Seluruh SMK di Jateng Gelar UNBK, Pemprov Pastikan Tak Ada Gangguan

MuriaNewsCom, Semarang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memastikan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA dan SMK di provinsi ini tak ada kendala. Ujian akhir ini bakal dilaksanakan April 2018 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah, Gatot Bambang Hastowo menyatakan, segala persiapan UNBK sudah final. ”Data pokok pendidikan (dapodik), daftar nominasi tetap (DNT) peserta UN, sudah semuanya,” katanya.

Ia menyebut, dari beberapa kali pelaksanaan simulasi UNBK yang dilakukan, sudah menunjukkan kesiapan pihak sekolah untuk menggelar ujian tersebut secara mandiri.

Untuk tingkat sekolah menengah kejuruan (SMK), sudah 100 persen SMK di Jateng menggelar UNBK. Sementara tingkat SMA, masih 98 persen karena masih ada yang belum siap melaksanakan UNBK secara mandiri.

“Infrastruktur atau alatnya sudah siap. Artinya, sekolah bersangkutan siap kalau melaksanakan UNBK secara mandiri. Kami sudah cek ke beberapa sekolah. Nanti akan dibagi dalam tiga shift,” ujarnya.

Ia menyebutkan sekolah tidak harus menyediakan perangkat komputer sesuai jumlah siswa peserta UNBK untuk melaksanakan ujian secara mandiri. Karena pelaksanaannya bisa dibagi dalam maksimal tiga shift.

“Misalnya, kalau peserta ujian jumlahnya 150, komputernya sebanyak 55 unit sudah cukup. Kan nanti pelaksanaan UNBK bisa dibagi dalam tiga shift. Kami pastikan tidak ada kebocoran soal,” terangnya.

Bahkan, kata dia, peluang siswa untuk mencontek pekerjaan kawannya juga tidak memungkinkan. Karena masing-masing soal memiliki model yang berbeda, sehingga samping kanan-kiri pun tidak bisa mencontek.

“Dalam setiap ‘shift’ saja soalnya berbeda, satu ruangan juga berbeda. Kalau dalam ruangan ada 24 siswa peserta UNBK, model soalnya ya ada 24 macam. Kalau 20 siswa peserta UNBK, ya, ada 20 model soal,” paparnya.

Pelaksanaan UNBK untuk jenjang SMK, akan dilaksanakan pada 2-5 April 2018, kemudian 9-12 April untuk jenjang SMA dan madrasah aliyah (MA). Ujian susulan untuk SMA/SMK dan MA akan dilaksanakan pada 17-18 April 2018.

Editor : Ali Muntoha