Jelang Valentine Pesanan Coklat di Jepara Meningkat

MuriaNewsCom, Jepara – Pesanan kue cokelat meningkat jelang hari kasih sayang atau valentine,  Rabu (14/2/2018). Peningkatan itu mencapai 80-100 persen dibanding hari biasa.

Wiwik Hariyati seorang perajin cokelat di Jepara mengaku, pesanan mulai meningkat seminggu sebelum valentine. Adapun, varian coklat karakter kini menjadi incaran para muda-mudi yang ingin memberikan hadiah cokelat.

Pada hari biasa, pesanan yang ia buat hanya sekitar 20-25 batang per hari. Namun untuk momen hari kasih sayang, pesanan cokelat terdongkrak lebih dari separuhnya.

“Kenaikannya sekitar 80-100 persen dari hari-hari biasanya,” ujar Wiwik, pemilik gerai Rumah Cokelat yang ada di Jl Sunan Mantingan Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan-Jepara, Selasa (13/2/2018).

Salah satu perajin coklat di Jepara sedang membuat pernak pernik jelang valentine. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

Menurutnya, saat ini tren kenaikan cokelat adalah jenis karakter. Dengan varian ini, pelanggan, menurutnya bisa memilih bentuk-bentuk yang disukai. Tidak hanya polos, namun bisa dibentuk sepatu, kucing maupun huruf.

“Memang bentuk seperti ini lagi booming dikalangan remaja,” kata dia.

Untuk cokelat buatannya, dihargai mulai Rp 2000 hingga Rp 150 ribu, bergantung varian dan tingkat kesulitan pembuatannya. Sementara itu pemasaran bukan hanya dilakukan secara konvensional tapi juga merambah dunia maya.

Seorang pembeli cokelat Femmy (26) mengatakan, sengaja membeli untuk merayakan valentin. “Sudah langganan di sini, sengaja untuk nanti dibagikan kepada teman-teman se kantor,” katanya.

Editor: Supriyadi

Polisi Telusuri Pemasok Coklat Berisi Mur di Mlonggo Jepara

MuriaNewsCom, Jepara – Polsek Mlonggo bertindak cepat begitu mengetahui adanya temuan coklat berisi baut dan Rafia. Penelusuran terhadap pemasok kini tengah dilakukan.

AKP Maryono Kapolsek Mlonggo menyatakan, saat ini pihaknya telah mendatangi kios di Pasar Mlongo dimana coklat itu berasal. Saat ini, pihaknya tengah mendalami kasus tersebut.

“Hari ini kami telah mendatangi toko di Pasar Mlonggo dimana coklat di MI Matholibul Huda berasal,” katanya, Jumat (5/1/2018‎).

Baca: Bikin Geger, MI Matholibul Huda Mlonggo Jepara Temukan Coklat Berisi Baut Dan Rafia

Menurutnya, ciri coklat yang mengandung material tak lazim itu berbentuk segi empat, berbungkus alumunium foil warna emas. Sementara pada bagian bungkus terdapat label produksi bertuliskan Pelita Enak dan Lezat Bandung. Bahkan didalamnya dicantumkan izin dari dinas kesehatan untuk penganan yakni P.IRT No 2103204011879-18.

Pengecekan yang dilakukan, menemukan bahwa coklat diperoleh di sebuah kios bernama Monaliza. Disana, diketehui coklat didistribusikan oleh seseorang dari Demak.

“Belum kami ketahui identitasnya (pemasok coklat), namun demikian diketahui yang memasok dari wilayah Demak,” ungkapnya.

Terkait hal itu, Polsek Mlonggo telah melaporkannya kepada Polres Jepara. Selain itu, petugas Bhabinkamtibmas setempat juga telah melakukan imbauan kepada guru dan siswa, agar waspada.

Editor: Supriyadi