CSR PLTU Tanjung Jati B Jepara untuk Perbaikan Jalan 2015 Tak Jelas

Jalan Lingkar Mulyoharjo-Ngabul yang dijanjikan akan dibangun menggunakan dana CSR PLTU Tanjung Jati B Jepara rusak parah. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Jalan Lingkar Mulyoharjo-Ngabul yang dijanjikan akan dibangun menggunakan dana CSR PLTU Tanjung Jati B Jepara rusak parah. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari PLTU Tanjung Jati B Jepara, untuk perbaikan jalan di jalan lingkar Mulyoharjo-Ngabul sebesar Rp 1,5 miliar pada tahun 2015 tidak cair. Hal itu seperti disampaikan Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Bina Marga Pengairan dan ESDM Kabupaten Jepara, Hartaya.

Menurut Hartaya, PLTU Tanjung Jati B pernah menjanjikan perbaikan jalan sebesar Rp 1,5 miliar untuk perbaikan jalan lingkar tersebut di tahun 2015. Namun sampai tahun akhir Mei 2016 ini perbaikan tersebut belum dilaksanakan. Sedangkan tahun 2016 ini mengenai CSR untuk perbaikan jalan belum ada kejelasan.

”Untuk tahun 2015 lalu tidak ada pelaksanaan perbaikan jalan oleh PLTU. Sebelumnya PLTU merencanakan perbaikan jalan sebesar Rp 1,5 miliar,” ujar Hartaya kepada MuriaNewsCom, Rabu (25/5/2016).

Akibat tidak ada pelaksanaan perbaikan jalan oleh PLTU, jalur lingkar tersebut harus dilakukan perbaikan oleh pihaknya melalui program pemeliharaan rutin dengan cara menambal jalan yang berlubang. Dia juga mengakui jika pemeliharaan rutin yang dilakukan di jalur lingkar kurang efektif lantaran jalan tersebut menjadi jalan yang dilalui kendaraan yang bertonase tinggi.

”Jalan itu memang harus beton, karena kalau tidak beton tidak akan berumur panjang. Tonase yang lewat sangat berat,” kata Hartaya.

Dia menambahkan, kendala yang dihadapi dalam melakukan pemeliharaan jalan adalah cuaca. Mengingat saat ini hujan masih turun mengguyur Bumi Kartini. Akibatnya sejumlah titik di jalan lingkar tersebut juga masih banyak yang belum diperbaiki.

Editor: Supriyadi