Hendak Padamkan Kebakaran, Mobil Damkar Ini Malah Terperosok, Beruntung Ada Pak Polisi dan Warga

Petugas kepolisian dan juga warga sedang membantu mengevakuasi mobil pemadam kebakaran yang terperosok. (Humas Polres Rembang)

Petugas kepolisian dan juga warga sedang membantu mengevakuasi mobil pemadam kebakaran yang terperosok. (Humas Polres Rembang)

MuriaNewsCom,Rembang – Mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Rembang Rabu (18/1/2017) terperosok, ketika akan memadamkan api di salah satu rumah warga yang mengalami kebakaran.

Beruntung, kejadian tersebut cepat bisa diatasi, sehingga bisa langsung melanjutkan perjalanan untuk memadamkan kebakaran. Petugas kepolisian dan warga yang melihat kejadian itu, langsung sigap untuk membantu evakuasi.

“Ketika mendapatkan laporan adanya kebakaran, petugas kami langsung meluncur ke lokasi kejadian. Nah, ketika di tengah perjalanan, yang saat itu saat itu bersamaan dengan mobil pemadam kebakaran, tiba-tiba mobil pemadam ini terperosok. Petugas pun langsung turun, dan dibantu warga langsung melakukan evakuasi,” ujar Kapolres Rembang AKBP Sugiarto.

Ia katakan, kejadian kebakaran menimpa rumah milik Supeni, karyawan honorer, yang tinggal di Desa  Mondoteko RT 1RW 2 Kecamatan, Rembang. Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.

Kapolres juga menyatakan, jika pihaknya sedang menggalakkan agar anggotanya terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk tiap warga yang membutuhkan pertolongan.

“Kita terus berupaya meningkatkan layanan terhadap masyarakat. Ini juga sebagai upaya untuk menuju terwujudnya Promoter, yaitu polisi yang profesional, modern dan terpercaya,” katanya.

Editor : Kholistiono

Api Berkobar di Halaman Pemkab Rembang, Damkar Bergerak Cepat

Seorang anggota pemadam kebakaran melakukan simulasi seusai upacara peringatan hari pemadam kebakaran ke 97 nasional di halaman pemkab Rembang, Kamis (3/3/2016). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Seorang anggota pemadam kebakaran melakukan simulasi seusai upacara peringatan hari pemadam kebakaran ke 97 nasional di halaman pemkab Rembang, Kamis (3/3/2016). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Petugas pemadam kebakaran segera bergerak cepat memadamkan api yang berkobar di halaman kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, Kamis (3/3/2016). Akhirnya, tak lama kemudian si jago merah pun padam.

Namun, itu hanyalah simulasi penanganan bencana kebakaran oleh satuan pemadam kebakaran seusai upacara peringatan hari pemadam kebakaran ke 97 nasional yang jatuh setiap tanggal 1 Maret. Upacara seremonial itu diikuti Satuan Damkar dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Satpol PP, TNI dan Kepolisian ini, dan digelar di halaman Pemkab Rembang.

Dalam kesempatan itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz meminta kepada masyarakatnya agar mengutamakan upaya pencegahan bencana kebakaran. Ia menyebutkan, 99 persen penyebab kebakaran adalah akibat ulah manusia, baik disengaja maupun tidak.

”Hanya sebagian kecil penyebab kebakaran akibat bencana alam yang disusul timbulnya kebakaran. Dengan demikian harus diingat, lebih baik mencegah jangan sampai terjadi kebakaran daripada harus memadamkan kebakaran,” ujarnya.

Hafidz selaku inspektur upacara juga mengingatkan pentingnya peran satuan yang memiliki slogan ‘pantang pulang sebelum padam’ tersebut. Peringatan hari pemadam kebakaran merupakan bentuk penghargaan bagi para petugas yang dituntut harus selalu siaga bekerja 24 jam bertaruh nyawa.

”Patutlah kita peringati hari pemadam kebakaran setiap tahunnya sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan para petugas pemadam kebakaran yang kita kenal sejak tahun 1919 telah memberi pelayanan pencegahan, pemadaman kebakaran, dan penyelamatan terhadap korban kebakaran dan bencana lainnya,” tandasnya.

Editor : Titis Ayu Winarni