Taj Yasin Sambangi Ulama dan Tokoh-tokoh NU di Kudus

MuriaNewsCom, Kudus – Taj Yasin Calon Wakil Gubernur Jateng menyambangi sejumlah ulama dan tokoh yang ada di Kudus, Jumat (16/2/2018).

Kunjungan putra dari kyai Kharismatik NU Maimoen Zubair itu, berawal di Masjid Agung Kudus. Ia menunaikan salat Jumat di masjid yang ada di Simpang Tujuh itu. Setelahnya, Yasin sempat berbincang-bincang dengan warga.

Setelahnya, ia melanjutkan perjalanannya ke STIKES Cendekia dan menuju ke Kantor PCNU Kudus, Jl Pramuka no 20. Di sana ia bertemu dengan pengurus cabang dan organisasi otonom Nahdlatul Ulama.

Kepada Ketua PCNU Kudus Abdul Hadi, ia mengatakan, tujuannya sowan adalah untuk silaturahmi dan memohon doa restu terkait Pilkada di Jawa Tengah.

“Kami memohon doa restu agar Pilkada di Jawa Tengah bisa damai dan barokah. Kalau memang nantinya terpilih harapannya bisa amanah, itu yang terpenting,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, kunjungannya pada PCNU Kudus bukan lantas ingin mengajak, Nahdlatul Ulama berpolitik. Menurutnya, NU merupakan organisasi massa yang kedudukannya diatas partai politik. Meskipun memang, ada beberapa kader NU yang ikut dalam kepengurusan partai.

Yasin menyebut, akan bersilaturahmi ke semua PCNU yang ada di Jawa Tengah. “Silaturahmi ke tokoh NU karena beliau-beliau itu bapak kami, orang tua kami. Maka nanti akan kita sowani dan mintai doa restu,” tambahnya.

Taj Yasin Maimoen Zubair (tengah) saat berkunjung ke PCNU Kudus Jl Pramuka 20, Jumat (16/2/2018). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

Disinggung mengenai Ida Fauziyah (Calon Wagub dari Sudirman Said) yang juga sempat menyambangi tokoh NU di Kudus, Yasin mengaku tak menjadi masalah. Ia tak melihat hal itu adalah sebagai upaya memecah suara Nahdliyin.

“Bukan (perpecahan NU), NU (Nahdliyin) itu kuat, pintar-pintar, tidak boleh NU itu dipecah. NU itu organisasi besar, NU itu orang tua kami. Warga NU juga ada disetiap partai,” tegasnya.

Meskipun demikian, dalam pertemuan singkat Yasin dengan pengurus PCNU Kudus dirinya sempat memaparkan prioritasnya ketika terpilih sebagai Paslon Gubernur-Wakil Gubernur. Dirinya mengaku akan konsentrasi dengan pendidikan keagamaan dan masalah perempuan.

“Kami sudah berbagi tugas dengan Mas Ganjar, saya kebagian untuk pendidikan keagamaan,” tuturnya.

Setelah sowan ke kantor PCNU, Yasin dijadwalkan mengunjungi DPC PPP Kudus, mengunjungi Kyai Haji Sya’roni, Kyai Haji Ulin Yanbu’. Selain itu ia juga berencana salat Maghrib di Masjid Menara Kudus, kemudian bertolak ke Jepara.

Editor: Supriyadi

Maju Jadi Bakal Cawagub Jawa Tengah, Walikota Magelang Sambangi Kudus

Ketua DPC PDI Perjuangan Kudus Musthofa saat menyambut kedatangan Walikota MagelangSigit Widyonindito . (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Salah satu bakal Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Tengah, Sigit Widyonindito silaturahmi ke Kantor DPC PDI Perjuangan Kudus, Rabu (29/11/2017). Walikota Magelang itu disambut Ketua DPC PDI Perjuangan Kudus Musthofa bersama jajaran pengurus partai.

Kehadiran Sigit di Kudus tersebut dalam rangka sosialisasi dan konsolidasi bakal calon wakil gubernur Jateng dari PDI Perjuangan. Pada acara yang berlangsung hangat ini, Sigit menyebut tentang kemajuan Kudus sebagai pusatnya di pantura timur. 

Perubahan kemajuan secara tajam terlihat nyata di era kepemimpinan Musthofa yang telah hampir 10 tahun memimpin Kudus. Kepemimpinannya selama dua periode ini berhasil membangun Kudus dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

“Kawan saya, sahabat saya, Pak Musthofa ini adalah kader terbaik partai,” kata Sigit.

Sigit menilai Musthofa yang sukses di partai dan pemerintahan. Apalagi di tengah kesibukannya, Musthofa masih menyempatkan kuliah untuk menuntaskan gelar doktor di Undip dalam waktu dekat. 

Mengenai tingkat perekonomian, tambahnya, Sigit mengatakan iri dengan PDRB di Kudus yang sangat tinggi. Ini semua didukung kemampuan Musthofa menggerakkan ekonomi rakyat. Apalagi Musthofa adalah seorang pengusaha sebagai praktisi ekonomi.

“Bukan hanya piawai sebagai Bupati, Pak Musthofa ini juara sejak kerja di swasta bahkan sebagai pengusaha,” jelas Sigit pada pertemuan yang sangat bersahabat ini.

Menyinggung mengenai Pilgub Jateng tahun depan, Sigit menyatakan siap dengan apapun keputusan Ketua Umum PDI Perjuangan. Termasuk siap menjadi wakil gubernur pendamping Musthofa, bila Megawati Sukarnoputri merekomendasikan.

“Saya berdoa, semoga Pak Musthofa mendapat rekomendasi sebagai Cagub. Dan saya siap mendampingi,” harapnya yang langsung disambut tepuk tangan seluruh hadirin.

Menanggapi hal ini, Musthofa menyatakan siap dengan apapun keputusan ketua umum PDI Perjuangan. Karena prinsip tegak lurus dipegangnya di partai berlambang banteng moncong putih ini.

“Kami siap apapun dengan keputusan Ibu Megawati. Termasuk jika kami berdua direkomendasi sebagai cagub dan cawagub,” tegasnya.

Dikatakannya, sinergi 3 pilar terus dilakukannya untuk kemajuan partai dan tentunya membangun daerah bahkan bangsa ini.

“Terima kasih, Pak Sigit atas kerawuhannya di Kudus. Semoga jalinan silaturahmi ini membawa berkah untuk kita bersama,” harapnya.

Editor: Supriyadi

Marzuqi Sempat Galau Sebelum Ambil Formulir Cawagub dari PDIP

Bupati Jepara Ahmad Marziqi (kiri) saat menjelaskan terkait pencalonanannya sebagai Cawagub Jateng dari PDIP. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengaku sempat galau ketika mendapatkan tawaran untuk ikut mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur  dari jalur PDIP. Selain bukan kader partai banteng bermoncong putih, ia juga mengaku baru saja bangkit untuk menata kembali Kabupaten Jepara.

“Ibarat orang bangun tidur saya itu belum bisa enggel-enggel (mendongakan leher). Ibarat bayi saya belum bisa apa-apa, namun kok saya sudah mendapatkan tawaran untuk ikut penjaringan calon Wakil Gubernur Jawa Tengah melalui PDIP dari seorang pimpinan partai tersebut,” katanya, Selasa (22/8/2017).

Mendapatkan tawaran itu, ia langsung berkomunikasi dengan atasannya di DPW PPP. Mendengar hal itu, Marzuqi justru didorong agar mengikuti pertarungan memperebutkan kursi Wakil Gubernur Jateng.

Baca Juga : Baru Kembali Terpilih jadi Bupati Jepara, Marzuqi Kini Incar Posisi Wakil Gubernur

Mendengar hal itu, Marzuqi mengaku mantap melangkah kemudian mengambil formulir pencalonan di Semarang. 

“Berdasarkan PKPU 9/2016, pejabat yang mencalonkan sebagai calon gubernur atau wakil tidak harus mundur,” imbuh Marzuqi.

Baca Juga: Ini Alasan Marzuqi Idamkan Kursi Wakil Gubernur Jateng

Seperti diketahui, Kamis (10/8/2017) lalu, Marzuqi mengembalikan formulir pendaftaran bakal Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Tengah ke Kantor DPD PDI Perjuangan Jateng, di Panti Marhaen Kota Semarang.

Dalam pengembalian formulir dan berkas-berkas pendaftaran tersebut, Marzuqi ditemani tokoh dari DPC PDIP Jepara, PPP, Fatayat NU, Muslimat, Wanita PPP, KNPI dan sanggar seni budaya, serta alim ulama berikut tokoh masyarakat.

Wakil Bupati Dian Kristiandi juga ikut mendampingi. Total ada sekitar 850 orang yang mendampingi dengan menumpang 17 bus.

Editor: Supriyadi