PLN Bakal Ganti Rugi Barang Elektronik Warga Bandungharjo Grobogan yang Rusak Berjamaah

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Grobogan – Rusaknya puluhan barang elektronik milik Warga Bandungharjo, Kecamatan Toroh, Grobogan akhirnya diketahui penyebabnya. Sumber masalah berasal dari tegangan listrik yang tidak stabil.

Hal itu diuakui Manajer PLN Area Demak Ahmad Samsuri pada wartawan sebelum menghadiri acara di pendapa Kabupaten Grobogan, Rabu (29/11/2017).

Ia menjelaskan, saat kejadian, kondisi tegangan listrik di daerah tersebut tidak stabil. Hal itu disebabkan adanya kabel putus pada jaringan listrik di kawasan Bandungharjo. Kondisi tersebut akhirnya memicu kerusakan barang elektronik milik warga dalam waktu bersamaan.

Samsuri menegaskan, PLN akan bertanggung jawab dengan memperbaiki barang elektronik milik warga Bandungharjo yang rusak. Sebelum melakukan perbaikan, petugas akan melakukan pendataan jumlah barang yang rusak dan memperbaiki jaringan listrik di lokasi tersebut.

“Kami mohon maaf atas kejadian itu dan nanti akan kita perbaiki barang yang rusak. Saat ini, sedang kita lakukan pendataan,” jelasnya.

Seperti diberitakan, peristiwa yang tidak lazim menimpa puluhan warga Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh, Senin (27/11/2017). Yakni, rusaknya barang elektronik milik warga secara mendadak dalam waktu hampir bersamaan.

Baca : Misterius! Tiba-tiba Barang Elektronik Warga Bandungharjo Grobogan Rusak ‘Berjamaah’

Barang yang rusak kebanyakan berupa kulkas dan televisi. Barang itu rusak setelah sebelumnya sempat terdengar bunyi seperti suara letupan ringan dan sempat pula muncul asap.

Setelah itu, televisi yang sebelumnya menyala mendadak hilang gambarnya. Ada juga televise yang tetap menyala tetapi tampilannya hanya berupa bintik-bintik seperti gambar semut.

Selain itu, banyak pula bolam listrik yang padam mendadak. Sebelumnya, aliran listrik sempat padam sebentar lalu menyala lagi atau byar pet.

Kades Bandungharjo Suwadi menyatakan, dari pendataan yang dilakukan, jumlah kerusakan barang elektronik cukup banyak. Yakni, ada 27 televisi, 2 kulkas, 40 bolam dan 25 peralatan elektronik lainnya semisal kipas angin dan boster antena.

“Barang elektronik yang rusak milik warga yang ada di Dusun Harjowinangun. Yakni, warga yang tinggal di wilayah RT 05, 06, dan 07. Kejadian sudah kita laporkan ke PLN,” katanya.

Editor : Ali Muntoha