Aneka Produk Kerajinan dari 10 Provinsi Semarakkan Dekranasda Blora Expo 2018

MuriaNewsCom, BloraBerbagai kerajinan yang dihasilkan Usaha Kecil Menengah (UKM) bisa disaksikan dalam even Dekranasda Blora Expo (DBE) 2018 yang dilangsungkan di komplek GOR Mustika Blora. Aven DBE 2018 yang akan berlangsung hingga 4 Maret mendatang, secara resmi dibuka Bupati Blora Djoko Nugroho, Selasa (27/2/2018) kemarin.

Ketua Dekranasda Blora Umi Kulsum menyatakan, selain memperingati HUT Dekranas, even DBE 2018 juga digelar untuk mengenalkan berbagai potensi produk kerajinan Usaha Kecil Menangah (UKM) yang ada di Blora dan luar daerah.

”Untuk mengenalkan produk kerajinan UKM, kami membuka 100 stan terdiri 65 indor dan 35 outdor. Peserta yang ikut dari 10 Provinsi dan 20 kabupaten/kota,” ungkapnya.

Sedangkan acara tambahan akn dilangsungkan jalan sehat gratis dengan disediakan 10.000 tiket yang akan dilaksanakan Jumat 2 maret. Kemudian, pentas seni dan lomba cipta souvenir ciri khas Blora, bhakti sosial donor darah dan sosialisasi karies gigi PDGI Jateng dan Blora.

”Kami undang semua pelaku UKM yang ada di Blora agar mereka berlatih berani tampil dalam pameran. Sehingga produk-produk yang dihasilkan bisa lebih dikenal dan diminati masyarakat. Akhirnya sektor ekonomi mereka akan tumbuh positif. Ini yang kita harapkan,” lanjutnya.

Sementara itu, Bupati Djoko Nugroho mengapresiasi digelarnya DBE 2018. Menurutnya, even ini dinilai merupakan salah satu langkah jitu untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

”Dengan adanya pameran seperti ini maka produk kerajinan yang dihasilkan para pelaku UKM akan semakin dikenal luas dan banyak menarik konsumen. Akibatnya permintaan produk kerajinan akan meningkat, dan bisa menyerap tenaga kerja,” cetusnya.

Menurut Djoko, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Blora saat ini sangat dipengaruhi sektor pertanian dan perdagangan. Sedangkan migas masih kecil porsinya dalam APBD. Khusus untuk perdagangan, berasal dari produk-produk UKM yang berasal dari masyarakat.

Ia menegaskan, kondisi di Blora saat ini belum ada industri besar yang bisa menyerap tenaga kerja dalam jumlah banyak. Dengan kondisi ini, Pemkab sangat mendukung adanya pengembangan UKM, salah satunya dengan mengadakan pameran seperti ini.

Editor: Supriyadi

Ribuan Masyarakat Padati Expo Campus 2018

MuriaNewsCom, Pati – Ribuan masyarakat Pati memadati kegiatan Expo Campus 2018, Minggu (28/1/2018). Mereka datang untuk melihat keunggulan perguruan tinggi dalam even tahunan tersebut.

M Faisal, Ketua panitia mengatakan, expo campus 2018 ini diselenggarakan oleh Komunitas Mahasiswa Pati (KOMPI). Kegiatan tersebut, merupakan kegiatan yang mengumpulkan sejumlah perguruan tinggi untuk datang dalam satu wadah.

“Tahun ini ada 42 perguruan tinggi yang kami hadirkan. Semuanya merupakan perguruan tinggi dari berbagai wilayah di Pulau Jawa,” katanya kepada MuriaNewsCom

Menurut dia, semua perguruan tinggi baik negeri maupun swasta turut hadir dalam kegiatan tersebut. Termasuk sejumlah perguruan tinggi yang sudah besar, juga ikut membuka stand dalam expo yang diselenggarakan di SMK PGRI 1 Pati.

Dikatakan, melihat animo masyarakat yang hadir, tidak kurang dari 3 ribuan warga yang datang. Jumlah tersebut dianggap banyak, karena kegiatan tersebut hanya berlangsung selama sehari saja.

“Kegiatan kami mulai sekitar jam 08.00 WIB. Dan kami tutup sekitar jam 13.00 WIB,” ungkap dia.

Disebutkan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan. Di mana tiap tahun selalu ditunggu masyarakat untuk melihat sejumlah universitas atau perguruan tinggi di Jawa.

 

Editor: Supriyadi

Puluhan Ribu Siswa Padati Expo Perguruan Tinggi

Sejumlah pelajar sedang menngunjungi Exspo Perguruan Tinggi di GOR Mustika Blora (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Sejumlah pelajar sedang menngunjungi Exspo Perguruan Tinggi di GOR Mustika Blora (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

BLORA – Sedikitnya 10 ribu siswa dari berbagai SMA sederajat di Blora memadati GOR Mustika, untuk menyaksikan Expo Perguruan Tinggi, pada Selasa (19/1/2016).

Suyanto, panitia kegiatan mengatakan, expo tersebut merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Blora.

“Untuk expo kali ini, peserta yang mengikuti meningkat dari sebelumnya. Setidaknya ada 48 perguruan tinggi swasta yang tersebar di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta yang berpartisipasi. Sementara, tahun lalu cuma 26 perguruan tinggi,” ujar Suyanto.

Menurutnya, expo ini bisa menjadi ajang promosi bagi perguruan tinggi untuk menggaet calon mahasiswa dari Blora. Dengan adanya expo ini, katanya, juga dapat membantu siswa untuk menentukan langkah kedepan setelah lulus dan melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Selama ini siswa yang ada di Blora hanya tertarik pada perguruan tinggi negeri, sementara perseberan perguruan tinggi swasta dengan kualitas yang bagus sangatlah banyak,” katanya.

Expo tersebut, lanjut Suyanto, merupakan pengenalan mengenai mutu perguruan tinggi swasta kepada siswa yang nantinya diharapkan bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan. Bagi siswa yang tidak masuk dalam perguruan tinggi negeri, bisa melanjutkan ke perguruan tinggi swasta.

Devi (16) siswa kelas XII SMAN 1 Jepon mengaku sangat tertarik dengan adanya expo tersebut. Katanya, ia sudah mengantongi nama perguruan tinggi yang akan menjadi labuhan pendidikannya setelah lulus dari SMA. “Setelah muter-muter melihat stand yang ada disini, akhirnya dapat perguruan tinggi yang nantinya rencananya bakal menjadi tempat untuk melanjutkan pendidikan,” ungkapnya. (RIFQI GOZALI/KHOLISTIONO)

Psikologi Expo, Fasilitasi yang Ingin Berkonsultasi Masalah Pribadi

Salah satu stan yayasan Lentera Hati Kudus dalam even Psikologi Expo yang diselenggarakan di SMK N 1 Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Salah satu stan yayasan Lentera Hati Kudus dalam even Psikologi Expo yang diselenggarakan di SMK N 1 Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Guna mendekatkan diri kepada masyarakat, yayasan Lentera Hati Kudus menggelar even psikologi. Acara tersebut diharapkan dapat memberikan bantuan konseling kepada masyarakat yang membutuhkan.

Salah satu panitia Psikologi Expo Myke Yostania mengutarakan, acara ini beranjak dari keinginan yayasan Lentera Hati yang ingin memberikan bantuan kepada masyarakat. Khususnya bagi mereka yang berkeinginan untuk konsultasi permasalahan pribadi atau keluarga.

Acara yang digelar di Aula SMK N 1 Kudus tersebut digelar dua hari.Yakni mulai Sabtu (16/1/2016) hingga Minggu (17/1/2016). Selain itu, ada juga 6 stan yang dipergunakan untuk konsultasi dan menjual peralatan psikomotorik peralatan edukasi bagi anak, bazar buku, dan sejenisnya.

”Untuk kegiatan konsultasi itu terdiri dari konsultasi tumbuh kembang anak, konsultasi remaja, dan keluarga, ada pula bimbingan konseling perkawinan dan lainnya,” paparnya.

Acara Psikologi Expo ini juga banyak didatangi dari pihak wali murid siswa SMK N 1 Kudus. Baik itu untuk berkonsultasi mengenai masalah para remaja ataupun masalah yang timbul dalam keluarga.

”Mayoritas yang datang berkonsultasi dari wali murid yang mengkonsultasikan anak-anaknya. Selain itu, bagi pelajar atau remaja kemungkinan masih malu-malu untuk berkonsultasi terhadap dirinya atau permasalahannya,” tuturnya.

Selain itu lanjut Myke, dalam acara expo ini, semua yang ingin berkonsultasi digratiskan. Tetapi disaat ingin berkonsultasi secara mendalam, misalnya terapi maka dipungut biaya sesuai permasalahan serta pelayanan yang dikehendakinya.

Namun jangan khawatir, biaya yang diterapkan oleh yayasan yang berkantor di Jalan Ganesha II A atau berada tepat di belakang SMK N 1 Kudus tersebut, masih terjangkau. Pihak yayasan memberikan diskon 50 persen, bagi mereka yang perekonomiannya kurang mampu.

”Untuk layanan itu bervariasi, misalnya tes inteloegensi Rp 70 ribu per jam, psikoterapi dewasa Rp 100 ribu per tatap muka, konsultasi dan observasi Rp 75 ribu per jam. Akan tetapi bagi mereka yang kurang mampu bisa kita diskon 50%. Namun mereka harus bisa menyertakan surat keterangan kurang mampu dari pihak terkait,” tegasnya. (EDY SUTRIYONO/TITIS W)

Perguruan Tinggi se-Indonesia Bisa Jemput Bola Calon Mahasiswa di Kudus

Jpeg

 

KUDUS – Salah satu dosen akademi kebidanan Kabupaten Kudus Wahyu Widianingsih mengatakan Expo Perguruan Tinggi ini bisa sebagai ajang jemput bola calon mahasiswa baru.

”Acara ini bermanfaat. Sebab dengan adanya acara ini bisa sebagai ajang promosi, pengenalan program kampus serta yang lain. Dan bisa menjemput calon anak didik,” katanya.

Lewat even ini juga dijadikan ajang mendekatkan diri kepada masyarakat yang nantinya ingin mendaftar di perguruan tinggi. ”Ya Alhamdulillah banyak manfaatnya. Untuk hari ini saja ada sekitar 100 calon mahasiswa yang sudah bertanya-tanya, serta terdata untuk mendaftar,” paparnya.

Hal serupa juga diiyakan oleh Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta yang menjadi penjaga stan Expo, Munawir. Dia mengatakan, untuk kegiatan ini cukup teroganisir dibanding dengan tempat lain.

”Kegiatan ini bisa menampilkan berbagai universitas baik negeri atau swasta. Sehingga universitas yang dahulunya tidak begitu dikenal masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Maka lewat even ini tempat pendidikan tersebut bisa dikenal. Bahkan dijadikan pilihan untuk berkuliah,” tuturnya.

Siswi SMA 2 Kudus, Aini mengutarakan, mendatangi Expo ini memang untuk mengenal dan memperoleh informasi dari kampus. ”Sehingga ke depannya disaat lulus SMA bisa langsung mempunyai tujuan untuk berkuliah dimana,” katanya. (EDY SUTRIYONO/TITIS W)

52 Perguruan Tinggi di Indonesia dan Luar Negeri Ikuti Expo di JHK Kudus

Jpeg

Hasan Mahmud panitia Expo Perguruan Tinggi mengunjungi salah satu stan perguruan tinggi di Kudus yang mengikuti Expo. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Expo perguruan tinggi yang digelar di Gedung JHK Kudus, Selasa (12/1/2016) ini menarik banyak perhatian masyarakat Kudus dan sekitarnya. Pasalnya ada 52 perguruan tinggi di Indonesia bahkan luar negeri yang turur serta dalam even tersebut.

Perguruan tinggi tersebut berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan luar negeri yakni Thailand. Salah satu panitia Expo Perguruan Tinggi Hasan Mahmud mengatakan, acara ini merupakan baru kali pertama diadakan di Kudus. Dan yang memprakarsai even ini yaitu organisasi Musyawarah Guru dan Bimbingan Konseling (MGBK) tingkat SMA se Kabupaten Kudus.

Acara yang diselenggarakan dua hari mulai Selasa (12/1/2016) hingga Rabu (13/1/2016) ini, dimaksudkan mempermudah siswa SMA sederajat agar memiliki wacana atau wawasan mengenal perguruan tinggi sesuai bakat dan minat.

”Dengan adanya Expo ini, bagi siswa kelas XII mereka bisa mengenal untuk ke depan setelah lulus nanti bisa mendaftar pada perguruan tinggi yang diinginkan. Mereka juga tidak perlu jauh-jauh dan mengabiskan biaya untuk mendatangi perguruan tinggi. Namun cukup hanya mendatangi acara Expo ini bisa langsung mendaftar, atau hanya sekadar mencari info,” paparnya.

Dari pantauan MuriaNewsCom, ke 52 stan yang terdiri dari 52 perguruan tinggi tersebut juga membagikan brosur pendaftaran, yang berisi program jurusan serta fasilitas yang dimiliki. Sehingga menarik minat siswa untuk segera mendaftar.

”Untuk hari ini saja ada sekitar enam ribu pelajar SMA sederajat yang datang. Baik itu mengambil brosur pendaftaran, maupun tanya program jurusan,” paparnya.

Pria yang juga menjadi ketua MGBK Kudus tersebut memaparkan, jika kunjungan pada even tersebut tidak dijadwal, kemungkinan kondisi gedung JHK sudah sesak. Sebab jumlah keseluruhan siswa kelas XII se Kudus saja sekitar 11.700-an anak dari 77 SMA baik negeri atau swasta. Oleh sebab itu, kedatangan mereka dijadwal separuhnya terlebih dahulu.

Diketahui, penjadwalan kunjungan Expo Perguruan Tingi tersebut disesuaikan dengan jenis sekolahnya. Baik itu sekolah negeri atau swasta. ”Misalkan hari ini pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB untuk SMA 1 Kudus, SMA 1 Bae, SMA 1 Jekulo dan lainnya. Setelah itu pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB sekolah swasta. Begitupun dengan jadwal besok,” imbuhnya. (EDY SUTRIYONO/TITIS W)

Komunitas Mata Air Jepara Bakal Gelar University Expo

Poster Universty Expo IV yang diadakan komunitas Mata Air Jepara (Istimewa)

Poster Universty Expo IV yang diadakan komunitas Mata Air Jepara (Istimewa)

 

JEPARA – Komunitas Mata Air Kabupaten Jepara akan menggelar kegiatan University Expo IV pada 23-25 Januari 2016. Kegiatan tersebut rencananya akan berlangsung di Gedung Wanita Jepara.

Haidar Abied, Ketua Panitia University Expo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu program unggulan komunitas Mata Air Jepara. “University Expo telah digelar sejak tahun 2013, semakin tahun kegiatan ini semakin dinantikan masyarakat di Kabupaten Jepara,” katanya.

Dalam kegiatan nanti, akan diadakan pameran perguruan tinggi, baik swasta maupun negeri se-Indonesia. “Dengan adanya pameran pendidikan perguruan tinggi ini, diharapkan minat peserta didik dalam melanjutkan studi ke perguruan tinggi semakin besar,” lanjutnya.

Perwakilan dari masing-masing perguruan tinggi, nantinya dapat melakukan sosialisasi terhadap siswa, baik proses seleksi masuk perguruan tinggi hingga beasiswa yang ditawarkan dimasing-masing perguruan tinggi.

“Kami telah bekerjasama dengan Pemkan Jepara, Kementrian Agama, Dinas Pendidikan dan Olahraga Jepara dan Lembaga Ma’arif Jepara,” jelasnya.

Selain pameran perguruan tinggi, dalam expo tersebut nantinya juga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, di antaranya, tryout akbar SBMPTN, lomba rebana, lomba akustik, lomba futsal, dan lomba karya tulis ilmiah. Untuk informasi pendaftaran lebih lengkap, dapat mengunjungi website uniex.mataairjepara.org. (KHOLISTIONO)

Pelaku Industri Jepara, Siap Hadapi MEA 2015

JEPARA – Pelaksanaan masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) 2015 tinggal beberapa bulan lagi. Sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah diharapkan bisa menonjolkan keunggulan produknya masing-masing. Pernyataan itu ditegaskan Kepala Dinperindag Jateng Priyo Anggoro, di sela pembukaan Jepara Expo di atrium Java Mall, Semarang, yang diselenggarakan mulai Rabu (06/05/15) hingga Senin (11/05/15).

Lanjutkan membaca