Keren, Anggota Polres Grobogan ini Ternyata Juara Binaraga, Ini Sosoknya

Anggota Satsabhara Polres Grobogan Eko Suryono memamerkan otonya yang kekar. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Sampai saat ini, banyak orang belum tahu jika di Grobogan ternyata punya atlit binaraga cukup handal. Namanya, Eko Suryono (37) yang berprofesi sebagai anggota Polri. Saat ini, polisi berpangkat Bripka yang punya bodi seperti Ade Rai tersebut bertugas di Satuan Sabhara Polres Grobogan.

“Saya mulai kenal binaraga tahun 2010. Kalau mulai ikut pertandingan sekitar tahun 2012 di even Piala Walikota Semarang. Saat itu, saya dapat juara empat kontes body fit,” jelas Eko, Rabu (26/12/2017).

Setelah itu makin banyak even yang diikuti dengan sederet prestasi. Antara lain, pada tahun 2013 jadi juara IV Binaraga Open Nasional di Boyolali dan juara III Piala DanPaspampres di Jakarta. Kemudian juara III Liga PABBSI Jateng (2014) dan juara II seleksi Pra PON di Semarang (2015).

Terbaru, Eko berhasil meraih juara I dalam Kejurprov Jateng di Semarang belum lama ini. Dengen keberhasilan ini, ia akan menjadi bagian kontingen Grobogan dalam Porprov 2018 mendatang di Surakarta. Selama ini, Eko biasa bertanding dikelas 85 kg dan 85+ atau diatas 85 kg.

“Tahun 2013 saya juga ikut Porprov di Banyumas. Tetapi belum dapat prestasi karena masih junior waktu itu. Kalau di Porprov 2018, saya berupaya menyumbang medali buat kontingen Grobogan,” cetusnya.

Eko Suryono saat menjadu juara I dalam Kejurprov Jateng di Semarang belum lama ini. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sebelum menekuni binaraga, Eko lebih dulu bergelut dalam olahraga beladiri karate. Semasa masih duduk di SMAN 1 Grobogan, Eko pernah meraih prestasi saat mengikuti kejuaraan Karate Cepu Migas Cup.

Eko tercatat baru bertugas di Polres Grobogan sejak tahun 2012. Saat diterima jadi anggota Polri tahun 2000, ia langsung ditugaskan di Polda Jambi pada divisi Provost. Kemudian, ia juga pernah dapat tugas sebagai ajudan kapolda, dan Ditlantas bagian reg iden.

Perkenalan dengan binaraga terjadi saat masih tugas di Jambi, sekitar tahun 2010. Ceritanya, saat itu, Eko sempat mengalami masalah kolesterol yang menyebabkan lutut dan persendiannya terasa nyeri. Oleh temannya, ia disarankan untuk fitness.

“Saran itu kemudian saya ikuti. Setelah ikut fitnes jadi sehat. Akhirnya, saya jadi ketagihan dan menekuni fitnes hingga akhirnya jadi atlit binaraga sampai sekarang,” katanya.

Untuk menjadi alit binaraga ternyata tidak mudah. Butuh latihan tekun dan serius untuk membentuk otot. Selain itu, pola makan juga harus mendapat perhatian serius. Terutama, beberapa bulan menjelang ikut pertandingan.

Eko Suryono saat menerima penghargaan dari Kapolres Grobogan AKBP Satria Rizkiano belum lama ini . (MuriaNewsCom/Dani Agus)

“Menu makanan berpengaruh pada kondisi badan. Tidak bisa makan sembarangan,” cetusnya.

Prestasi yang diraih Eko selama ini, ternyata juga mendapat dukungan dari atasannya. Bahkan, beberapa hari lalu, Eko menerima penghargaan dari Kapolres Grobogan AKBP Satria Rizkiano. Selain Eko, ada dua polisi pria, satu polwan dan satu PNS yang menerima penghargaan dari kapolres.

Disamping atasan, dukungan penuh juga diberikan istrinya Musdhalifah. Bahkan, wujud dukungan sang istri ini boleh dibilang luar biasa. Soalnya, Musdhalifah bahkan sampai membuka usaha berupa tempat latihan fitness atau gym.

“Sebelumnya, istri juga punya usaha salon kecantikan dan sejak beberapa bulan lalu buka usaha gym. Jadi, sekarang saya latihannya ditempat usaha istri,” ujarnya sembari tertawa.

Editor: Supriyadi