Polres dan Kodim Kudus Jaga Hubungan dengan Pers

Kapolres Kudus AKBP Andy Rifa'i dan Dandim 0722 Kudus Letkol CZI Gunawan Yudha Kusuma melakukan salam komando, Kamis. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Kapolres Kudus AKBP Andy Rifa’i dan Dandim 0722 Kudus Letkol CZI Gunawan Yudha Kusuma melakukan salam komando, Kamis. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Hubungan antara pers dengan tentara maupun polisi harus tetap harmonis. Hal itu diciptakan untuk mewujudkan hal yang lebih baik.

Dandim 0722 Kudus Letkol CZI Gunawan Yudha Kusuma mengatakan, kekerasan terhadap pers bukanlah solusi. Bahkan hal semacam itu harusnya tidak terjadi, apalagi di negara yang memiliki aturan seperti Indonesia ini.

“Tidak patut terjadi kekerasan, apalagi antara petugas dengan pers. Alangkah baiknya jika bisa saling menghormati satu sama lain, sehingga kondisi makin tenteram. Jadi kebebasan juga akan diraih,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, komunikasi yang intens harus dibuat dengan lancar dan sehat. Dengan demikian maka mampu meminimalisasi terjadinya miskomunikasi. Dan permasalahan tidak akan muncul.

Dia menyayangkan adanya kekerasan terhadap wartawan di sejumlah tempat. Sebab harusnya hal itu tidak patut terjadi bahkan sampai berlarut-larut kurang tertangani.

Sementara, Kapolres Kudus AKBP Andy Rifa’i mengibaratkan, antara pers dengan aparat bagaikan dua buah mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Sehingga, keduanya saling membutuhkan satu dengan lainnya.

“Ke depan komunikasi harus tetap ditingkatkan, soalnya pers itu mitra jadi tidak perlu ditakuti. Sebaliknya, malah harus dirangkul,” ujarnya.

Dia mengaskan kalau selama ini sudah terbuka dengan pers. Bahkan komunikasi juga diintensifkan agar semakin mempererat hubungan antara ketugas kepolisian dengan pers.

“Keduanya sama-sama membutuhkan, misalnya saja jika polres tanpa pemberitaan maka akan susah. Begitupun juga dengan pers tanpa kami mungkin kesulitan informasi,” jelasnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Keren, Kapolres Kudus dan Dandim Saling Suap Kue Ulang Tahun

dandim

Kapolres Kudus AKBP Andy Rifa’i suapi Dandim Kudus Letkol CZI Gunawan Yudha Kusuma dengan kue ulang tahun di makodim setempat. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Polres Kudus memberikan ucapan selamat ulang tahun ke-71 untuk TNI. Dalam hal ini Kodim 0722/Kudus. Kegiatan itu tampak di Makodim Kudus, Kamis (6/10/2016).

Kapolres Kudus AKBP Andy Rifa’I beserta jajaran mendatangi Kodim Kudus dengan membawa kue ulang tahun. Nantinya, kue dipersembahkan untuk Kodim.

Kue yang dibawa berbentuk loreng, seperti layaknya seragam tentara. Kue ulang tahun spesial itu dibuat khusus untuk TNI. Selain kue, dilengkapi pula dengan lilin angka 71.

Kue dipotong langsung oleh Dandim Kudus Letkol CZI Gunawan Yudha Kusuma usai ditiup dan baca doa. Setalah itu, potongan pertama diberikan kepada Kapolres. Keakraban Kapolres dan Dandim berlanjut. Keduanya saling suap kue ulang tahun.

Andy mengatakan, Polres dengan TNI adalah saudara. Bahkan dia menyebutkan ikatan yang lebih dekat antarkedua instansi itu, yakni sahabat dekat. Jadi sudah sepantasnya jika satu dengan lainnya saling mengucapkan selamat saat peringatan ulang tahun.

“Mudah-mudahan ke depan Kodim akan lebih baik lagi, dan lebih dekat dengan masyarakat dan ikut menciptakan suasana yang aman bagi Kudus,” kata Andy kepada MuriaNewsCom.

Dia mengatakan, kado istimewa itu merupakan bentuk perhatian kepada jajaran Kodim 0722 Kudus.  Tujuannya untuk meningkatkan solidaritas dan kekompakan antara TNI-Polri.

Sementara, Gunawan Yudha mengatakan, kado tersebut merupakan kejutan yang tidak disangka. Kado tersebut juga istimewa sehingga pihaknya sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian.

“ini wujud perhatian yang istimewa,sungguh luar biasa kejutan yang telah diberikan kepada kami. Semoga solidaritas dan kekompakan ini terus terjaga” katanya.

Dia berharap antara TNI – Polri semakin bersinergi lagi ke depan. Sehingga, bisa menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi Kudus.

Editor : Akrom Hazami

Dandim Kudus Bocorkan Trik Kenali TNI Gadungan

tni abal e

Salah satu oknum penipu yang mengaku sebagai TNI di Kudus beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Kudus – Dandim 0722/Kudus Letkol CZi Gunawan Yuda Kusuma mengatakan, sebenarnya untuk mengetahui penjahat, penipu yang mengaku sebagai TNI itu sangat mudah.

“Yakni dengan cara dilihat pangkat, badge baju atau seragamnya maupun dengan tata cara pemakaian seragamnya. Yang pasti di saat  penjahat itu memakai pakaian TNI pasti ada yang kurang. Seperti halnya memakai pangkatnya terbalik, memakai seragam yang tidak beraturan dan sebagainya,” katanya.

Bila memang masyarakat awam sudah mengetahui itu, maka bisa langsung melaporkan ke babinsa atau koramil. Selain itu, bila masyarakat tersebut tidak berani atau sungkan melaporkan maka bisa berkoordinasi dengan warga lainnya untuk bisa sama-sama menanyakan identitas tersebut.

Pihaknyajuga berharap supaya para warga dan babinsa bisa memantau tindak kejahatan yang dilakukan oleh oknum yang mengatas namakan TNI tersebut. “Yang pasti kita akan terus berkoordinasi dengan phak terkait. Sepertihalnya polsek, koramil, babinsa, babinkambtibmas, tokoh masyarakat dan sebagainya,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami