Pilgub Jateng : Penyebar Kampanye Hitam di Medsos Bakal Dikejar Tim Ini

MuriaNewsCom, Semarang – Polda Jawa Tengah akan memberlakukan pengamanan penuh selama pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng 2018. Puluhan ribu personel telah disiagakan untuk mengantisipasi konflik yang kemungkinan muncul.

Tak hanya pengamanan secara fisik, Polda Jateng juga mengantisipasi adanya potensi konflik yang disebarkan melalui dunia maya (internet). Polri menyiagakan tim Cyber Crime maupun Cyber Ptarol untuk memburu pelaku kampanye hitam di media sosial.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, pihaknya sangat mengantisipasi tentang kampanye hitam di medsos. Ia menyebut, pihaknya telah menggandengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mendeteksi masalah ini.

”Di Polda juga ada cyber crime, di humas ada cyber patrol, dan masyarakat bisa langsung lapor jika ada indikasi kampanye hitam. Jika itu masuk dalam ranah pelanggaran UU ITE, akan segera ditindak,” katanya.

Pihaknya juga akan memberikan sosialisasi pada pasangan calon juga partai politik agar bisa bersaing secara demokratis agar berlangsung damai tanpa perpecahan. Termasuk meminta KPU dan Bawaslu agar bisa melaksanakan tugas secara independen.

“Sedangkan kepada partai dan calon yang nanti akan diusung silahkan adu program. Kampanye hitam yang membawa politik identitas, suku, agama ras antar golongan tidak boleh digunakan,” pesan Condro.

Ia mneyebut untuk pengamanan Pilgub Jateng 2018, pihaknya mengerahkan sekitar 21 personel. Jumlah tersebut termasuk sokongan kekuatan dari TNI sebanyak 5 ribu personel.

“Jumlah personel yang dilibatkan sebanyak 21 ribu. Ditambah sekitar 5 ribu dari unsur TNI termasuk Linmas di tiap TPS ada 2 orang. Pasalnya kerawanan diprediksi terjadi saat pencoblosan dan penghitungan suara,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Jangan Posting Meresahkan, Tim Cyber Patrol Polda Jateng Semakin Rajin Patroli di Medsos

Tim humas dari berbagai polres di jajaran Polda Jateng saat mengikuti pelatihan cyber patrol, Kamis (23/11/2017). (Tribratanews Polda Jateng)

MuriaNewsCom, Semarang – Pengguna akun media sosial harus lebih hati-hati saat mengunggah status di media sosial. Apalagi jika status yang diunggah berbau SARA, meresahkan, dan berita bohong (hoax).

Pasalnya, tim Cyber Patrol di jajaran Polda Jateng tengah gencar melakukan patroli di internet. Termasuk juga melakukan patroli di seluruh jaringan media sosial (medsos).

Terlebih tahun 2018 mendatang merupakan tahun politik, di mana di Jateng akan digelar pemilihan gubernur dan wakil gubernur, serta pilkada di beberapa kabupaten.

”Berbagai kerawanan bisa muncul menjelang Pilkada, salah satunya melalui dunia maya (medsos) yang dapat menimbulkan terjadinya konflik, sehingga diperlukan patroli siber,” kata Kabid Humas Polda Jateng, AKBP Agus Triatmaja, Kamis (23/11/2017).

Ini dikatakan Agus saat membuka pelatihan cyber patrol yang digelar di hotel Nugraha Wisata, Jalan Raya Bandungan – Sumowono, Kamis hari ini. Menurutnya, memaksimalkan patroli siber sebagai salah satu sarana untuk mengantisipasi potensi kerawanan menjelang Pilkada, agar situasi kamtibmas tetap kondusif.

Ia menyebut, kemajuan teknologi memberi dampak positif dalam memudahkan aktivitas manusia. Meski demikian, ada sisi negatif di mana banyak orang yang menyalahgunakan untuk melakukan berbagai aktivitas yang dapat menimbulkan keresahan dan bahkan konflik di dunia maya.

Baca : Cyber Patrol Polda Jateng Bakal Sisir Penyebar Ujaran Kebencian di Pilkada 2018

Menurutnya, sering muncul pemberitaan ataupun konten di internet yang sifatnya dapat memecah belah dan keresahan di tengah masyarakat. Oleh karenanya diperlukan upaya-upaya untuk meng-counter terhadap pemberitaan negatif tersebut.

“Inilah pentingnya peran humas dan cyber patrol. Salah satunya yaitu untuk mendeteksi keberadaan konten/berita negatif yang dinilai dapat memecah belah atau menimbulkan keresahan,” terangnya.

Kasubbid PID Polda Jateng, AKBP Yudi menuturkan, peran humas melalui cyber patrol sangatlah penting dalam mengcounter berita negatif yang ada di dunia maya. Sehingga dapat menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban dalam masyarakat.

Editor : Ali Muntoha

Cyber Patrol Polda Jateng Bakal Sisir Penyebar Ujaran Kebencian di Pilkada 2018

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Semarang – Polda Jawa Tengah akan mengerahkan tim siber, untuk melakukan patroli internet selama pelaksanaan Pilgub dan Pilkada Serentak 2018 di Jawa Tengah. Tim Cyber Patrol akan menyisir ujaran-ujaran kebencian yang di unggah di media sosial.

Tim Cyber Patrol ini akan dikerahkan hingga berbagai daerah di provinsi ini yang menggelar pemilihan kepala daerah pada 2018 mendatang.

Direktur Reserse Krimininal Khusus (Direskrimsus) Polada Jateng, Kombes Pol Lukas Akbar Abriari memastikan, tim Cyber Patrol akan juga diperbantukan di polres-polres.

“Tim Cyber Patrol dari Polda akan memperkuat tim siber yang ada di polres-polres di dalamnya ada gabungan satreskrim. Di humas juga sudah punya (tim patroli siber),” katanya kepada wartawan.

Menurut dia, tim siber itu nantinya tak hanya memburu pelaku ujaran kebencian di media sosial semata. Melainkan juga menyisur konten-konten berbau politis yang mengarah ke perpecahan, SARA maupun lainnya. Tim ini nantinya akan berkolaborasi dengan Diteintelkam Polda Jateng.

”Tim patroli siber, menambahkan juga meningkatkan pengawasan terhadap unggahan black campaign yang menjurus pada isu SARA,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha