Sejam Penuh Bupati Sri Sumarni Nyanyi Lagu Perjuangan Bersama Ribuan Pelajar

Bupati Grobogan Sri Sumarni bersama pejabat menyanyikan lagu-lagu perjuangan dalam acara bertajuk Grobogan Gumbregah, Rabu (6/9/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Bupati Grobogan Sri Sumarni berserta pimpinan FKPD menghadiri acara bertajuk ‘Grobogan Gumbregah’ yang dilangsungkan di Alun-alun Purwodadi, Rabu (6/9/2017). Hadir pula para pejabat, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Acara yang diprakarsai Kodim 0717/Purwodadi itu melibatkan ribuan pelajar dari berbagai SMP dan SMA. Dalam kesempatan itu, ada acara menyanyikan lagu-lagu perjuangan selama satu jam penuh. Bupati dan pejabat yang hadir terlihat ikut bersemangat menyanyikan lagu-lagu perjuangan dengan para pelajar.

Acara Grobogan Gumbregah juga dimeriahkan dengan pertunjukkan drama kolosal yang mengangkat kisah perjuangan dalam mengusir penjajah.

Drama kolosal yang dimainkan mengangkat kisah perjuangan pahlawan wanita Nyi Ageng Serang, saat bahu membahu bersama masyarakat mengusir penjajah Belanda. Beberapa adegan pertempuran diperagakan dalam drama kolosal yang juga melibatkan para mahasiswa dan pelajar tersebut.

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengapresiasi adanya acara menyanyikan lagu perjuangan dalam kegiatan Grobogan Gumbregah tersebut. Menurutnya, dengan menyanyikan lagu perjuangan dinilai akan bisa menumbuhkan kembali semangat nasionalisme pada generasi muda.

Ia juga sangat senang dengan adanya yang pertunjukkan drama kolosal dalam acara tersebut. Kebetulan, sosok yang diangkat dalam tema tersebut merupakan pahlawan kelahiran Grobogan. Yakni, Nyi Ageng Serang yang bernama asli Raden Ajeng Kustiyah Wulaningsih Retno Edi.

“Saya berharap lewat acara ini bisa menumbuhkan semangat nasionalisme dan masyarakat dapat meneladani pengorbanan dan perjuangan pahlawan bangsa,” kata Sri Sumarni.

Editor : Ali Muntoha

Bupati Grobogan Minta Kepala SKPD Tak Lindungi Anak Buahnya yang Tidak Disiplin

Bupati Sri Sumarni saling bermaafan dengan pejabat dan PNS usai apel perdana (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Bupati Sri Sumarni saling bermaafan dengan pejabat dan PNS usai apel perdana (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Bupati Grobogan Sri Sumarni meminta agar momen Ramadan dan Lebaran hendaknya dijadikan sebagai lembaran baru buat para pegawai negeri sipil (PNS). Mereka diminta untuk meningkatkan disiplin dan tanggung jawab dalam mengemban tugas. Hal itu disampaikan Sri saat memimpin apel perdana pasca liburlebaran di halaman Setda Grobogan, Senin (11/7/2016).“Saya rasa, sebagai bupati tidak perlu ngopyak-opyak PNS untuk meningkatkan disiplin ini. Soalnya, para PNS ini orangnya sudah semakin pintar dan bukan seperti anak kecil,” katanya.

Menurutnya, tugas PNS ke depan dinilai semakin berat. Sebab, banyak pekerjaan berat yang harus dituntaskan bersama. Seperti, mengatasi masalah pengangguran, kemiskinan dan lainnya.

Terkait adanya PNS yang tidak masuk pada hari pertama pascalibur Lebaran, Sri menyatakan menyerahkan sepenuhnya kepada kepala SKPD masing-masing untuk menegur pegawai yang bersangkutan. Dia meminta semua pimpinan SKPD untuk segera melaporkan masalah itu secepatnya. Para pejabat juga diminta bisa membedakan hubungan personal dan kedinasan. “Jangan melindungi anak buah yang tidak disiplin. Yang baik diberikan apresiasi dan yang tidak harus diberi sanksi,” ujarnya.

Pihaknya ingin terus mengevaluasi kinerja pejabat dan aparatur sipil negara. Hasil evaluasi itu dijadikan bahan kebijakan pemerintah. Khususnya untuk penataan struktur organisasi.

Dengan evaluasi itu, diharap birokrasi Pemerintah Kabupaten Grobogan lebih produktif dan dalam suasana kerja yang kondusif. Yakni, di masing-masing unit dapat memahami kedudukan tugas pokok dan fungsi serta bertanggungjawab.”Masyarakat sudah menunggu dan berharap besar pada kita untuk mendapatkan pelayanan terbaik. Maka dari itu, masing-masing unit harus paham tugas pokok dan fungsinya masing-masing,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

 

Gaya Bercanda Bupati Grobogan saat Ketemu Mantan Wabup

Bupati Sri Sumarni salam komando dengan mantan Wabup Grobogan Icek Baskoro yang juga Ketua Kwarcab Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Bupati Sri Sumarni salam komando dengan mantan Wabup Grobogan Icek Baskoro yang juga Ketua Kwarcab Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Pengurus Kwarcab Grobogan, Selasa (21/6/2016) melangsungkan audensi dengan Bupati Sri Sumarni selaku Ketua Mabicab. Kedatangan pengurus itu dipimpin langsung oleh Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro.

Acara audensi yang bertempat di ruang rapat bupati berlangsung dalam suasana santai dan menarik perhatian.  Sebab, audensi ini merupakan pertemuan resmi pertama antara Icek dan Sri Sumarni, pascaserah terima jabatan Bupati Grobogan bulan Maret lalu.

Sebelum pertemuan, keduanya terlihat berbincang santai. Bahkan, beberapa kali keduanya saling bercanda. Icek dan Sri bahkan sempat saling salam komando di depan lobi kantor bupati.

Menurut Icek, kedatangannya bersama pengurus lainnya adalah untuk bersilaturahmi dan menyampaikan berbagai kegiatan serta prestasi yang sudah didapatkan tahun lalu. Selain itu, beberapa agenda yang akan dilakukan dalam waktu dekat juga disampaikan pada bupati.

“Jadi, tujuan kita adalah untuk memantapkan koordinasi. Dalam waktu dekat, banyak agenda yang kita siapkan. Di antaranya, peringatan Hari Pramuka dan jambore nasional bulan Agustus,” kata mantan Wakil Bupati Grobogan itu.

Sementara itu, Sri Sumarni menyatakan bakal mendukung upaya yang dilakukan pengurus Kwarcab Grobogan. Sebab, pada prinsipnya, dia juga sudah sangat familiar dan tahu persis manfaat mengikuti kegiatan kepramukaan.

“Sejak SD sampai SMA saya selalu ikut setiap ada kegiatan pramuka. Khususnya, kalau ada kemah. Jadi, saya tentu akan kasih suport untuk kemajuan pramuka,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

 

Lucu, Ibu Bupati Grobogan Belajar Nyuntik Sapi Biar Bunting

 

 

Bupati Grobogan Sri Sumarni belajar nyuntik sapi didampingi petugas inseminator Edy Sugijanto (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Bupati Grobogan Sri Sumarni belajar nyuntik sapi didampingi petugas inseminator Edy Sugijanto (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan –  Ada yang aneh saat Bupati Grobogan Sri Sumarni menerima kedatangan tim penilai lomba nasional petugas teknis inseminasi buatan (inseminator) di Desa Simo, Kecamatan Kradenan, Kamis (12/5/2016). Dalam kesempatan itu, Sri sempat belajar jadi petugas inseminator dan menyuntikkan sperma beku pada seekor sapi betina.

“Ternyata cukup susah juga jadi petugas inseminator. Semoga, sapi yang saya suntik ini bisa langsung bunting,” kata Sri yang disambut tawa sejumlah orang yang menyaksikan peristiwa langka itu.

Ada empat tim penilai dari pusat yang datang ke situ. Tim penilai ini dipimpin Kasubdit P3H Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Krisnandana. Terlihat pula dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Grobogan Riyanto dan Kabag Humas Pemkab Grobogan Ayong Muhtarom.

Kedatangan tim dari pusat itu bertujuan untuk menilai kinerja inseminator Edy Sugijanto yang menjadi duta Jawa Tengah dalam lomba petugas teknis inseminasi buatan tingkat nasional. Majunya petugas IB di wilayah Kecamatan Kradenan III itu ke lomba nasional seiring keberhasilannya meraih juara IB tingkat Jateng tahun 2015 lalu.

“Tahun kemarin, juara IB Jateng diraih petugas kita Edy Sugijanto. Karena jadi juara provinsi maka pada tahun ini yang bersangkutan harus mengikuti lomba tingkat nasional,” kata Riyanto.

Menurutnya, sejauh ini, sudah beberapa kali petugas inseminatornya yang meraih juara tingkat nasional. Dia berharap, agar Edy Sugijanto bisa meraih juara lagi di level nasional seperti yang sudah didapat sebelumnya.

Meski demikian, untuk meraih target itu bukan sesuatu yang mudah dicapai. Sebab banyak aspek yang dijadikan dasar penilaian. Antara lain, capaian kinerja selama ini, keberhasilan kebuntingan sapi yang disuntik, catatan administrasi serta peran dalam kelompok tani ternak di wilayah kerjanya.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Madrasah di Grobogan Belum Mampu Selenggarakan UN Berbasis Komputer

Bupati Grobogan Sri Sumarni saat berada di MTs Manba’ul A’laa Purwodadi untuk memantau pelaksanaan UN. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Bupati Grobogan Sri Sumarni saat berada di MTs Manba’ul A’laa Purwodadi untuk memantau pelaksanaan UN. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Minimnya sekolah, khususnya tingkat SMP yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mendapat perhatian serius dari Bupati Grobogan Sri Sumarni. Hal itu diungkapkan Sri, saat meninjau pelaksnaan UN di MTs Manba’ul A’laa yang berlokasi di Kampung Jagalan, Kelurahan Purwodadi, Selasa (10/5/2016).

“Seperti kita ketahui, untuk sekolah SMP yang melaksanakan UNBK hanya ada satu. Yakni, SMPN 1 Purwodadi dan itupun baru tahun ini melaksanakan UNBK. Ke depan, kita harapkan lebih banyak lagi sekolah yang bisa menggelar UNBK. Termasuk dari madrasah, baik aliyah maupun tsawaniyah,” tegasnya.

Sejumlah pejabat ikut mendampingi dalam pantauan UN SMP pada hari kedua tersebut. Antara lain, Kadinas Pendidikan Grobogan Karsono dan Kabid PMPTK Moh Amin. Terlihat pula, Kepala Kantor Kemenag Grobogan Muh Arifin, Staf Ahli Sugeng dan Kabag Humas Ayong Muhtarom. Ikut menyambut kedatangan rombongan, Kepala MTs Manba’ul A’laa M Sirajuddin beserta para guru dan karyawan.

Menurut Sri, untuk bisa menyelenggarakan UNBK memang tidak mudah. Karena banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Utamanya, sarana dan prasarana pendukungnya, seperti ketersediaan komputer dan jaringannya.

“Sarananya memang harus dipersiapkan lebih dahulu supaya bisa melaksanakan UNBK. Nanti, kita akan upayakan agar sarana buat sekolah bisa makin lengkap,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Grobogan Muh Arifin menambahkan, untuk sekolah di bawah kewenangannya sejauh ini belum ada yang melaksanakan UNBK. “Tahun depan, kita upayakan sudah ada sekolah yang melaksanakan UNBK. Yakni, MAN Purwodadi,” katanya.

Editor : Akrom Hazami