Isi Kuliah di Pati, Ganjar Sindir Izin Pertambangan Pakai Suap

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberikan kuliah stadium general di STAIP Pati, Rabu (21/09/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberikan kuliah stadium general di STAIP Pati, Rabu (21/09/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengeluarkan statement yang mengejutkan saat mengisi kuliah stadium general di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati, Rabu (21/09/2016).

Dia mengatakan, izin-izin yang dikeluarkan untuk aktivitas pertambangan sebagian besar menggunakan suap. “Izin-izin tambang itu pakai suap semua. Ketika dia miskin dompet, miskin hati, sesat pikir, diiming-imingi uang, langsung saja mau,” ucap Ganjar.

Namun, Ganjar tidak secara eksplisit menyebut pemimpin atau daerah mana yang menerima suap untuk pertambangan sumber daya alam (SDA) yang melimpah di Indonesia. Pati sendiri saat ini tengah gencar-gencarnya berpolemik soal izin pendirian pabrik semen yang dilakukan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.

Ganjar hanya menyebut, energi dari SDA yang melimpah di Indonesia tengah diperebutkan sebagai bagian dari perang proxy. “Kita harus bisa menentukan nasib sendiri. Itu yang disebut dengan merdeka, tanpa ada intervensi. Kalau kita miskin, diiming-imingi uang, berangkat. Maka, suap yang bermain. Izin-izin pertambangan itu pakai suap semua,” tuturnya.

Ironisnya, bangsa Indonesia yang dianugerahi hamparan tanah yang subur, kaya energi dan sumber pangan justru tidak dikelola dengan mandiri. Banyak di antara generasi bangsa yang disebut enggan menjadi petani. Padahal, pertanian adalah sumber pangan yang tidak semua negara memilikinya.

Karena itu, Ganjar meminta kepada salah satu mahasiswa yang ingin menjadi petani maju ke depan. Adalah Rizal, mahasiswa STAIP yang punya cita-cita sebagai petani sukses. Dia akan melanjutkan nenek moyang Nusantara sebagai petani yang mampu menyediakan lumbung pangan dunia.

“Kita ini negara kaya. Dunia pertanian menghampar begitu luasnya. Kalau bisa, kita harus ekspor hasil pertanian, bukannya malah impor,” kata Rizal. Dia menyebut, ironis bila negeri yang kaya akan sumber pangan justru mengimpor dari negeri lain.

Editor : Kholistiono

Gubernur Ganjar Jadi Dosen di STAIP Pati

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam stadium general di STAIP Pati, Rabu (21/09/2016), meminta mahasiswa untuk mengeluarkan gadget dan memeriksa negara mana yang membuatnya. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi dosen dalam agenda stadium general di Sekolah Tinggi Agama Islam Pati (STAIP), Rabu (21/09/2016). Kehadiran Ganjar disambut ribuan mahasiswa yang ingin mengikuti kuliah stadium general.

Dalam mengajar, Ganjar melibatkan mahasiswa untuk aktif berinteraksi. Mereka yang mau maju ke depan dan berdialog diberikan hadiah berupa buku. Bahkan, Ganjar sempat memposisikan diri sebagai murid ketika salah satu mahasiswa diminta jadi guru.

Ahmad Fadoli, salah satu mahasiswa jurusan Tarbiyah diminta untuk menjadi guru dan ribuan audiens di depannya seolah-olah murid. Dia diminta untuk menjelaskan bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Pak guru, saya mau tanya. Ciri-ciri orang yang terkena narkotika itu bagaimana?” tanya Ganjar memposisikan dirinya sebagai murid. Fadoli menjawab, “Ciri-cirinya sakau, ketakutan, suka menggigil. Hindari narkotika, karena berbahaya bagi kesehatan, jiwa, dan masa depan kita.”

Jawaban Fadoli mendapatkan tepuk tangan dari audiens dan Ganjar kembali menjadi dosen. Menurutnya, banyaknya instansi yang dimasuki narkoba. Hal itu dinilai menjadi bagian dari proxy war, perang dunia ketiga yang tidak tampak.

“Perang dunia ketiga melalui cara-cara yang tidak tampak. Maraknya peredaran narkoba di Indonesia tidak lepas dari proxy war. Ini harus kita lawan bersama. Indonesia adalah pasar terbesar peredaran narkoba, dan itu berasal dari Cina,” kata Ganjar.

Selain penyalahgunaan narkoba, perebutan energi disebut bagian dari proxy war. Di dunia, Libya dan Irak menjadi contoh bagaimana proxy war berlangsung dengan latar belakang energi. Indonesia yang kaya akan sumber energi dan pangan harus diwaspadai terhadap kemungkinan proxy war.

Karena itu, partisipasi mahasiswa untuk mengembangkan dan membangun diri dengan semangat nasionalisme diharapkan bisa menjaga Indonesia dari kemungkinan buruk proxy war. “Potensi energi di Indonesia sangat luar biasa. Pertanyaannya, kita mampu mengelolanya atau tidak?” tandasnya.

Editor : Kholistiono

Masuk Ruang Ujian, Ganjar ”Semprit” Wabup Blora

Cuitan Gubernur Jawa Tengan Ganjar Pranowo saat mengingatkan Wakil Bupati Blora Arief Rohman yang masuk ke dalam ruangan saat meninjau ujian di sebuah sekolah. (MuriaNewsCom/Rifki Gozali)

Cuitan Gubernur Jawa Tengan Ganjar Pranowo saat mengingatkan Wakil Bupati Blora Arief Rohman yang masuk ke dalam ruangan saat meninjau ujian di sebuah sekolah. (MuriaNewsCom/Rifki Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ”menyemprit” Wakil Bupati Blora Arief Rohman, terkait meninjau ujian nasional di sekolah yang ada di wilayah itu, Rabu (6/4/2016).

Saat itu, akun Twitter @info_Blora memposting gambar di mana Wabup Arief Rohman sedang meninjau pelaksanaan UN di SMAN 1 Tunjungan dan MAN Blora.

Keterangan foto dalam akun itu adalah ”Wakil Bupati @SahabatRohman pagi tadi tinjau pelaksanaan UN di SMAN 1 Tunjungan & MAN Blora, ia memberikan motivasi”.

Rupanya, Ganjar menangkap ada yang salah dengan kunjungan tersebut. lewat akun Twitter-nya @ganjarpranowo, orang nomor satu di Jateng itu kemudian memposting sebuah cuitan.
Ganjar mencuit untuk mengingatkan Arief bahwa tidak seharusnya yang bersangkutan meninjau UN, dengan langsung masuk ke dalam ruangan kelas tempat ujian berlangsung.

”Pak Wakil, gak boleh masuk lho… Bsk jgn diulang ya”. Begitu cuitan Ganjar menanggapi foto yang diunggah tersebut.

Kunjungan Arief Rohman yang diposting akun ”Blora Kota Barongan @info_Blora” itu, terjadi dua jam lalu. Dan tidak lama kemudian, muncul komentar dari Ganjar Pranowo.

Belum ada retweet atau cuitan balik dari akun ”Blora Kota Barongan @info_Blora” terhadap apa yang disampaikan Ganjar. Namun, memang selain siswa dan pengawas ujian, orang lain tidak diperkenankan untuk masuk ke dalam ruang ujian.

Editor: Merie

Pembatik Blora Gemetar Usai Gubernur Pesan Karyanya di Twitter

uplod jam 8 isuk pesan batik blora twitter (e)

Ana Nimas dan Vesta saat menyerahkan batik pesanan Ganjar dengan motif bambu. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora Batik sudah menjadi identitas bagi bangsa Indonesia. Di Blora sendiri, ada banyak pembatik, salah satunya Ana Nimas (40), warga Desa Beran, Blora.

Ia memulainya sebagai pembatik sejak lima tahun silam. Sehari-hari, ia dibantu suaminya untuk mengerjakannya. Saat Musrenbang pada Kamis (31/3/2016) ada yang menarik darinya, ia dipanggil oleh orang nomor satu di jawa Tengah, Ganjar Pranowo, untuk membeli langsung batik buatannya.

“Saya ndredeg, tidak percaya, di depan banyak orang saya mendapat pujian,” ujar ibu dua anak itu.

Saat itu, ia sangat terkejut saat dipanggil dan diminta maju di depan para bupati yang hadir saat itu. Keperluan Ganjar memanggilnya adalah untuk membeli kain batik hasil buatannya.

Ia mengaku, Ganjar tertarik batik buatannya yang ia namai Pring Jaipong. Kenapa? Dalam batik buatannya, terdapat motif bambu yang meliuk-liuk seolah-olah menggambarkan penari Jaipong. Seketika itu juga mendapatakan kritikan dari Ganjar. “Kenapa Jaipong, kan itu dari Jawa Barat,” ujar Ganjar kepadanya.

“Berhubungan dengan suami saya yang asli dari Jawa Barat,” jawab Ana. “Mbokya, diganti yang asli dari Blora, Pring Tayub,” pinta Ganjar.

Ibu dua anak itu pun menyetujuinya. Seperti halnya pembatik yang lain, ia mengaku, terkait motif yang sering dia buat sangat bermacam-macam, namun berkutat pada gambar kupu-kupu dan bunga. Namun, batik yang dibeli Ganjar tentu berbeda. Yakni batik yang bermotif lekukan pohon bambu. “Motif itu yang memesan Pak Ganjar sendiri,” ujarnya.

Hal itu merupakan bagian dari rentetan yang semula ada seorang yang menginginkan hasil kerajinan batik di Blora bisa dikenal secara luas. Adalah Vesta Wahyuningsih (41). “Awalnya saya pengen membantu teman, supaya produk mereka bisa dikenal secara luas,” ujarnya.

Sebelum Musrenbang, ia sengaja iseng menyapa Gubernur melaui akun twitter pribadinya @ganjarpranowo dengan akunnya @BloraBatik, dan menawarkan batik khas Blora itu dengan menyajikan gambarnya.

“Saya menawarkan batik khas Blora, berupa batik Sekar Blora, Merak Blora melaui twitter kepada pak Gubernur,” kata Vesta.

Tawaran itu rupanya ditanggapi positif oleh Ganjar, saat itu juga Ganjar memesan satu batik lagi dengan motif Bambu. “Nha, saat itu mbak Ana Nimas saya suruh buat dan dikasihkan Pak Ganjar saat beliau berkunjung ke Blora,” ujar perempuan kelahiran Solo itu.

Jadi, lanjut Vesta, selama ini begitulah mekanisme yang kami lakukan. Ana Nimas sebagai pengrajin, berhubung kurang memahami media sosial. Maka, Vesta lah yang bertindak sebagai marketing melalui media sosial. “Lumayan hasil dari marketing menggunakan medsos dan yang pasti tidak perlu repot-repot,” ujarnya.

Tak ayal, apa yang dilakukannya untuk mengenalkan batik Blora ke dunia luar mendapatkan pujian dari Ganjar, berupa inovasi penjualan yang sangat memanfaatkan teknologi. “Semoga dengan digital marketing yang saya mulai sejak 2015 ini bisa semakin sukses dan batik Blora semakin dikenal,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

Gara-gara ‘musthofa_forpresident’, Ganjar Komentar

Kanal informasi pribadi milik Musthofa Bupati Kudus yang tersaji di semua screen saat Musrenbang di Blora. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Kanal informasi pribadi milik Musthofa Bupati Kudus yang tersaji di semua screen saat Musrenbang di Blora. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Bupati Kudus, Musthofa, rupanya menjadi perhatian khusus Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) se-Keresidenan Pati yang digelar di Pendapa Rumah Dinas Bupati Blora, Kamis (30/3/2016).

Saat Musthofa menyampaikan pemaparannya perihal permasalahan dan juga penyerapan anggaran yang ada di Kudus. Tersaji pada screen, berupa kanal informasi untuk menghubungi Musthofa, berupa nomor handphone, alamat e-mail, facebook, twitter, bbm dan website miliknya. Perhatian Ganjar tertuju pada akun email milik Bupati Kudus itu. Bukan tanpa alasan, alamat akun Bupati Kudus itu terpampang di semua screen yang disajikan pada saat acara Musrenbang. Tertulis jelas musthofa_forpresident@yahoo.com sebagai alamat e-mailnya. “Saya terpukau dengan emailnya pak Mustofa. For Presiden,” ujar Ganjar.

Bupati Kudus itu pun menanggapi hanya dengan senyum simpul. Seketika audiens pun tergelak tawa atas celotehan Gubernur berambut putih itu. “Saya doakan semoga jadi Presiden,” tutur Politisi PDI Perjuangan.

Dalam kesempatan itu, Ganjar menjelaskan, bahwa saat ini sudah waktunya menerapkan open government, yakni pemerintahan yang terbuka. Saat ini, lanjut Ganjar, pemerintah harus bisa memanfaatkan teknologi informasi dengan baik. Setiap kebijakan dan penggunaan anggaran harus di informasikan melalui media sosial. “Jadi, pejabat harus punya medsos,” ujar dia.

Saat ini, menurutnya, hampir semua orang mengakses informasi dari media sosial berupa facebook. Jadi, demi keterbukaan informasi, ia meminta semua pejabat agar tidak gaptek (gagap teknologi). Kalau tidak bisa facebook, ya minimal sms. Jangan segan-segan menyebar nomor hp, kalaupun tidak mau ditelepon ya minta di sms saja,” pungkas Ganjar.

Editor : Akrom Hazami

Ini Harapan Ganjar Pranowo untuk Lasem di Tahun Monyet Api

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menghadiri perayaan Tahun baru Imlek 2016 di Balai Kedamaian Lasem, Rembang. (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menghadiri perayaan Tahun baru Imlek 2016 di Balai Kedamaian Lasem, Rembang. (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyempatkan untuk menghadiri perayaaan tahun baru imlek 2567/ 2016 di Gedung Kedamaian, Lasem, Rembang, Minggu (7/2/2016).

Dalam serangkaian acara bertajuk Bersama Membangun Lasem, Ganjar menyampaikan beberapa harapannya untuk Lasem. Orang nomer satu di Jawa Tengah itu berharap agar Lasem mampu menjadi tempat destinasi pariwisata unggulan. ”Saya berharap Lasem kita bangun sebagai tempat destinasi pariwisata,” ujarnya.

Acara tersebut juga menyuguhkan pertunjukan Sendratari tokoh kepahlawanan Oey Ing Kiat, Tan Pan Tjiang, dan Raden Panji Margono melawan VOC 1740 – 1743. Ganjar yang turut menyaksikan pertunjukan kolosal tersebut, menilai Lasem layak menjadi Kota Pusaka Dunia, namun kebersihan kota disoroti olehnya.

”Lasem punya sejarah panjang, tapi seperti yang ditampilkan di video, itu terlihat kotor. Itu terlalu kotor,” tandas Gubernur Jateng itu.

Sehingga Ganjar mengajak masyarakat Lasem untuk bahu membahu mewujudkan Lasem sebagai salah satu Kota Pusaka Dunia sesegera mungkin. ”Lasem sebagai Heritage segera dibangun. Jangan lama-lama, kalau bisa dimulai pekan depan,” imbuhnya.

Ganjar juga mengajak masyarakat Lasem untuk mempromosikan potensi wisatanya secara gencar melalui sosial media. ”Minggu depan kita resik-resik Lasem! Jangan lupa difoto, mention ke twitter, cc @ganjarpranowo agar dunia tahu di sini ada heritage, di sini ada gerakan masyarakat!,” pungkasnya.

Acara yang diakhiri dengan pesta kembang api pada tengah malam tersebut, juga dihadiri jajaran Forkopimda bersama Penjabat Bupati Rembang Suko Mardiono dan Bupati Terpilih Abdul Hafidz.

Baca juga :

Meski Imlek, Kelenteng Dewa Langit Tertua di Indonesia ini Tak Bersolek

Libur Imlek, Ribuan Pengunjung Mengantri Masuk Pintu Gerbang Museum Kretek

Editor : Titis Ayu Winarni

Gubernur Hadiri Temu Kangen Keluarga Besar Marhaenis di Pati

Tim paduan suara Srikandi Perjuangan tengah menyanyikan sebuah mars Marhaenisme. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Tim paduan suara Srikandi Perjuangan tengah menyanyikan sebuah mars Marhaenisme. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghadiri agenda temu kangen keluarga besar Marhaenis di Salza Convention Hall, Sabtu (16/1/2016). Agenda tersebut sekaligus untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-17 keluarga besar Marhaenis.

Ketua Keluarga Besar Marhaenis (KBM) Kabupaten Pati Soekarno mengatakan, kegiatan itu menjadi bagian dari cara untuk menegakkan Marhaenisme di bumi pertiwi, termasuk di Pati. “Kami punya kewajiban untuk mewujudkan cita-cita Trisakti dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Soekarno kepada MuriaNewsCom.

Ia menuturkan, saat ini KBM tidak ingin terjebak dalam kegiatan seremonial saja, tetapi juga bisa menyelami dan menjalankan nilai-nilai luhur Marhaen. “Hari ini kita gali kembali nilai-nilai luhur yang diajarkan Soekarno sebagai founding father Indonesia untuk kemudian menjadi dasar bagi kita untuk bergerak,” ucapnya.

Sekarang ini, kata dia, KBM tidak ingin bergerak secara eksklusif. Karena itu, KBM butuh sinergi dari setiap elemen masyarakat untuk bergerak. “Saat ini Marhaenisme hampir tak punya ruang gerak. Kami butuh sinergi dengan masyarakat,” tambahnya.

Selain Ganjar, kegiatan itu juga dihadiri Puti Guntur Soekarno, Wakil Bupati Pati Budiyono, serta kader-kader Marhaen se Karesidenan Pati. (LISMANTO/AKROM HAZAMI)

Ganjar Pranowo Batal Cek Kesiapan Pilkada di Blora

Tampak petugas menanti kedatangan helikopter yang membawa rombongan Gubernur Jateng (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Tampak petugas menanti kedatangan helikopter yang membawa rombongan Gubernur Jateng (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

BLORA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membatalkan kunjungannya ke Blora, yang dijadwalkan pada Selasa (8/12/2012).

Menurut Kapolres Blora AKBP Dwi Indra Maulana, penyambutan kedatangan gubernur telah dipersiapkan. Batalnya gubernur ke Blora, katanya, dimungkinkan ada keperluan dan kegiatan lain. “Gubernur ada kegiatan lain, yang tentunya lebih penting,” ujar Kapolres.

Rencana semula, kedatangan gubernur direncanakan didampingi oleh Pangdam IV Diponegoro dan Kapolda Jawa Tengah. Dijadwalkan, rombongan datang menggunakan helikopter di lapangan Yonif 410/ Alugoro Blora pada pukul 14.00 WIB. Kemudian, pada pukul 15.00 WIB melakukan pertemuan di pendopo bersama Pj Bupati Blora. Setelah itu, akan meninjau dua TPS yang adadi Kelurahan Bangkle, Blora. Namun, hingga pukul 16.00 WIB belum ada tanda-tanda datangnya orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut.

Menurut Pj Bupati Blora Ihwan Sudrajat, rencana kedatangan rombongan gubernur untuk mengecek kesiapan pilkada dan juga melihat perkembangan Blora yang katanya, menunjukan kemajuan pesat. “Kedatangan Gubernur untuk memantau kesiapan pilkada dan perkembangan Blora,” ungkapnya. (RIFQI GOZALI/KHOLISTIONO)

Video Ganjar Pranowo Jadi ”Guru” di SMKN Jawa Tengah Pati

PATI – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi guru di SMK Negeri Jawa Tengah yang terletak di Pati-Tlogowungu, Rabu (4/11/2015).

Ganjar berbicara soal kisah tentang Presiden Habibie yang kiprahnya menginspirasi masyarakat di seluruh negeri. Selain itu, Ganjar meminta siswa untuk berinteraksi dengan memberikan soal masyarakat ekonomi ASEAN (MEA).

”Kita sebentar lagi akan dihadapkan dengan MEA. Maka, jangan jadi bangsa yang cengeng. Kita dituntut untuk trengginas, gesit dan siap menghadapi tantangan globalisasi di tingkat masyarakat ASEAN yang kurang sebentar lagi,” ujar Ganjar di hadapan ratusan siswa.

Ia menambahkan, negara dalam ASEAN nantinya akan bersaing antara satu negara dengan negara lainnya. Karena itu, Ganjar berpesan agar anak SMK sebagai generasi bangsa untuk lebih kreatif, inovatif, dan siap berkompetisi dengan SDM di negara MEA. (LISMANTO/TITIS W)

Ini Solusi Ganjar Pranowo untuk Warga Kontrasemen

 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tengah memberikan solusi terkait dengan persoalan warga yang menolak pendirian pabrik semen, Rabu (12/8/2015). (MuriaNewsCom/LISMANTO)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tengah memberikan solusi terkait dengan persoalan warga yang menolak pendirian pabrik semen, Rabu (12/8/2015). (MuriaNewsCom/LISMANTO)

 

PATI – Kegelisahan warga yang menolak berdirinya pabrik semen di wilayah Pegunungan Kendeng akhirnya mendapatkan solusi dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Hal ini disampaikan Ganjar dalam agenda “Ngopi Bareng Mas Ganjar” di Pendapa Kabupaten Pati, Rabu (12/8/2015) malam.

”Saya akan menjaga jarak dengan Bupati Pati untuk memberikan tawaran ini kepada panjenengan semua. Ini boleh disanggah atau didebat, silakan saja. Yang jelas, saya mencoba memberikan tawaran solusi,” ujar Ganjar di hadapan puluhan warga.

Ganjar mengatakan, keputusan layak tidaknya dokumen Amdal saat ini sudah ditangani PTUN Semarang karena sudah digugat perwakilan kontrasemen beberapa bulan yang lalu. Karena itu, ia mengimbau kepada warga untuk melanjutkan perjuangan tersebut dengan cara mengumpulkan data-data di lapangan yang menyatakan bahwa dokumen amdal benar-benar tidak layak.

”Sekarang ini prosesnya di PTUN dalam pemeriksaan saksi. Nah, panjenengan harus mengumpulkan keterangan saksi yang menguatkan tuntutan panjenengan, kumpulkan data-data, baik data sosial, lingkungan, dan lain sebagainya. Silakan masalah ini dikawal bersama,” imbau Ganjar.

Ia menambahkan, pola komunikasi yang dengan cara saling tuding, menyalahkan, dan satu arah tidak akan memberikan solusi. Karena itu, ia mengimbau kepada warga untuk terus mengawal persoalan tersebut dengan menghadirkan saksi-saksi dan data-data yang mematahkan dokumen amdal di PTUN Semarang. (LISMANTO/TITIS W)

Kekeringan, Warga Jati Harus Beli Air Bersih

 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberi bantuan air di Kecamatan Jati, Blora, kematrin Rabu (13/08/2015). (MuriaNewsCom/Priyo)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberi bantuan air di Kecamatan Jati, Blora, kematrin Rabu (13/08/2015). (MuriaNewsCom/Priyo)

 

BLORA – Kepala pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora Sri Rahayu mengungkapkan, di wilayah Blora memang saat ini banyak yang terkena dampak musim kekeringan, salah satunya di wilayah Kecamatan Jati. Mereka harus rela berbagi air dengan ternaknya untuk bisa mengkonsumsi air bersih.

”Setiap musim kemarau tiba warga Jati pasti membutuhkan air bersih. Sebab ketika musim kemarau tiba hanya ada satu sumber mata air yang masih ada, yaitu di Dukuh Cerme, Desa Tobo, Kecamatan Jati, dan mereka harus membelinya. Kalau tidak, mereka harus rela ambil dengan jarak yang cukup jauh,” terangnya.

Sehingga pihak BPBD terus berkomunikasi dengan Bakorwil I untuk mengurangi dampak dari kekeringan yang terjadi pada saat ini. ”Paling tidak dengan adanya bantuan air bisa mengurangi dan membantu para masyarakat. Seperti yang telah digalakkan saat ini, adanya bantuan air bersih dari Pemprov Jateng dan Kagama. Semoga hal ini bisa terus berlanjut sampai keadaan kembali normal,” imbuhnya. (PRIYO/TITIS W)

Pemprov Jateng Upayakan 1000 Embung untuk 35 Kabupaten

 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberi bantuan air di Kecamatan Jati, Blora, kematrin Rabu (13/08/2015). (MuriaNewsCom/Priyo)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberi bantuan air di Kecamatan Jati, Blora, kematrin Rabu (13/08/2015). (MuriaNewsCom/Priyo)

 

BLORA – Dampak kekeringan yang terjadi dibeberapa tempat, membuat Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memikirkan bagaimana memanfaatkn sumber air yang ada dengan maksimal. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mengatasi kekeringan yang terjadi ketika musim kemarau tiba.

”Sumber dan mata air yang ada harus kita manfaatkan sebaik mungkin. Syukur kalau ada penegakan perda dari pemerintah Kabupaten/Kota bersama DPRD yang mengatur sanksi tegas terutama pada sisi hulu,” jelas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Menurutnya, untuk mengatasi kekeringan yang terjadi di wilayah Jawa Tengah khususnya di daerah-daerah, tentu perlu dilakukan beberapa skema. ”Skema itu di antaranya berupa wilayah droping air untuk mengatasi kekeringan dalam jangka pendek, untuk jangka menengahnya harus buat sumur dan embung. Sedangkan jangka panjangnya melakukan konservasi sumber mata air,” ungkapnya.

Meski pengprov jateng bersama pemerintah pusat berupaya untuk melakukan program pembangunan 1000 embung untuk 35 kabupaten/kota se Jawa Tengah. Tetap diharapkan pemkab setempat juga harus mengantisipasi adanya peringatan kekeringan yang pasti terjadi saat musim kemarau datang.

”Kalau ada anggaran 100 Miliar, tentu sudah membangun embung di Jawa Tengah dan hasilnya tentu bermanfaat ketika musim kemarau datang seperti ini. Pada akhir Agustus nanti juga akan ada konferensi sungai di Serayu Banjarnegara, selain membahaas tetang embung juga membahas bagaimana kita memperlakukan sungai dari hulu sampai hilir. Sehingga bisa digunakan untuk mengatasi krisis air,” imbuhnya. (PRIYO/TITIS W)

Berikan 250 Paket Seragam, Ganjar Disambut Gamelan Murid SD

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melihat anak-anak menabuh gamelan menyambut kedatangannya di SD1 Doplang Kecamatan Jati. (MuriaNewsCom/Priyo)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melihat anak-anak menabuh gamelan menyambut kedatangannya di SD1 Doplang Kecamatan Jati. (MuriaNewsCom/Priyo)

 

BLORA – Seusai melakukan pemberian air secara simbolis di Dukuh Karang Rejo, Desa Jati Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melanjutkan perjalanan menuju SDN Doplang 1. Sejak pagi ratusan siswa SDN 1 Doplang Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, yang siap menyambut kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Orang nomor satu di Jateng tersebut, dijadwalkan mengunjungi salah satu SD di wilayah ujung barat daya Blora ini, Rabu (12/8/2015) untuk menyerahkan bantuan seragam sekolah. Ganjar tiba di sekolah pukul 12.30 WIB dan langsung menghampiri murid yang memainkan gamelan yang menyambut kedatangannya.

”Jajal nek nabuh karo guyu to cah, ben raine katon sumringah (Coba nabuhnya sembari tersenyum nak). Mosok nabuh gamelan tapi raine do tegang (Nabuh gamelan tapi wajahnya tegang),” ucap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan seragam sekolah secara simbolis kepada dua murid SD. Berdasarkan informasi yang didapat, dalam kegiatan ini diserahkan sebanyak 250 paket seragam sekolah untuk siswa SD di wilayah Doplang,Kecamatan Jati. Saat memberikan paket seragam Ganjar berpesan kepada anak-anak dan para guru agar seragam ini benar-benar dibagikan kepada siswa yang membutuhkan.

”Jangan dibagikan pukul rata, tapi diutamakan anak-anak yang orang tuanya kurang mampu. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban orang tua,” ungkapnya.

Usai menyerahkan bantuan seragam secara simbolis, Gubernur langsung diserbu murid SD lainnya untuk meminta salaman dan meminta tanda tangan. Ganjar pun dengan senang hati melayani mereka. (PRIYO/TITIS W)

Duh, Rp 30 Juta Per Kilometer untuk Perawatan Jalan Kok Masih Kurang

2 - Duh, Rp 30 Juta Per Kilometer (e)

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat mengecek jalan pada ruas jalur selatan Cepu – Purwodadi dengan didampingi BPT Bina Marga dan kepala SKPD. (MuriaNewsCom/Priyo)

BLORA – Kemarahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait banyaknya lubang di ruas jalur selatan jalan provinsi yang menghubungkan Blora – Purwodadi langsung ditanggapi Kepala Balai Pelaksana Teknis (BPT) Bina Marga Wilayah Blora-Purwodadi Barkah Widiharsono. Lanjutkan membaca

Banyak Jalan Berlubang, Ganjar Naik Pitam

 

Banyak Jalan Berlubang (e)

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat mengecek jalan pada ruas jalur selatan Cepu – Purwodadi dengan didampingi BPT Bina Marga dan kepala SKPD. (MuriaNewsCom/Priyo)

BLORA- Banyaknya lubang di ruas jalur selatan jalan provinsi yang menghubungkan Blora – Purwodadi membuat Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo naik pitam. Orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut bahkan mempertanyakan kinerja Balai Pelaksana Teknis (BPT) Bina Marga. Lanjutkan membaca

Ganjar Pantau Kesiapan Infrastruktur Jalan Jelang Arus Mudik di Blora

Ganjar Pantau Kesiapan (e)

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat sharing bersama skpd terkait di Pendopo Kecamatan Cepu. (MuriaNewsCom/Priyo)

BLORA-Usai melakukan road show di Kabupaten Rembang, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akhirnya sampai di Kabupaten Blora. Dalam road shownya tersebut gubernur akan memantau persiapan lebaran, salah satunya infrastruktur. Lanjutkan membaca

Ganjar : Mesin Pabrik Es Saripetojo Rembang Harus Baru

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan inspeksi di Perusahaan Daerah (PD) Citra Mandiri Jawa Tengah Unit Pabrik Es Saripetojo Rembang yang beralamat di Jalan Pasar Nomor 1 Lasem pada Kamis (2/7/2015).(MuriaNewsCom/Ahmad Feri)

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan inspeksi di Perusahaan Daerah (PD) Citra Mandiri Jawa Tengah Unit Pabrik Es Saripetojo Rembang yang beralamat di Jalan Pasar Nomor 1 Lasem pada Kamis (2/7/2015).(MuriaNewsCom/Ahmad Feri)

REMBANG – Guna memacu daya saing Perusahaan Daerah (PD) Citra Mandiri Jawa Tengah Unit Pabrik Es Saripetojo Rembang, Ganjar Pranowo menyatakan perusahaan berplat merah ini harus memiliki mesin baru. Lanjutkan membaca

Dikunjungi Ganjar, Pabrik Es Saripetojo Dapat PR Tingkatkan Laba 2014

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendengarkan pemaparan dari manajemen Perusahaan Daerah (PD) Citra Mandiri Jawa Tengah Unit Pabrik Es Saripetojo Rembang saat inspeksi di pabrik setempat pada Kamis (2/7/2015). (MuriaNewsCom/Ahmad Feri)

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendengarkan pemaparan dari manajemen Perusahaan Daerah (PD) Citra Mandiri Jawa Tengah Unit Pabrik Es Saripetojo Rembang saat inspeksi di pabrik setempat pada Kamis (2/7/2015). (MuriaNewsCom/Ahmad Feri)

REMBANG – Usai terpuruk alias menelan kerugian sejak beberapa tahun terakhir, Perusahaan Daerah (PD) Citra Mandiri Jawa Tengah Unit Pabrik Es Saripetojo Rembang mulai berhasil meraup keuntungan. Lanjutkan membaca

Ganjar Pranowo Inspeksi 3 Lokasi Penting di Rembang

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (tengah) ditemani Bupati Rembang, Abdul Hafidz (kanan) saat meninjau Perusahaan Daerah (PD) Citra Mandiri Jawa Tengah Unit Pabrik Es Saripetojo Rembang yang beralamat di Jalan Pasar Nomor 1 Lasem, Kamis (2/7/2015). (MuriaNewsCom/Ahmad Feri)

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (tengah) ditemani Bupati Rembang, Abdul Hafidz (kanan) saat meninjau Perusahaan Daerah (PD) Citra Mandiri Jawa Tengah Unit Pabrik Es Saripetojo Rembang yang beralamat di Jalan Pasar Nomor 1 Lasem, Kamis (2/7/2015). (MuriaNewsCom/Ahmad Feri)

REMBANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan inspeksi di tiga lokasi penting di wilayah Kabupaten Rembang pada Kamis (2/7/2015). Saat kunjungan kerja di Kota Garam kali ini, orang nomor satu di Jateng itu ditemani langsung oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz bersama sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) setempat. Lanjutkan membaca

Gubernur Jateng Warning Usaha Penambangan Ilegal di Grobogan

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meninjau bendungan Klambu (MURIANEWS / DANI AGUS)

GROBOGAN – Dalam kunjungannya ke Grobogan dua hari ini, ada beberapa hal yang jadi perhatian Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.Di antaranya mengenai penambangan galian C illegal, khususnya di Desa Terkesi, Kecamatan Klambu. Sebab, wilayah itu dilarang  untuk penambangan, karena termasuk kawasan Karst Sukolilo.

Lanjutkan membaca