Tim Voli Porvit Putri Duduki Peringkat Ketiga Bupati Cup  

Pertandingan Porvit putri melawan Billa 9 di GOR Sukun, Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Pertandingan Porvit putri melawan Billa 9 di GOR Sukun, Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Setelah kalah dengan tim voli putri SWA pada Kamis (15/10/2015) dengan skor 3-0, Porvit putri akhirnya bisa menunjukan tajinya di Bupati Cup. Porvit mampu mengalahkan Billa 99 dengan skor 3-0.

Kemenangan itu tentunya tidak terlepas dari materi permainan, serta penataan mental. Sebab diketahui, ada tiga pemain inti Porvit tidak bisa memperkuat pertandingan perebutan peringkat III, karena harus kuliah di Semarang.

Pelatih Porvit, Arifin mengatakan, di saat hari Jumat (16/10/2015), timnya memanfatkan hari jeda pertandingan untuk memberikan evaluasi pertandingan. “Kami evaluasi pemain,” katanya.

Dia juga menyampaikan, tiga pemain yang tidak tampil, adalah dua orang smash dan satu orang toser. Namun hal itu tak masalah mengingat kemampuan pemain cadangan yang juga jos.

“Pemain cadangan juga bermain bagus,” imbuhnya. (Edy Sutriyono/ AKROM HAZAMI)

Pertandingan Bupati Cup Dilanjutkan Besok Malam

Laga semifinal Mustika dengan Porvit berlangsung panas hingga lima set di GOR Sukun, kemarin Kamis (15/10/2015). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Laga semifinal Mustika dengan Porvit berlangsung panas hingga lima set di GOR Sukun, kemarin Kamis (15/10/2015). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Pertandingan besar dalam rangka Bupati Cup, voli antarklub se-Kabupaten Kudus hari ini Jumat (16/10/2015) diliburkan. Pertandingan penentu peringkat ketiga, baru dilanjutkan besok malam Sabtu (17/10/2015).

Hal itu disampaikan Ketua Harian Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kudus Ridwan kepada MuriaNewsCom. Menurutnya pertandingan untuk Jumat memang diliburkan. Hal itu sesuai dengan jadwal pertandingan semenjak awal.

”Kalau Jumat pertandingan memang libur. Dan saat ini memang pas liburnya, mengingat pertandingan berikutnya adalah perebutan peringkat tiga,” katanya.

Dalam unggulan yakni Porvit, namun nampaknya dewi fortuna benar-benar berpaling dari klub binaan Agung Pribadi itu. Bukan hanya klub putra saja yang takluk di semifinal melawan Mustika kemarin, hal sama juga dialami klub Porvit putri yang juga kalah di semifinal.

Porvit putri kalah melawan S.W.A dengan skor 3-0 sekaligus. Kemenangan yang sangat jauh dengan angka 0 dalam Porvit. Kini Porvit putri berjuang dalam memperebutkan peringkat tiga klub se-Kudus itu.

Pertandingan Porvit putri dalam perebutan peringkat ketiga, akan berlangsung pada pukul 15.00 WIB besok malam. Porvit akan meladeni Billa 98 yang juga dikalahkan Rajawali dengan skor 3-0 pula.

Dalam Porvit putra, juga akan melangsungkan pertandingan perebutan peringkat tiga. Porvit yang juara tahun lalu, akan melawan Putera Jaya dalam laga pukul 18.00 WIB. Pertandingan Porvit tersebut juga tidaklah mudah, sebab diketahui Putera Jaya sudah menguasai ilmu Porvit. Hal itu sudah dipastikan, sebab Putera Jaya juga mendapatkan ilmu yang sama dari Porvit.

”Porvit akan melawan Putera Jaya, yang juga adik dari Porvit. Kadang juga latihannya bareng. Jadi pertandingan akan seru nanti antara kakak adik,” jelasnya. (FAISOL HADI/TITIS W)

Laga Seru Voli Bupati Cup Kudus Berlangsung Hari Ini

Pemain voli tampak saling mengalahkan pada kompetisi Bupati Cup di Kudus. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Pemain voli tampak saling mengalahkan pada kompetisi Bupati Cup di Kudus. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Pertandingan besar bola voli dalam rangka Bupati Cup memasuki putaran final. Puluhan klub yang ada, satu persatu gugur dalam pertandingan panas.

Dalam pertandingan kemarin misalnya, beberapa tim besar juga sudah tumbang. Seperti SWA yang ditekuk Perkasa Sakti dnegan skor 3 – 0, kemudian Rawat Jaya yang juga menang dari Govic dengan skor 3- 0 pula.

Namun, dari deretan pertandingan yang berlangsung, ada satu klub yang harus bekerja keras dalam memperoleh tiket ke babak berikutnya di delapan besar.

“Mustika melawan AMB merupakan pertandingan yang sangat seru, meski akhirnya menang Mustika, namun selisih kemenangan beda tipis dengan skor akhir 3 – 2,” kata Panitia Bupati Cup, Suprayitno, saat dihubungi MuriaNewsCom.

Dengan demikian, Mustika lolos ke babak berikutnya. Target yang dipatok sama dengan klub lain yakni jadi jawara se-Kudus.

Namun kali ini, klub ynag terbentuk dari para pemain voli pantai itu akhirnya dihadapinya unggulan pertandingan yakni Porvit. Dalam pertandingan yang berlangsung malam, nanti kedua klub tersebut akan berhadapan.

“Pasti akan seru pertandingannya, keduanya merupakan klub yang tangguh dengan kemampuan yang di atas rata rata juga,” ungkapnya. (FAISOL HADI/AKROM HAZAMI)

Pertandingan Bupati Cup Diliburkan Sehari

Ilustrasi

Ilustrasi

 

KUDUS – Pertandingan besar bola voli se Kudus, dalam rangka Bupati Cup hari ini diliburkan. Hal itu dilakukan lantaran terdapat beberapa hal yang terjadi.
Hal itu diungkapkan Ketua Harian PBVSI Kudus Ridhwan, menurutnya pertandingan voli antar club hari ini terpaksa diliburkan. Sebab penyokong utama pertandingan sedang terjadi sesuatu.

”Sukun itu kan sudah seperti bapak angkat kita dari PBVSI, jadi kita menghormati jika sedang ada musibah semacam ini,” katanya saat dihubungi MuriaNewsCom.
Meski demikian, pihaknya memastikan tidak akan mengganggu jadwal pertandingan. Menurut jadwal, libur pertandingan yang jatuh pada Rabu besok hanya diajukan hari ini.

”Kita hanya mengajukan liburnya saja. Jadi yang seharusnya besok libur tidak ada pertandingan diajukan hari ini. Dan pertandingan hari ini dilakukan besok yang seharusnya libur,” katanya.

Hal itu juga tidak akan merubah jadwal pertandingan. Yang berlangsung pada Kamis, hingga final pertandingan pada Minggu mendatang. Sebab pelaksanaan jadwal masih berjalan lancar untuk kedepannya.

”Club yang bertanding sudah kami kabari, jadi tidak ada masalah mengenai hal ini. Tinggal besok bertanding sepeti biasanya saja sekitar pukul 14.00 WIB dimulai,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan, lokasi pertandingan yang bertempat di Gor Sukun memang nampak sepi, tidak ada aktivitas keramaian seperti saat pertandingan berlangsung. Bahkan kendaraan perserta dan supporter tidak nampak pada garasi parkir. Selain itu, gerbang yang biasanya terbuka juga kalau ini dalam keadaan tertutup. (FAISOL HADI/TITIS W)