Sah, Agus Siswanto Resmi Pegang Palu Ketua DPRD Grobogan

Agus Siswanto menerima palu sidang dari Plt Ketua DPRD Grobogan HM Nurwibowo. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Agus Siswanto menerima palu sidang dari Plt Ketua DPRD Grobogan HM Nurwibowo. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Nama Agus Siswanto secara resmi menjabat sebagai Ketua DPRD Grobogan definitif mulai hari ini, Rabu (10/2/2016). Hal ini menyusul dilantiknya Agus sebagai pimpinan wakil rakyat dalam rapat paripurna yang dilangsungkan siang tadi.

Meski dalam gladi bersih sempat grogi tetapi dalam acara pelantikan tadi, Agus berhasil melaksanakan semua tahapan protokoler dengan sempurna.

Baca juga : Calon Ketua DPRD Grobogan Ngaku Grogi Ikuti Proses Ini

Pengusulan Calon Ketua DPRD Grobogan Berjalan Mulus, Agus Siswanto Banjir Ucapan Selamat

Setelah mengucapkan sumpah janji, Agus menerima palu sidang dari Plt Ketua DPRD Grobogan HM Nurwibowo. Selain itu, Nurwibowo juga menyerahkan kunci mobil dinas Ketua DPRD Grobogan pada Agus Siswanto.

”Tadi, saya diingatkan teman-teman agar jangan lupa menyerahkan kunci mobil dinas sekalian. Makanya, saat ini saya serahkan sekaligus biar langsung dipakai ketua baru,” ungkap Nurwibowo yang disambut tepuk tangan anggota dewan dan para pejabat yang hadir dalam acara itu.

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Grobogan Bambang Pudjiono beserta para pimpinan SKPD dan unsur FKPD setempat. Hadir pula, calon Bupati Grobogan terpilih Sri Sumarni beserta calon Wakil Bupati terpilih Edy Maryono.

Usai menerima palu, Agus Siswanto langsung menjalani debut perdana sebagai Ketua DPRD Grobogan. Yakni, memimpin rapat paripurna kedua dengan agenda pelantikan Purwadi HS menjadi anggota DPRD Grobogan menggantikan Sri Sumarni melalui proses pergantian antar waktu. Tugas perdana yang dilakukan beberapa saat setelah dilantik jadi pimpinan berhasil dijalankan Agus dengan baik.

”Saya merasa lega setelah melalui semua prosesi pelantikan hari ini. Terima kasih atas dukungan dari semua pihak dan saya berupaya untuk mengemban tugas sebaik mungkin,” kata Agus.

Editor : Titis Ayu Winarni

Dua Kali Jadi Anggota Dewan, Dua Kali Pula Gantikan Ketua DPRD Grobogan

Calon anggota DPRD Grobogan dari PDIP Purwadi HS sedang mengikuti geladi bersih. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Calon anggota DPRD Grobogan dari PDIP Purwadi HS sedang mengikuti geladi bersih. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Selain pelantikan Ketua DPRD Grobogan definitif, ada satu agenda lagi yang akan dilangsungkan dalam rapat paripurna Rabu (10/2/2016) besok. Yakni, pelantikan Purwadi HS sebagai anggota DPRD Grobogan menggantikan Sri Sumarni melalui proses pergantian antar waktu (PAW).

Masuknya Purwadi sebagai anggota DPRD Grobogan ini boleh dibilang cukup unik. Pasalnya, pada periode 2009-2014, mantan Asisten II Pemkab Wonogiri itu juga menjabat sebagai anggota DPRD Grobogan melalui proses PAW.

Saat itu, Purwadi yang pensiun jadi PNS tahun 2008 itu jadi wakil rakyat menggantikan Ketua DPRD Grobogan M Yaeni. Dalam Pileg 2009, Purwadi meraih suara terbanyak urutan berikutnya setelah M Yaeni.

Kemudian, dalam Pileg 2014, didapil II yang jadi daerah pemilihannya, PDIP mendapat jatah dua kursi. Kedua kursi itu menjadi jatah dua caleg lainnya, Sri Sumarni dan Sri Setyowati yang menjadi peraih suara terbanyak.

Dalam susunan unsur pimpinan DPRD Grobogan peiode 2014-2019, PDIP dapat jatah ketua, karena punya 12 kursi. Oleh partai, posisi Ketua DPRD Grobogan dipercayakan pada Sri Sumarni yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Grobogan.

Kesempatan Purwadi untuk masuk lagi jadi anggota DPRD Grobogan terbuka setelah Sri Sumarni mengundurkan diri sebagai wakil rakyat lantaran maju dalam Pilkada 2015 lalu. Sebab, pada Pileg 2014, Purwadi mendapat suara terbanyak ketiga setelah duo Sri.

“Saya merasa bersyukur bisa kembali lagi jadi anggota dewan. Semoga saya bisa mengemban tugas dengan baik. Soal, dua kali jadi anggota dewan menggantikan ketua barangkali hanya sebuah kebetulan saja,” ujar Purwadi.

Editor : Kholistiono

Baca juga : Calon Ketua DPRD Grobogan Ngaku Grogi Ikuti Proses Ini

 

Calon Ketua DPRD Grobogan Ngaku Grogi Ikuti Proses Ini

Calon Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto sedang menjalani acara geladi bersih di Ruang Rapat Paripurna Utama DPRD.(MuriaNewsCom/Dani Agus)

Calon Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto sedang menjalani acara geladi bersih di Ruang Rapat Paripurna Utama DPRD.(MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Meski sudah siap mengemban tugas baru sebagai Ketua DPRD Grobogan, namun Agus Siswanto terlihat grogi ketika mengikuti acara geladi bersih di Ruang Paripurna Utama DPRD, Selasa (9/2/2016).

Geladi bersih itu digelar berkaitan dengan adanya pelantikan Ketua DPRD Grobogan definitif yang akan dilangsungkan Rabu (10/2/2016) besok.

Dalam geladi bersih itu, beberapa kali Agus Siswanto terpaksa harus mengulang beberapa segmen acara yang harus dijalani dalam pelantikan nanti. Setelah diulang beberapa kali, Ketua Fraksi PDIP itu akhirnya berhasil menyelesaikan semua tahapan geladi bersih dengan baik.

“Tenyata acara protokoler pelantikan Ketua DPRD ini banyak sekali. Saya tadi harus mengulang beberapa kali baru bisa betul,” kata Agus disela-sela geladi bersih.

Seperti diketahui, posisi Ketua DPRD Grobogan sebelumnya dijabat Sri Sumarni yang juga berasal dari PDIP. Namun, beberapa waktu lalu Sri Sumarni mengundurkan diri sebagai wakil rakyat lantaran maju dalam Pilkada 2015 lalu.

Posisi yang ditinggalkan Sri Sumarni untuk sementara diemban Wakil Ketua HM Nurwibowo dengan status Plt Ketua DPRD Grobogan.

Dalam pilkada lalu, Sri Sumarni yang berpasangan dengan Edy Maryono berhasil keluar sebagai pemenang.

Editor : Kholistiono

Resmi Jadi Wakil Rakyat, Guru MA Terkenang Memori 19 Tahu Lalu, Ada Apa?

Saifuddin Zuhri diambil sumpahnya saat dilantik menjadi anggota DPRD Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Saifuddin Zuhri diambil sumpahnya saat dilantik menjadi anggota DPRD Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Keluarga besar Madrasah Aliyah Fathul Ulum Kecamatan Gabus, boleh berbangga. Karena, Sabtu (23/1/2016), salah satu guru, yakni Saifuddin Zuhri resmi dilantik jadi anggota DPRD Grobogan melalui proses pergantian antar waktu (PAW).

Acara pelantikan digelar dalam rapat paripurna istimewa yang dipimpin Plt Ketua DPRD Grobogan HM Nurwibowo. Hadir pula dalam acara itu, Bupati Grobogan Bambang Pudjiono dan pimpinan FKPD serta SKPD. Para pengurus parpol, ormas dan tokoh masyarakat terlihat pula pada kesempatan tersebut.

Keberhasilan Saifuddin menduduki kursi parlemen ini ternyata bukan pertama kalinya. Sebelumnya, pria 55 tahun itu sudah pernah jadi anggota DPRD Grobogan meski hanya sekitar dua tahun saja.

Yakni, tahun 1997-1999 melalui Partai Persatuan Pembangunan. Masa jabatan wakil rakyat waktu itu terpaksa dipercepat seiring adanya gerakan reformasi.

“Sebelumnya memang saya pernah menjabat anggota dewan meski tidak lama. Setelah berlalu 19 tahun, saya kembali lagi jadi anggota dewan. Kali ini, melalui Partai Kebangkitan Bangsa,” katan Saifuddin usai pelantikan.

Saifudin duduk jadi wakil rakyat menggantikan posisi Edy Maryono yang sebelumnya mundur lantaran maju sebagai calon wakil bupati dalam Pilkada lalu. Dalam Pileg lalu, Saifudin yang tinggal di Desa Kradenan, Kecamatan Kradenan itu mampu meraih suara terbanyak kedua setelah Edy Maryono di dapil V.

Editor : Akrom Hazami

Besok, Ada Guru Madrasah Aliyah Dilantik Jadi Anggota DPRD Grobogan, Beneran Lho

Saifudin Zuhri didampingi istri sedang mendapat pengarahan dari pegawai Setwan DPRD Grobogan dalam acara gladi bersih. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Saifudin Zuhri didampingi istri sedang mendapat pengarahan dari pegawai Setwan DPRD Grobogan dalam acara gladi bersih. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Kesempatan untuk bisa jadi anggota DPRD Grobogan akhirnya berhasil didapat Saifudin Zuhri yang sebelumnya sempat jadi caleg di dapil V pada pemilu legislatif 2014 lalu. Pada Sabtu (23/1/2016) besok, pria yang berprofesi jadi guru di MA Fathul Ulum Gabus tersebut bakal dilantik jadi anggota DPRD Grobogan melalui proses pergantian antar waktu (PAW).

Saifudin bakal jadi wakil rakat dari Partai Kebangkitan Bangsa menggantikan posisi Edy Maryono yang sebelumnya mundur lantaran maju sebagai calon wakil bupati dalam Pilkada lalu. Dalam Pileg lalu, Saifudin yang tinggal di Desa Kradenan, Kecamatan Kradenan itu mampu meraih suara terbanyak kedua setelah Edy Maryono.

“Jatah kursi PKB di dapil V dalam Pileg kemarin hanya satu saja. Setelah Pak Edy mundur, sesuai mekanisme akan diganti caleg peraih suara terbanyak urutan berikutnya,” kata Saifudin pada wartawan di ruang rapat paripurna DPRD Grobogan sebelum mengikuti acara gladi bersih, Jumat (22/1/2016) siang.

Ketua PAC PKB Kradenan itu berharap agar bisa bekerjasama dengan anggota lainnya untuk menyumbangkan tenaga dan pikiran guna kemajuan Grobogan. Tak lupa dia juga menyampaikan terima kasih pada berbagai pihak yang telah memberikan dukungannya pada Pileg lalu.

Editor : Akrom Hazami

Pengusulan Calon Ketua DPRD Grobogan Berjalan Mulus, Agus Siswanto Banjir Ucapan Selamat

Agus Siswanto calon Ketua DPRD Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Agus Siswanto calon Ketua DPRD Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Rapat Paripurna Jumat (22/1/2016) dengan agenda pengusulan pengangkatan Agus Siswanto sebagai calon Ketua DPRD Grobogan berjalan mulus. Agus Siswanto tinggal menunggu saja waktu pelantikan Ketua DPRD Grobogan yang dijadwalkan dilangsungkan pertengahan Februari mendatang.

Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Grobogan Wasono Nugroho tersebut berlangsung cukup singkat, sekitar 30 menit saja. Pasalnya, materi utama dalam rapat tersebut hanya membacakan keputusan soal usulan pengangkatan calon pengganti Ketua DPRD Grobogan masa bakti 2016-2019. Selanjutnya, keputusan ini disampaikan pada Gubernur Jawa Tengah melalui Bupati Grobogan untuk peresmian pengangkatan calon Ketua DPRD Grobogan.

Usai rapat paripurna, Agus Siswanto langsung mendapat ucapan selamat Bupati Grobogan Bambang Pudjiono dan pimpinan FKPD yang hadir dalam kesempatan itu. Ucapan selamat juga datang dari kolega dan para pejabat yang hadir dalam rapat paripurna tersebut.

”Terima kasih atas dukungannya. Mudah-mudahan, saya nantinya bisa mengemban amanat dengan baik,” ujar Agus yang saat ini menjabat Ketua Fraksi PDIP DPRD Grobogan itu.

Sementara itu, malam hari nanti, anggota DPRD Grobogan juga melangsungkan rapat paripurna istimewa. Adapun agendanya, mengumumkan penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih dan selanjutnya disampaikan pada Mendagri. Rapat paripurna istimewa ini digelar seiring adanya surat edaran dari Mendagri tanggal 19 Januari 2016 lalu tentang Pengesahan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Gubernur/Wakil Gubernur, Walikota/Wakil Walikota dan Bupati/Wakil Bupati.

Editor : Titis Ayu

DPRD Grobogan Gelar Dua Rapat Paripurna Hari Ini, Ada Apakah?

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Anggota DPRD Grobogan, Jumat (22/1/2016) hari ini rencananya bakal menggelar dua rapat paripurna dalam waktu yang berlainan. Pertama, adalah rapat paripurna yang digelar pagi ini dan kedua rapat paripurna istimewa yang dijadwalkan malam hari.

Plt Ketua DPRD Grobogan HM Nurwibowo menyatakan, dua rapat paripurna yang digelar hari ini agendanya berlainan. Rapat paripurna pertama agendanya persetujuan anggota dewan terhadap usulan nama calon definitif Ketua DPRD Grobogan.

”Seperti diketahui, ketua sebelumnya, yakni Sri Sumarni dari PDIP mengundurkan diri karena maju sebagai calon bupati dalam Pilkada lalu. Nama yang diusulkan PDIP sebagai penggantinya adalah Agus Siswanto,” terangnya.

Sedangkan jadwal kedua adalah rapat paripurna istimewa dengan agenda mengumumkan penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih dan selanjutnya disampaikan pada Mendagri. Rapat paripurna istimewa ini digelar seiring adanya surat edaran dari Mendagri tanggal 19 Januari 2016 lalu tentang Pengesahan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Gubernur/Wakil Gubernur, Walikota/Wakil Walikota dan Bupati/Wakil Bupati.

Editor : Titis Ayu

Usulan Nama Calon Pengganti Sri Sumarni Sudah Masuk KPU Grobogan

Ilustrasi Kursi Dewan

Ilustrasi Kursi Dewan

 

GROBOGAN – Posisi anggota DPRD Grobogan yang ditinggalkan Sri Sumarni ketika maju sebagai calon bupati dalam Pilkada lalu dalam waktu dekat akan segera tergantikan. Hal ini menyusul masuknya surat permintaan pergantian antar waktu (PAW) yang dilayangkan pihak DPRD Grobogan ke KPU setempat.

Ketua KPU Grobogan Afrosin Arif ketika dimintai komentarnya membenarkan jika permintaan PAW untuk Sri Sumarni sudah diterima beberapa hari lalu. Adapun usulan nama yang diajukan adalah Purwadi, caleg PDIP yang berasal dari dapil II.

Terkait adanya surat tersebut, rencananya KPU menggelar rapat pleno Senin (18/1/2016) untuk membahas masalah tersebut. Sesuai aturan KPU punya waktu tujuh hari untuk verifikasi nama yang diajukan dalam proses PAW tersebut. Proses verifikasi itu dilakukan, salah satunya untuk memastikan kalau nama yang diajukan untuk PAW adalah peraih suara terbanyak kedua setelah Sri Sumarni.

”Jadi tahapan PAW ini bermula dari surat permohonan dari partai kepada pimpinan DPRD. Kemudian pimpinan DPRD mengajukan permohonan ke KPU untuk proses PAW. Setelah itu, KPU nanti akan meneruskan pada gubernur,” jelasnya.

Disinggung soal PAW untuk anggota dewan lainnya Edy Maryono yang menjadi pasangan Sri Sumarni dalam Pilkada lalu, Afrosin menyatakan, sudah ada surat permintaan dari DPRD Grobogan bulan Desember lalu. Saat ini, prosesnya sudah sampai di tangan Gubernur Jawa Tengah. (DANI AGUS/TITIS W)

DPRD Grobogan Gelar Sidang Perdana Tahun 2016

Sidang Paripurna DPRD dengan agenda penyampaian laporan kegiatan dan produk sidang 2016 (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sidang Paripurna DPRD dengan agenda penyampaian laporan kegiatan dan produk sidang 2016 (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Anggota DPRD Grobogan, Selasa (5/1/2016) menggelar sidang paripurna perdana tahun 2016. Adapun agenda sidang pertama ini adalah penyampaian laporan kegiatan dan produk sidang tahun 2015. Satu lagi adalah penetapan perubahan keanggotaan alat kelengkapan dewan tahun 2016.

Sidang paripurna perdana yang dipimpin Plt Ketua DPRD Grobogan HM Nurwibowo itu sempat molor pelaksanaannya. Sesuai jadwal, sidang akan dimulai pukul 09.00 WIB. Namun pada pelaksanaannya baru dibuka pukul 10.34 WIB.

Hadir dalam sidang tersebut, Bupati Grobogan Bambang Pudjiono. Terlihat pula, Kapolres Grobogan AKBP Indra Darmawan Irianto, Kajari Purwodadi Abdullah, Kasdim 0717/Purwodadi Mayor Arif Isnawan dan semua pimpinan SKPD serta para camat.

Dalam kesempatan itu, Nurwibowo menyatakan, selama tahun 2015 sudah banyak hal yang dilakukan. Antara lain, melakukan pembahasan dan persetujuan APBD Perubahan 2015, dan APBD 2016. Selama 2015, DPRD bersama bupati sudah berhasil membuat 16 perda.

“Selama tahun lalu, dewan menggelar 38 kali rapat paripurna dan 1 kali rapat paripurna istimewa. Tahun 2015, kita berhasil membuat 43 keputusan DPRD dan 23 keputusan pimpinan DPRD,” jelas Nurwibowo.

Dalam sidang tersebut disampaikan pula perubahan keanggotaan alat kelengkapan dewan. SepertI susunan keanggotaan badan musyawarah, komisi, balegda,  banggar dan badan kehormatan. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)

Sri-Edy Pamitan, Nurwibowo Pegang Palu Ketua Dewan

Sri-Edy pada saat menyampaikan kata perpisahan dalam sidang paripurna di DPRD Grobogan Kamis, (15/10/2015). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sri-Edy pada saat menyampaikan kata perpisahan dalam sidang paripurna di DPRD Grobogan Kamis, (15/10/2015). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Jabatan Sri Sumarni sebagai Ketua DPRD Grobogan mulai hari ini resmi ditinggalkan. Demikian pula dengan jabatan Edy Maryono sebagai anggota DPRD Grobogan dan Ketua Fraksi PKB.

Berhentinya dua politisi yang saat ini jadi salah satu pasangan peserta Pilkada itu dari parlemen karena terbentur aturan. Dimana, anggota DPRD yang maju sebagai peserta Pilkada harus berhenti dari jabatannya.

Acara pelepasan Sri-Edy dari parlemen dilakukan dalam sidang paripurna, siang tadi. Bupati Grobogan Bambang Pudjiono berserta Wakil Bupati Icek Baskoro hadir dalam kesempatan itu. Terlihat pula para pimpinan FKPD setempat dalam rapat tersebut.

Dalam sidang tersebut, keduanya diberi kesempatan untuk menyampaikan kata perpisahan. Meski maju berdua, namun kata perpisahan itu hanya disampaikan Sri Sumarni. Sementara Edy Maryono berdiri mendampingi Sri Sumarni dalam kesempatan itu.

Saat menyampaikan kata perpisahan, Sri Sumarni mengaku cukup berat harus meninggalkan gedung DPRD Grobogan. Sebab, selama 10 tahun dia sudah menjadi bagian disitu.

“Apa boleh buat. Karena konsekuensinya memang harus berhenti maka harus dijalani,” kata Ketua DPC PDIP Grobogan itu.

Sri juga mengucapkan banyak terima kasih kepada rekan kerjanya, pihak eksekutif dan para pimpinan FKPD atas jalinan kerja sama selama ini. Dia berharap, meski sudah tidak ngantor di dewan, tetap diterima untuk bersilaturahmi dengan mereka semua.

Dengan lengsernya Sri Sumarni, Wakil Ketua DPRD Grobogan HM Nurwibowo mendapat amanat menjabat Plt Ketua DPRD Grobogan. Sedangkan posisi Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa yang ditinggalkan Edy selanjutnya dipercayakan pada Agus Dwi Priyanto.

“Untuk proses pergantian antar waktu yang menggantikan saya atau Pak Edy Maryono sebagai anggota dewan belum dilakukan. Rencananya, prosesnya dilakukan setelah Pilkada sekalian dengan pengisian Ketua DPRD definitif,” imbuh Sri Sumarni, usai acara. (DANI AGUS/TITIS W)

Bupati dan Ketua DPRD Grobogan Mendadak Duet Maut

Duet Bambang dan Sri menambah semarak peresmian gedung bersama Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Grobogan siang tadi Senin (5/10/2015). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Duet Bambang dan Sri menambah semarak peresmian gedung bersama Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Grobogan siang tadi Senin (5/10/2015). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Acara peresmian Gedung bersama Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Grobogan siang tadi Senin (5/10/2015) sebenarnya dilangsungkan secara sederhana. Namun, mendadak jalannya acara jadi terasa sedikit istimewa.

Hal ini terjadi setelah Bupati Grobogan Bambang Pudjiono mendadak bernyanyi bareng dengan Ketua DPRD Grobogan Sri Sumarni, sebelum peresmian dimulai. Dan, lagu campursari berjudul ’Rondo Kempling’ akhirnya dipilih untuk dinyanyikan bersama di atas panggung.

Meski mendadak duet bareng, namun keduanya mampu membawakan lagu yang dipopulerkan Manthous itu dengan baik. Tak ayal, aksi dadakan dua pejabat teras Pemkab Grobogan ini mendapat tepuk tangan meriah dari tamu undangan.

Usai melantunkan lagu, Bambang kemudian melakukan peresmian gedung baru dua lantai di Jalan Untung Suropati yang dibangun dengan dana Rp 550 juta itu. Acara peresmian ditandai dengan pelepasan balon dan penandatanganan prasasti yang dilakukan Bambang. Sementara pengguntingan pita di pintu masuk dilakukan oleh Sri Sumarni.

Dalam kesempatan itu, Bambang berharap agar keberadaan gedung baru itu bisa memudahkan masyarakat ketika membutuhkan pelayanan dari INI dan IPPAT. Dia juga meminta agar pelayanan pada masyarakat perlu dilakukan lebih cepat dan tidak berbelit-belit.

”Kalau memang prosesnya mudah dan cepat saya harapkan pelayanan itu jangan dipersulit. Dengan pelayanan yang cepat dan mudah, maka masyarakat akan sangat terbantu,” katanya.

Sementara itu, ketua INI Grobogan Paul Cristian mengatakan, gedung yang dibangun di atas lahan seluas 100 meter persegi itu dinilai cukup spesial. Bukan karena bentuk bangunan tetapi proses untuk bisa memiliki gedung tersebut. Dimana, semua anggota INI dan IPPAT yang berjumlah 25 orang patungan iuran, selama hampir dua tahun untuk memiliki gedung.

”Iurannya ini diambilkan dari jasa pembuatan akta. Tiap akta disisihkan seribu rupiah untuk dana pembelian gedung. Dengan adanya gedung sekretariatan ini akan memudahkan kami untuk saling koordinasi dan diskusi,” kata Paul. (DANI AGUS/TITIS W)

7 Raperda di Grobogan Batal Dibahas Tahun 2015

Anggota Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPR Grobogan saat melakukan sidang paripurna. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Anggota Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPR Grobogan saat melakukan sidang paripurna. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Sebanyak tujuh rancangan peraturan daerah (Raperda) Grobogan yang sudah disetujui eksekutif dan legislatif untuk dibahas tahun ini, akhirnya urung dilakukan. Hal ini terkait munculnya peraturan baru mengenai masalah yang akan disusun dalam raperda tersebut. Hal itu disampaikan anggota Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPR Grobogan Amin Rois dalam sidang paripurna, Rabu (9/9) malam.

“Pada tahun ini sudah disepakati program pembentukan 19 Raperda. Dari jumlah ini, ada tujuh raperda yang belum bisa dibahas karena ada aturan baru,” katanya saat menyampaikan laporan hasil rapat kerja Balegda.

Dijelaskan, tujuh raperda yang tidak dapat diajukan dan dibahas tahun 2015 ini, empat di antaranya mengenai rencana detail tata ruang kota (RDTRK) kecamatan. Yakni, Kecamatan Purwodadi, Godong, Gubug, dan Wirosari.

Hal itu disebabkan adanya belum adanya rekomendasi dari Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk substansi teknis dari Kementerian PU yang telah didekonsentrasikan kepada Gubernur Jawa Tengah. Kemudian adanya perubahan regulasi tata ruang di tingkat Kementerian PU dan regulasi tata ruang yang bergabung dengan agrarian.

Kemudian, raperda mengenai hutan kota juga tidak bisa dibahas. Sebab, sesuai UU Nomor 9 tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah, hutan kota menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Selanjutnya, raperda yang tidak bisa dibahas lainnya adalah soal irigasi. Hal ini berkaitan dengan keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi berkaitan dengan irigasi yang diharuskan kembali pada UU No 11 tahun 1974 tentang pengairan. Oleh sebab itu, penyusunan raperda irigasi akan menunggu keluarnya aturan terbaru.

“Satu raperda lagi yang tidak bisa dibahas adalah mengenai SOTK. Sebab, peraturan pengganti PP 41 tahun 2007 tentang perangkat daerah sebagaimana yang diatur dalam UU No 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, belum ada,” imbuhnya. (DANI AGUS/AKROM HAZAMI)

Pidato Kenegaraan Presiden Diperdengarkan di Rapat Paripurna Istimewa DPRD Grobogan

Pimpinan DPRD Grobogan mendengarkan pidato kenegaraan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pimpinan DPRD Grobogan mendengarkan pidato kenegaraan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Anggota DPRD Grobogan pagi ini menggelar rapat paripurna istimewa  tahun 2015. Adapun agenda rapat ini adalah mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam rangka peringatan HUT ke-70 Kemerdekaan RI yang disampaikan di depan sidang bersama DPR dan DPD RI.

Sidang dipimpin Ketua DPRD Grobogan Sri Sumarni didampingi Wakil Ketua DPRD Wasono Nugroho dan HM Nurwibowo. Selain anggota DPRD, rapat juga dihadiri  Bupati Grobogan Bambang Pudjiono, Sekretaris Daerah Sugiyanto, para pimpinan FKPD, pejabat SKPD dan undangan lainnya.

Para peserta rapat paripurna menyimak pidato kenegaraan melalui dua layar proyektor besar yang ditempatkan di dalam ruang paripurna utama.

Dalam kata pengantarnya, Ketua DPRD Sri Sumarni menyampaikan sekilas  sejarah bahwa  proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 merupakan puncak perjuangan. Karena pada saat itulah bangsa Indonesia memproklamirkan keberhasilan di dalam membebaskan diri dari belenggu penjajah.

Sejarah kemerdekaan telah membuktikan bahwa keberhasilan perjuangan itu dilakukan atas pengorbanan para patriot proklamasi kemerdekaan RI.

“Oleh karena itu tidak berlebihan apabila kita menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya atas pengorbanan para pahlawan. Sebab, bangsa yang  besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa para para pahlawan,” tegasnya. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)

Hubungan Eksekutif dan Legislatif di Grobogan Dianggap Akur, Anggota DPRD Magelang Beguru

Kunker yang dilakukan DPRD Magelang ke DPRD Grobogan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kunker yang dilakukan DPRD Magelang ke DPRD Grobogan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

GROBOGAN – Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Magelang pagi tadi berkunjung ke DPRD Grobogan. Kunjungan wakil rakyat yang tergabung dalam Badan Anggaran (Banggar) itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Yogyo Susaptoyono yang juga menjabat sebagai Ketua Banggar.

Menurut Yogyo, selain bersilaturahmi, tujuan mereka berkunjung ke Grobogan adalah untuk belajar cara menjalin hubungan yang harmonis antara eksekutif dan legislatif. Dia menilai, dari informasi yang didapat selama ini, hubungan antara DPRD Grobogan dan pihak eksekutif setempat terjalin dengan baik.

Hal ini berimbas positif dengan mudahnya membahas berbagai permasalahan bersama. Seperti, masalah anggaran, pembuatan perda serta kebijakan lainnya.

”Selama ini, hubungan eksekutif dan legislatif di tempat kami tidak seharmonis di Grobogan. Maka dari itulah kami ingin mendapat kiat-kiat bagaimana caranya agar hubungan eksekutif dan legislatif bisa harmonis seperti disini,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota DPRD Grobogan HM Misbah yang menerima kedatangan tamu dari Magelang menyatakan, salah satu kiat yang dilakukan untuk menjalain hubungan baik dengan pihak eksekutif adalah komunikasi. Baik dilakukan secara formal maupun non formal.

Disamping itu, hubungan baik itu juga bisa terjalin jika kedua belah pihak sama-sama berkomitmen untuk memajukan daerah. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)

Purwa Aksara Dapat Suntikan Dana Rp 500 Juta untuk Ngebor Minyak

Sumur minyak tua yang rencananya bakal dikelola Purwa Aksara (MuriaNewsCom/DANI AGUS)

Sumur minyak tua yang rencananya bakal dikelola Purwa Aksara (MuriaNewsCom/DANI AGUS)

GROBOGAN – Perusda Purwa Aksara Grobogan akan mendapat penyertaan modal sebesar Rp 500 juta. Dalam pengajuan pada pihak legislatif penambahan modal itu diperlukan seiring rencana perusda tersebut untuk mengelola sumur minyak tua di Kecamatan Gabus pada tahun ini. Setelah dibahas oleh pansus IV, penyertaan modal itu akhirnya disetujui oleh DPRD setempat.

Direktur Utama Perusda Purwa Aksara Bambang Pulunggono menjelaskan, tambahan dana sebesar Rp 500 juta digunakan untuk menambah modal usaha, khususnya berkaitan dengan rencana pengelolaan sumur minyak.

Rencananya, ada 27 sumur minyak tua di Dusun Bapo, Desa Bendoharjo, Kecamatan Gabus yang akan digarap. Terkait hal ini, pihaknya perlu menyiapkan sarana dan prasarana pendukung.

Menurutnya, keberadaan sumur minyak tersebut sudah ada pada zaman penjajahan Belanda. Setelah mereka hengkang dari Indonesia, keberadaan sumur minyak berjumlah 45 itu terbengkalai. Beberapa waktu lalu, sebagian sumur itu sempat dieksplorasi oleh KUD Widoro Kandang bekerjasama dengan pihak ketiga. Namun, kegiatan tersebut hanya berlangsung beberapa tahun saja.

Ditambahkan, untuk mengelola sumur minyak nanti, pihaknya akan bekerjasama dengan pihak ketika selaku investor. Adapun, model kerjasamanya, perusda akan mengurus izin dan lisensi yang diperlukan ke SKK Migas dan Kementerian ESDM. Sedangkan, peralatan, SDM dan biaya operasional akan ditanggung investor. Hasil minyak yang didapat nantinya akan dijual pada Pertamina.

”Hasilnya nanti akan kita bagi bersama dengan investor dan saat ini kami masih menyelesaikan proses perizinannya. Kita harapkan pada tahun ini kegiatan eksplorasi sudah bisa dimulai,” jelasnya. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)

Anggota DPRD Bojonegoro Berguru ke Grobogan Bangun Jalan Desa

Para anggota DPRD Bojonegoro saat mendapat penjelasan dari DPRD Grobogan terkait pembangunan jalan desa, Rabu (8/7/2015). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Para anggota DPRD Bojonegoro saat mendapat penjelasan dari DPRD Grobogan terkait pembangunan jalan desa, Rabu (8/7/2015). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

GROBOGAN – Anggota DPRD Bojonegoro yang tergabung dalam komisi D berkunjung ke Kantor Dinas Bina Marga Grobogan. Sebanyak 12 wakil rakyat dari Jawa Timur itu datang ke Grobogan untuk belajar masalah pembangunan jalan desa. Lanjutkan membaca

Permohonan Hibah Tanah untuk KPU Grobogan Dapat Lampu Hijau

Salah satu petugas KPU sedang memasang brosur pengumuman (MuriaNewsCom/DANI AGUS)

Salah satu petugas KPU sedang memasang brosur pengumuman (MuriaNewsCom/DANI AGUS)

GROBOGAN – Harapan pihak KPU Grobogan untuk bisa mendapatkan hibah tanah dari pemkab setempat dapat lampu hijau dari anggota dewan. Hal itu diungkapkan Ketua KPU Grobogan Afrosin Arif usai menggelar pertemuan dengan pimpinan DPRD, ketua fraksi, ketua komisi dan anggota Komisi A yang digelar di ruang rapat paripurna, siang tadi. Lanjutkan membaca