berbagai kota di Jawa Tengah hadir. Selain itu, ada pula anggota MACI dari luar Jateng yang sudah berdatangan di Purwodadi. Antara lain dari Lampung, Surabaya, Jakarta, Jogja dan Bandung.

Dandim 0717 Purwodadi Letkol Jan Piter Gurning melakukan pemotongan tumpeng saat menghadiri acara pengukuhan pengurus MACI Purwodadi di GOR Simpanglima, Sabtu (11/3/2017) malam.

Editor: Supriyadi