Video – Ribuan Warga Jepara Akhirnya Bisa Tukarkan Surat Keterangan dengan e-KTP

PHTO0010.JPG

Sri Alim, Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Sekitar 30 ribu warga Jepara sempat hanya mendapatkan surat keterangan identitas kependudukan, karena berbagai kendala dalam proses pembuatan e-KTP. Namun, saat ini dipastikan tinggal tujuh ribuan warga yang belum menerima e-KTP. Selebihnya dipastikan sudah menerima e-KTP.

Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Jepara Sri Alim menjelaskan, pihaknya mengganti sekitar 23 ribu warga yang sebelumnya hanya menggunakan surat keterangan kependudukan, dengan e-KTP.

”Sebelumnya kami hanya memberikan surat keterangan sebagai pengganti e-KTP untuk sementara. Tapi sekarang sudah kami ganti dengan e-KTP karena proses pencetakan sudah normal,” ujar Sri Alim kepada MuriaNewsCom, Rabu (16/12/2015).

Menurutnya, pihaknya mengakui masih ada tujuh ribuan warga yang belum menerima e-KTP karena mereka belum mengurus pergantian ke e-KTP. Dimungkinkan, bagi yang belum mengurus pergantian dari surat keterangan ke e-KTP dilatarbelakangi berbagai hal.

”Mungkin mereka masih belum ada waktu, atau mungkin sedang di luar kota. Kami sudah sosialisasikan mengenai hal ini, jika yang memegang surat keterangan kependudukan sudah bisa ditukarkan dengan e-KTP,” ungkapnya.

Dia menambahkan, untuk semua warga yang melakukan perekaman e-KTP, dipastikan e-KTP telah jadi. Pihaknya juga mengaku mendistribusikan e-KTP yang jadi ke tingkat kecamatan masing-masing. (WAHYU KZ/TITIS W)

 

Daenuri : Jangan Tunda Serahkan Surat Keterangan Pindah

Daenuri, Kepala Dindukcapil Kabupaten Rembang. (MuriaNewsCom/Ahmad Feri)

Daenuri, Kepala Dindukcapil Kabupaten Rembang. (MuriaNewsCom/Ahmad Feri)

 

REMBANG – Daenuri, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Rembang mengimbau kepada para pemegang surat pindah agar tidak berlama-lama membawa surat keterangannya. Sebab masa aktif surat keterangan pindah hanya berlaku selama 30 hari. Jika melebihi batas ketentuan tersebut maka surat pindah itu dinyatakan hangus alias tidak berlaku. Imbauan ini diberikan seiring membludaknya permintaan surat pindah ke luar daerah lain.

”Pada Juli kemarin jumlah pemohon surat pindah mencapai 350 pemohon, untuk itu kami minta agar setelah surat keterangan pindah kita keluarkan, pemohon jangan sampai menunda-nunda menyerahkannya kepada pihak dinas kependudukan di daerah tujuan. Sebab surat keterangan pindah itu hanya berlaku 30 hari sejak tanggal diterbitkan,” ujar Daenuri, Rabu (12/8/2015).

Daenuri mengatakan warga Rembang yang akan pindah ke kabupaten lain, wajib melampirkan sejumlah persyaratan seperti surat keterangan dari desa, kecamatan, biodata penduduk, kartu keluarga, dan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK). Menurutnya, dokumen yang sama juga diminta oleh puluhan orang yang pindah datang di Kabupaten Rembang.

”Terhadap mereka yang pindah datang di Kabupaten Rembang, kami akan mengecek berkas secara teliti. Sebab kita tidak ingin kecolongan, termasuk motif pindah kependudukan terkait urusan Pilkada. Kami akan teliti dan hati-hati, meski kami pun tidak pernah tanya soal kepentingan itu (pilkada-red.),” kata Daenuri. (AHMAD FERI/TITIS W)

Dindukcapil Rembang Baru Peroleh Jatah 1000 Keping Blanko e-KTP

Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Rembang bakal menerima jatah 1.000 keping blanko e-KTP. (MURIANEWS/AHMADFERI)

REMBANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Rembang akhirnya memperoleh jatah blanko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Namun jumlah yang bakal diterima itu masih belum sebanding dengan jumlah penduduk yang belum mengantongi e-KTP sekitar 25 ribu warga. Sebab Dindukcapil setempat, untuk sementara ini baru menerima jatah 1000 keping keping e-KTP.

Lanjutkan membaca