Anggaran Pemeliharaan Jalan di Kudus Tahun 2018 Capai Rp 5 Miliar

MuriaNewsCom, Kudus – Pemkab Kudus mengalokasikan dana infrastruktur jalan mencapai Rp 5 miliar, di tahun 2018. Tidak hanya untuk jalan saja, dana itupun akan digunakan untuk pemeliharaan jembatan hingga pengairan.

Pada minggu ini, beberapa ruas jalan di Kota Kudus mendapatkan giliran diperbaiki. Di antaranya di Jl A.Yani, HM Basuno dan Jl dr Ramlan.

Adapun, panjang ruas jalan yang diperbaiki memiliki dimensi yang berbeda. Jl A. Yani memiliki panjang 778 meter dengan lebar 4,5 meter, Jl dr. Ramlan memiliki panjang 250 meter dengan lebar 8 meter. Sedangkan, Jl HM Basuno memiliki tiga ruas yang memiliki panjang masing-masing 50 meter, dengan lebar yang berbeda-beda, dua ruas selebar 6,25 meter dan satu ruas 6,40 meter.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus Samani Intakoris mengatakan, tiga jalan tersebut merupakan area penting bagi lalu lintas warga. Jalan Ahmad Yani menurutnya, merupakan akses utama menuju pusat kota. Sedangkan di Jl dr. Ramlan dan HM Basuno terdapat banyak lubang.

“Perbaikan dilakukan dari akhir pekan lalu. Perbaikan tidak pernah tuntas, karena setiap ada kerusakan langsung kami coba perbaiki,” tuturnya.

Ia mengatakan, kebijakan untuk melakukan pemeliharaan jalan bukan saja di ruas jalan kabupaten. Bahkan untuk ruas jalan nasional pun turut disasar untuk diperbaiki.

“Pertimbangan ini (perbaikan jalan nasional) dilakukan karena kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait,” urainya.

Editor: Supriyadi

Tahun Depan, Pemkab Pati Disuntik Dana Infrastruktur Rp 100 Miliar

Bupati Pati Haryanto bersama dengan jajaran SKPD menggelar rapat koordinasi pengendalian operasional kegiatan (Raporkok) triwulan pertama tahun anggatan 2015, di Ruang Pragola Setda Pati, Jumat (8/5/2015) siang. Dalam rapat tersebut disinggung soal anggaran Rp 100 miliar yang akan digelontorkan pemerintah pusat ke kabupaten/kota. (MURIANEWS/LISMANTO)

PATI- Pemerintah pusat akan memberikan dana tambahan sebesar Rp 100 miliar, untuk kabupaten atau kota, termasuk Pati pada 2016 mendatang. Hal ini disampaikan Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pati Edi Suwanto.

Lanjutkan membaca