Ini yang Disampaikan Ketum DPP PKB Cak Imin saat ke Kudus

 Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar  saat menghadiri Halaqoh Ulama Rakyat di Pondok Pesantren Darul Falah, Jekulo, Kudus, Jumat (16/12/2016). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)


Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar  saat menghadiri Halaqoh Ulama Rakyat di Pondok Pesantren Darul Falah, Jekulo, Kudus, Jumat (16/12/2016). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, pendidikan politik itu penting diberikan ke masyarakat.

Hal itu disampaikan Cak Imin, panggilan akrabnya, saat membuka kegiatan Halaqoh Ulama Rakyat di Pondok Pesantren Darul Falah, Jekulo, Kudus, Jumat (16/12/2016).

“Jangan sampai  masyarakat ini memilih seseorang pemimpin dari uangnya. Namun harus lebih melihat pada kepandaian, kepiawaiannya serta bukti yang sudah diberikan kepada masyarakat,” kata Cak Imin.

Menurutnya, PKB kini sedang gencar memberikan pendidikan politik seperti halnya Halaqoh saat ini. Kegiatan semacam itu bakal terus dilakukan, guna memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, serta mencetak figur sesuai dengan keinginan masyarakat.

Umat Islam begitu bergairah terhadap agamanya dan negara ini. Namun sayang, pendidikan soal politik tentang pemilihan pemimpin masih kurang.

Dia juga menyinggung sebagai muslim dan utamanya NU, tidak mudah terpengaruh golongan kiri dan kanan. Yang terpenting adalah berpedoman pada Aswaja dan Sunnah Nabi Muhammad.

Editorial : Akrom Hazami