KPU Kudus Terima Pendaftaran Akhwan-Hadi, Tapi Ada Syaratnya

MuriaNewsCom, Kudus – KPU Kudus resmi menerima pendaftaran bakal pasangan calon bupati-wakil bupati dari jalur perseorangan Akhwan-Hadi Sucipto (Akhi), Senin (8/1/2018).

Ketua KPU Kudus Moh Khanafi mengatakan, dua dokumen yakni syarat pencalonan dan syarat calon sudah diterima dan terverifikasi. Namun ada catatan khusus terkait syarat calon.

“Persyaratan pencalonan dan syarat calon sudah kami teliti. Untuk syarat pencalonan dokumen berupa dukungan suara, persebaran, visi misi dan sebagainya sudah clear (lengkap),” katanya di kantor KPU Kudus Jalan Ganesha IV, Purwosari, Kota Kudus.

Meski demikian menurut dia, untuk syarat calon masih ada yang harus dilengkapi. Karena masih berproses seperti Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan surat tanggungan utang. ”Namun sudah ada tanda terimanya,” ujarnya.

Hal itu menurutnya tidak masalah, karena syarat calon masih bisa dilengkapi kemudian hari. Selanjutnya, KPU Kudus menyerahkan pengantar pemeriksaan kesehatan kepada paslon.

“Pemeriksaan kesehatan (Akhwan-Hadi Sucipto) dilakukan pada tanggal 12-13 Januari 2018 pukul 07.00 di RSUP dr Kariadi Semarang,” tambahnya.

Calon bupati Kudus Akhwan mengatakan, puji syukur atas diterimanya pendaftaran dirinya.

Alhamdulillah pagi ini kami bersama tim pemenangan berhasil mendaftarkan keikutsertaan kami dalam Pilbup Kudus. Syarat pencalonan kami dengan dukungan sejumlah 64.417 telah disyahkan oleh KPU Kudus,” urainya.

Ditanya mengenai kesiapannya menghadapi pemilihan bupati-wakil bupati Kudus, Akhwan mengaku siap.

“Ya Alhamdulillah, (di Kudus) kan rencananya ada empat pasang yang akan bersaing dalam pemilihan bupati, kami siap. Begitupun dengan satu Paslon dari independen mudah-mudahan bisa mengikuti juga, sehingga akan ada lima pasang. Kami tidak menutup hak politik dari seseorang,” tuturnya.

Editor : Ali Muntoha

Akhwan-Hadi Sucipto Jadi yang Pertama Daftar ke KPU Kudus

MuriaNewsCom, Kudus – Bakal calon bupati-wakil bupati Kudus dari jalur perseorangan Akhwan-Hadi Sucipto menjadi yang pertama mendaftar di KPU, Senin (8/1/2018).  Sekitar pukul 09.00 WIB rombongan sekitar 20 orang diterima di kantor Komisi Pemilihan Umum.

Ketua KPU Kudus Moh Khanafi mengatakan, sesuai dengan pengumuman tentang pendaftaran Paslon Pilbup Kudus 2018, jangka pendaftaran akan dilakukan dari tanggal 8-10 Januari 2018. Selain itu, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh paslon.

“Nanti dokumen pencalonan dan syarat calon diteliti (oleh KPU Kudus). Untuk syarat pencalonan itu harus ada, sementara untuk syarat calon bilamana ada kekurangan bisa dilengkapi. Seandainya syarat pencalonan bila nanti memenuhi syarat akan kami beri tanda terima,” katanya.

Jika syarat pencalonan pasangan ini diterima, lanjut Khanafi, akan dijadwalkan untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan. Untuk Pilbup Kudus, pemeriksaan akan dilaksanakan di RSUP dr Kariadi Semarang.

“Nanti mohon paslon dan tim menunggu sebentar, sembari menungu proses verifikasi,” tambah Khanafi.

Baca : PKB Deklarasikan Tamzil-Hartopo Cabup-Cawabup Kudus

Sementara itu, bakal calon bupati dari jalur perseorangan Akhwan, mengaku optimisti dapat lolos untuk melaju ke pemilihan bupati-wakil bupati.

“Pagi ini kami serahkan syarat pencalonan sesuai dengan amanat masyarakat Kudus yang sesuai dengan regulasi. Yakni 64.417 dukungan, baik softcopy maupun asli,” tuturnya.

Menurutnya, apa yang dilakukannya saat ini merupakan bentuk dari sebuah perjuangan. “Nek kepengin lungguh neng pendapa ya kudu rekasa dhisik (kalau ingin duduk di pendhapa kabupaten ya harus bersakit-sakit dahulu). Ini merupakan bentuk ikhtiar kami untuk kemudian hari dapat memimpin Kabupaten Kudus,” urai Akhwan.

Editor : Ali Muntoha

Baca : Dirman Kalah Cepat, Gus Yasin Jadi Cawagub Ganjar Pranowo

Calon Perseorangan dapat Kesempatan Maju dalam Pigub Jateng 2018. Ini Syaratnya

Komisioner KPU Jateng Muslim Aisha saat melangsungkan sosialisasi tahapan dan persyaratan calon perseorangan Pilgub Jateng 2018 yang dilangsungkan di aula KPU Grobogan, Sabtu (14/10/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Selain lewat Parpol, kesempatan untuk bisa maju jadi calon dalam Pilgub Jateng 2018 juga dimungkinkan melalui jalur independen atau perseorangan.

Hal itu disampaikan Komisioner KPU Jateng Muslim Aisha saat melangsungkan sosialisasi tahapan dan persyaratan calon perseorangan Pilgub Jateng 2018 yang dilangsungkan di aula KPU Grobogan, Sabtu (14/10/2017).

“Ada kesempatan bagi calon yang tidak terakomodir parpol maju dalam Pilgub lewat jalur perseorangan. Tetapi, harus memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan,” ketanya.

Menurut Muslim, untuk bisa maju lewat jalur perseorangan harus memiliki dukungan yang sudah ditentukan. Sebelumnya, KPU Jateng telah menetapkan jumlah minimal dukungan yang wajib dikumpulkan calon dari jalur perseorangan itu mencapai 1.781.606 orang. Bentuk dukungan harus dilengkapi dengan formulir pernyataan dukungan dan fotokopi KTP elektronik atau surat keterangan dari para pendukungnya.

Syarat minimal dukungan itu diperoleh berdasarkan total jumlah daftar pemilih tetap (DPT) pada Pilkada 2015, Pilkada 2017, dan Pilpres 2014 di Jateng, yang mencapai 27.409.316 pemilih.

Berdasarkan pada PKPU No. 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati atau Wali Kota dan Wakil Walikota Tahun 2018, jika jumlah DPT terakhir lebih dari 12 juta pemilih maka wajib dikalikan 6,5 persen untuk mendapat jumlah dukungan bagi calon perseorangan.

Selain syarat minimal, jumlah dukungan itu wajib tersebar di 50 persen wilayah Jateng atau sekitar 18 kabupaten/kota. Syarat dukungan paslon gubernur dan wakil gubernur dari jalur perseorangan itu wajib diserahkan ke KPU Jateng pada 22-26 November.

Editor: Supriyadi