Menariknya Aksi Cuci Kereta Api di Purwokerto

Warga melakukan pencucian kereta api atau gerbong di Purwokerto. (rilis.id)

MuriaNewsCom, Purwokerto – Aksi cuci kereta api massal dilakukan di Stasiun Purwokerto, Jumat (22/9/2017). Aksi dilakukan PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto dan melibatkan komunitas pecinta kereta api yang tergabung dalam “Spoor Limo”.

Mereka mencuci salah satu rangkaian KA milik PT KAI Daop 5 Purwokerto, yakni KA Serayu relasi Purwokerto-Kroya-Kiaracondong-Pasarsenen. Pencucian itu tidak hanya dilakukan terhadap seluruh bagian di luar kereta, tetapi juga dalam gerbong.

Vice President PT KAI Daop 5 Purwokerto Dwi Erni Ratnawati mengatakan, aksi cuci kereta digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Ke-72 PT KAI (Persero) yang jatuh pada tanggal 28 September 2017.

Baca : Ditangkap Polisi, Pengedar Pil Dextro Ini Ngaku Konsumennya Guru dan Pelajar di Jepara

“Kereta api memang harus dibersihkan dan selama ini dilakukan oleh petugas `cleaning service`. Hari ini, kami ingin menunjukan kepedulian dan rasa memiliki kereta api dengan cara membersihkan atau mencuci kereta karena ini juga bagian dari pelayanan kami agar penumpang nyaman,” katanya dikutip dari Antarajateng.com.

Aksi cuci kereta atau gerbong penumpang secara massal sebagai bentuk kepedulian dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat pengguna jasa kereta api.

Dalam kesempatan itu, dia mengatakan peringatan HUT Ke-72 PT KAI (Persero) di Daop 5 Purwokerto juga akan diisi beberapa kegiatan, antara lain peluncuran kereta baru berupa KA Wijayakusuma relasi Cilacap-Yogyakarta-Solo di Stasiun Cilacap pada hari Selasa (26/9).

BacaTiga Warga Undaan Kudus Nyaris Terpanggang Hidup-hidup di Dalam Rumahnya

Dalam kesempatan terpisah, Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko mengatakan memasuki usianya yang ke-72 tahun, PT KAI akan terus berusaha meningkatkan pelayanan demi keamanan dan kenyamanan masyarakat pengguna jasa kereta api.”Salah satunya melalui peluncuran KA Wijayakusuma relasi Cilacap-Yogyakarta-Solo pada tanggal 26 September 2017,” kata Ixfan.

Diharapkan kehadiran KA Wijayakusuma dapat menjadi salah satu moda transportasi massal pilihan masyarakat Cilacap yang hendak ke Yogyakarta atau Solo dan sebaliknya yang selama ini hanya dilayani angkutan umum jalan raya.

Editor : Akrom Hazami