Hanya Ingin Jalan-Jalan, Pemuda Tega Gelapkan 9 Mobil di Kudus

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning memimpin gelar perkara di mapolres setempat, Kamis (30/3/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Ada-ada saja alasan yang dilakukan oleh pelaku penggelapan sembilan unit mobil asal Demangan, Kudus ini. Lili Octaferu ( 30), mengungkapkan alasan aksinya kepada polisi di Mapolres Kudus, Kamis (30/3/2017).

“Saya gunakan jalan-jalan ke Semarang, pakai uang itu,” kata Lili di tengah suasana gelar perkara kasus penggelapan mobil.

Di hadapan Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning, pelaku mengatakan, mobil hasil penggelapannya tidak dijual. Melainkan digadaikan. Uang dari hasil gadai, digunakan jalan-jalan.

Agusman mendapatkan informasi dari pelaku, ada delapan mobil telah digadaikan di dua tempat. Untuk satu mobil Mobilio warna putih nopol G 8582 CP digadaikan di Jepara. Sedangkan sisanya digadaikan di Kudus.

“Dalam menipu temannya, pelaku menjalani aksinya seorang diri. Jadi murni hanya dia yang beraksi atas kasus tersebut,” ungkapnya. 

Baca jugaPemuda Demangan Kudus Ini Gelapkan 9 Mobil

Pelaku menggunakan modus menyewa mobil selama beberapa hari. Kemudian, pelaku memperpanjang masa sewanya hingga beberapa hari. Kemudian, mobil digelapkan.

Kapolres berpesan agar warga lebih berhati-hati saat menyewakan mobilnya. Apalagi jika masa sewanya berbulan-bulan.

Editor : Akrom Hazami

Pemuda Demangan Kudus Ini Gelapkan 9 Mobil

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning memimpin gelar perkara di mapolres setempat, Kamis (30/3/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Pelaku penggelapan mobil ini benar-benar lihai. Dari tangannya, sembilan unit mobil berbagai jenis digelapkan. Adalah Lili Octaferu ( 30) warga Dukuh Kedungpaso nomor 89 RT 02/02 Desa Demangan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.

Dari catatan polisi, dari jumlah sembilan unit mobil yang digelapkan, tiga di antaranya sudah ditemukan. Saat ini, telah diamankan di mapolres setempat.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning saat gelar kasus mengatakan satu di antara mobil yang digelapkan Lili adalah Honda Mobilio Nopol H 8582 CP milik Erwin Yanuarso (31) warga Desa Ploso RT 03/02, Kecamatan Jati, Kudus.

Pelaku modusnya menyewa mobil tersebut selama 1 bulan dan sewa dibayar di depan sebesar Rp 6 juta.  Setelah jangka waktu yang telah ditentukan habis mobil tersebut belum dikembalikan. Oleh tersangka meminta perpanjangan waktu menyewa mobil tersebut kepada korban lagi dengan jaminan sertifikat tanah. Namun mobil malah digadaikan kepada H Maliki warga Robayan Jepara sebesar Rp.110 juta,” kata Agusman.

Tersangka janji kepada pihak penggadai H Maliki untuk ditebus dengan tempo 4 bulan. Korban merasa mobilnya belum dikembalikan selama 4 bulan, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kudus. Selang berapa hari kemudian tersangka berhasil diamankan petugas berikut barang bukti, Jumat (24/3/2017) sekitar pukul 23.55 WIB

“Kami berhasil mengamankan tiga dari delapan mobil yang diambilnya. Diantaranya adalah mobil jenis Mobilio warna putih dan juga Mobil Xenia. Sedang sisanya masih dalam proses pengejaran,” ujarnya.

Tersangka dijerat dengan pasal 372 dan atau 378 KUHPidana atas perbuatannya yang terbukti melakukan tindakan pidana tentang Penggelapan dan atau Penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Editor : Akrom Hazami

Ibu Cantik Ini Gadaikan Mobil Rental di Blora

Polisi meminta keterangan kepada ibu rumah tangga yang juga pelaku penggadaian mobil rental di Mapolsek Cepu, Kabupaten Blora. (Polres Blora)

Polisi meminta keterangan kepada ibu rumah tangga yang juga pelaku penggadaian mobil rental di Mapolsek Cepu, Kabupaten Blora. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Ada-ada saja ulah ibu rumah tangga cantik di Kabupaten Blora ini. Ternyata ibu ini merupakan pelaku penggelapan mobil rental. Polsek Cepu Resor Blora  mengamankannya. Adalah DK (41) warga Desa/Kecamatan Kedewan, Bojonegoro Jawa Timur, dan suaminya JA masih dalam lidik kepolisian.

Dirinya ditangkap setelah menggadaikan mobil rental Toyota avanza milik Karsiman (60) warga Ngareng Cepu, Blora, Minggu (22/1/17). Pelaku menyewa mobil milik korban untuk dipakai acara pernikahan keluarga di Semarang selama 4 empat hari. Ternyata lebih dari perjanjian tersebut, mobil rental belum dikembalikan. Akhirnya Karsiman melaporkannya ke Polsek Cepu untuk diselidiki. Setelah menerima laporan dan melakukan penyelidikan, Unit Reskrim Polsek Cepu Resor Blora menangkap tersangka DK di rumahnya.

Dari keterangan tersangka dirinya berpura-pura menyewa mobil rental untuk acara resepsi pernikahan hanyalah modus belaka, ternyata mobil tersebut digadaikan sebesar Rp 20 juta kepada Jabrik, warga Bojonegoro.

Kapolsek Cepu Resor Blora AKP Selamet mengatakan pihaknya telah melakukan penyidikan terhadap kasus penipuan dan penggelapan mobil rental ini. Beberapa saksi telah diperiksa dan diminta keterangan untuk proses penyelidikan dan penyidikan pengembangan kasus selanjutnya.

“Kasus dengan modus penggadaian mobil rental memang akhir-akhir ini terjadi. Kami akan lakukan penyelidakan tersangka yang masih menjadi DPO dan mengusut kasus ini sampai tuntas.” Kata Selamet dikutip dari web resmi Polres Blora.

Atas perbuatan tersangka ini, DK dijerat pasal 372 yo 378 KUHPidana tentang penggelapan dan penipuan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. “Kita masih terus melakukan pengembangan,” ungkapnya.

Mengenai dugaan apakah tersangka merupakan sindikat pencurian mobil, Selamet mengaku masih mendalaminya. “Kami masih terus melakukan pemeriksaan secara mendalam,” tuntasnya.

Editor : Akrom Hazami