Masyarakat Kudus Patungan untuk Biayai Tes Urine Dewan

urine

Warga memberikan uang koin saat aksi penggalangan dana untuk tes urine anggota DPRD. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Masyarakat Kudus yang menginginkan adanya tes urine bagi seluruh anggota dewan, melakukan aksi penggalangan dana di alun-alun setempat, Rabu (27/7/2016) sore.

Sejumlah warga melakukan aksi tersebut guna memberantas keberadaan narkotika di Kudus, termasuk kalangan dewan. Penggalangan dana, rencananya akan dilakukan hingga lima hari ke depan.

“Waktu tersebut, dianggap cukup untuk mengumpulkan hasil yang nantinya digunakan untuk tes urine. Kalau sebelum lima hari sudah cukup, maka aksi kami selesai,” katanya yang menamai dengan Konsorsium Masyrakat Kudus Peduli Pemberantasan Narkoba.

Menurutnya, jika sudah terkumpul, maka sumbangan dari masyrakat bakal diberikan kepada ketua dewan. Hal itu untuk kemudian dilakukan tes urine, sesuai dengan keinginan masyarakat.

Rencananya, aksi lanjutan bakal dilakukan besok pagi. Berbeda dengan hari ini, aksi besok pagi adalah aksi unjuk rasa, yang dilakukan di halaman Pendapa Kudus.

Aksi yang digalang murni dari masyarakat. Hasilnya untuk membiayai tes urine anggota DPRD Kudus.

Dengan bantuan masyarakat, diharapkan seluruh anggota dewan dapat melakukan tes urine tanpa terkecuali. Sebab pemberitaan yang diketahui, untuk melakukan tes urine membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Untuk itulah aksi peduli ini dilakukan.

Mereka berharap Kudus tidak ada lagi kasus narkotika. Dan segala bentuk narkotika, dapat dilakukan pemberantasan karena itu mencoreng nama baik Kudus sebagai Kota Religius.

Berdasarkan pantauan, beberapa pengguna jalan datang membawa koin untuk ditaruh dalam kardus. Lokasi yang strategis, yakni depan air mancur serta dilengkapi dengan banner, mengajak warga lain untuk bergabung.

Editor : Akrom Hazami

 

 

PDI Perjuangan Preteli Jabatan Agus Imakudin

 

Politisi PDIP Agus Imakudin. (Facebook)

Politisi PDIP Agus Imakudin. (Facebook)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Penangkapan Ketua Komisi C DPRD Kudus Agus Imakudin, oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng, karena penyalahgunaan narkoba membuat partai pengusungnya, PDI Perjuangan berang.

Partai berlambang banteng moncong putih itu, akan segera mempreteli seluruh jabatan yang melekat pada Agus Imakudin

Tak hanya bakal dicopot dari jabatannya sebagai ketua komisi, Udin juga bakal dicopot dari keanggotaan dewan dan struktur partai. Hal ini ditegaskan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Bambang Wuryanto, kepada MuriaNewsCom, Rabu (27/7/2016).

“Peraturan di partai kami jelas. Siapapun, baik anggota maupun pimpinan, jika terlibat urusan narkoba akan dilepas keanggotaanya. Tak ada kata meskipun atau apa,” katanya.

Meskipun yang dimaksud Bambang merujuk keputusan BNN Provinsi Jateng, yang menganggap Agus Imakudin sebagai pengguna, dan akan dilakukan rehabilitasi. Menurut dia, partainya tak menoleransi anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan barang haram tersebut.

Ia menyebut, dengan dilepas keanggotaanya sebagai anggota partai, maka Agus Imakudin tak berhak lagi menyandang status sebagai anggota dewan. Dalam waktu dekat PDI Perjuangan akan memroses pemberhentian Agus Imakudin tersebut.

“Kata halusnya dilepas keanggotannya. Jadi bukan anggota partai lagi. Jika bukan anggota partai, maka tidak bisa mewakili partai di legislatif, dan tidak bisa berada di struktur partai,” terang anggota DPR RI ini.

Menurut dia, pergantian antar waktu (PAW) untuk Agus Imakudin ini akan dilakukan sesuai aturan undang-undang yang berlaku. DPC PDI Perjuangan Kudus akan mengusulkan pergantian kepada KPU dan pemberitahuan kepada pimpinan dewan.

Namun Bambang belum mau menjelaskan siapa yang akan ditunjuk untuk menggantikan posisi Agus Imakudin. Jika sesuai aturan yang berlaku, lanjut dia, maka calon anggota legislatif (caleg) dengan perolehan suara terbanyak di bawah Agus Imakudin di Pileg 2014 lalu, berpeluang diangkat sebagai anggota dewan.

Pernyataan Bambang Wuryanto ini mendasarkan dari keterangan BNN Provinsi Jateng, yang menyebut Agus Imakudin terbukti terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Agus Imakudin, terbukti mengkonsumsi dan memilik sabu.

Editor : Akrom Hazami

 

Transaksi Sabu Agus Imakudin Dilakukan di Mobil

gelar 4

Suasana gelar kasus narkoba yang melibatkan Ketua Komisi C DPRD Kudus. (MuriaNewsCom)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Kepala BNNP Jateng Kombes Tri Agus Heru membeberkan kronologis pasti penangkapan anggota DPRD Kudus Agus Imakudin.

Hal itu disampaikan saat gelar kasus di halaman kantor BNNP Jateng Kota Semarang, Rabu (27/7/2016).

Tri mengatakan terkait penangkapan tersebut, bermula saat BNNP Jateng mendapat informasi adanya transaksi narkoba di RS Tlogorejo Semarang, Senin (25/7/2016) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dari informasi tersebut pihaknya bergerak hingga mengikuti seorang pria yang turun dari mobil Pajero G-7195-DC masuk ke mobil Suzuki Vitara H-7291-TW.  “Kami ikuti mobil, termasuk hingga sampai ke kawasan Blok N 3 Puri Anjasmoro Semarang,” jelasnya.

Di lokasi tersebut pihaknya yakin kalau ada transaksi di mobil tersebut. BNNP langsung melakukan penyergapan dilanjutkan penggeledahan. “Saat digeledah ada dua orang, satu pria (Agus-red) dan teman wanitanya berinisial NN atau VR,” ungkapnya.

Adapun, lanjut dia, di mobil Agus ditemukan dua bungkus sabu-sabu yang disembunyikan dalam lipatan sikat gigi yang diletakkan di pintu kanan mobil. “Penindakan itu kami lakukan sekitar pukul 16.30 WIB,” ujarnya.

Dari penindakan itu berkembang hingga pihaknya menangkap Nur Ade Erwansyah, warga Desa Sunggingan, Kudus.

Dia ditangkap di sebuah warung di kawasan Graha Padma Semarang. Setelah memeriksa Nur, muncul nama baru hingga sekitar pukul 23.00 WIB, pihaknya kembali bergerak dan menangkap Farasanti , warga Barongan, Kudus.

Wanita tersebut ditangkap di Hotel Proliman Jalan Bakti nomor 5 Kudus. “Dari dia (Farasanti-red), empat paket sabut seberat 3,9 gram,” ujarnya.

Terkait NN atau VR yang ditemukan bersama Agus dalam mobil hingga saat ini statusnya hanya saksi. “Urinenya juga negatif,” jelasnya.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga : Ketua Komisi C Ditangkap BNNP, Ketua DPRD Kudus : Kemarin Masih Ikut Paripurna

Stres dan Sakit Perut Bikin Agus Imakudin Tak Dihadirkan di Gelar Kasus

gelar 2

Suasana gelar kasus Agus Imakudin yang berlangsung di kantor BNNP Jateng Semarang. (MuriaNewsCom)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Ketua Komisi C DPRD Kudus Agus Imakudin alias AI tidak dihadirkan dalam gelar perkara di kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng, Jalan Madukoro Blok BB, Semarang Barat, Rabu (27/7) sekitar pukul 09.30 WIB.

Kepala BNNP Jateng Kombes Tri Agus Heru Prasetyo mengatakan, politis Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut tidak dihadirkan lantaran kondisi kesehatannya bermasalah. “Dia (Agus) lagi sakit perut jadi tidak bisa dihadirkan,” katanya.

Selain alasan tersebut, lanjut dia, Agus diduga juga mengalami tekanan kejiwaan atau stres lantaran penangkapan tersebut. “Dia masih tertekan,” jelasnya.

Untuk itu dalam gelar perkara tersebut pihaknya hanya menghadirkan dua tersangka yakni Nur Ade Erwansyah (31), pengedar, dan Farasanti (28), pemasok sabu Agus.

Sebagaimana diketahui, BNNP menangkap Agus Imakudin di kawasan Puri Anjasmoro Semarang, Senin (25/7/2016) sore. Dari penangkapan itu, BNNP menemukan barang sabu sekitar 1 gram.

Editor : Akrom Hazami

 

Baca juga : Ketua Komisi C Ditangkap BNNP, Ketua DPRD Kudus : Kemarin Masih Ikut Paripurna