Harusnya Beras di Kudus Melimpah karena Hasil Panen Padi Lampaui Target

Petani menggarap sawahnya di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Petani menggarap sawahnya di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Target panen padi selama 2015, yakni sejumlah 159.000 ton, dipastikan tercapai. Bahkan, Pemkab Kudus malahan memastikan kalau target tersebut bakal melebihi hingga akhir tahun ini.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kudus Budi Santoso. Menurutnya, panen padi tahun ini tergolong baik, sehingga hingga akhir tahun bakal melampaui dari target.

“Hingga kini, kami sudah panen dengan jumlah 166.400 ton. Meski demikian, kami akan memenuhi target tersebut,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Hal itu diyakini, lantaran sekarang di beberapa daerah masih mengalami panen. Seperti halnya di Tenggeles, Gondoharum, Jekulo, Jati dan beberapa daerah lainnya. Sehingga kalau dijumpai akan mencapai target.

Dia menambahkan, lahan yang sedang dipanen saat ini sekitar 1.000 hektare. Sehingga pasti akan mendapatkan jumlah yang jauh lebih banyak lagi dari target.

Target tiap tahun selalu cenderung naik. Seperti halnya di 2014 lalu, Kudus ditargetkan sekitar 127 ribu ton saja. Sedangkan di 2016 mendatang. Target juga kembali dinaikkan menjadi 169 ribu ton.

Selama 2015 nantinya, Kudus memiliki luasan tanam sebesar 26.559 hektare. Jumlah tersebut meliputi dari MT I, MT II dan MT III. Pilihan hektare tersebut juga tersebar di sembilan kecamatan di Kudus.

Dengan luasan tersebut, kata dia, paling banyak menanam padi pada MT I dan MT III. Hal itu dibuktikan memasuki pada MT II ini, petani yang menanam padi hanyalah seluas 14 ribuan hektare saja. (FAISOL HADI/AKROM HAZAMI)

Wakil Ketua DPRD: Warga Butuh Jaminan Beras Pati Bebas Bahan Sintetis

Sejumlah pekerja tengah bekerja di salah satu perusahaan beras di Pati. Wakil Ketua DPRD Pati Muhammadun menegaskan, masyarakat butuh kepastian yang menjamin bahwa beras dari Pati benar-benar bebas bahan sintetis. (MURIANEWS / LISMANTO)

PATI – Wakil Ketua DPRD Pati Muhammadun menegaskan, masyarakat butuh kepastian yang menjamin bahwa beras dari Pati benar-benar bebas bahan sintetis. Menurutnya, penelusuran dan pengecekan pada sumber distribusi beras harus dilakukan secara masif.

Lanjutkan membaca

Pemkab Tak Temukan Beras Sintetis Beredar di Rembang

Hamzah Fatoni, Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang. Selama dua hari melakukan operasi pasar, tim khusus Pemkab Rembang tak menemukan tanda-tanda peredaran beras plastik di wilayah setempat. (MURIANEWS/AHMAD FERI)

REMBANG – Munculnya isu tentang peredaran beras plastik telah disikapi Pemkab Rembang dengan menggelar inspeksi mendadak (Sidak) dan operasi pasar. Pemkab pun membentuk tim khusus untuk melakukan operasi beras sintetis. Usai terjun ke sejumlah pasar dan pemilik gudang beras di Kota Garam, Pemkab bersama tim gabungan tidak menemukan beras sintetis beredar di pasaran.

Lanjutkan membaca

Oalah… Gara-gara Isu Beras Plastik, Konsumen Pilih Beras Berkutu

Seorang buruh menaruh beras hasil pemilahan di salah satu perusahaan beras di Pati, Rabu (27/5/2015) siang. Gara-gara isu plastik, sejumlah konsumen lebih memilih beras berkutu ketimbang beras berkualitas bagus. (MURIANEWS/LISMANTO)

PATI – Dalam beberapa hari terakhir, banyak konsumen yang memilih untuk membeli beras berkutu ketimbang beras bermutu bagus. Hal ini menyusul maraknya beras plastik yang terlihat bersih dan putih.

Lanjutkan membaca

Lolos Uji Laborat, Bulog Jamin Beras Asal Pati Pasti Aman

Kepala Bulog Subdivre II Pati Khozin (kanan) bersama Kapolres Pati AKBP R Setijo Nugroho Hasto usai acara inspeksi mendadak di Perum Bulog SUbdivre II Pati, Rabu (27/5/2015). Pihak Bulog memastikan stok beras yang didistribusikan Bulog ke sejumlah daerah di wilayah Karesidenan Pati tak bercampur beras sintetis. (MURIANEWS/LISMANTO)

PATI – Kepala Bulog Subdivre II Pati Khozin memastikan stok beras yang didistribusikan Bulog ke sejumlah daerah di wilayah Karesidenan Pati tak bercampur beras sintetis. Pasalnya, setiap beras yang masuk Bulog akan diambil sample untuk kemudian diuji laboratorium.

Lanjutkan membaca

Motif Beras Sintetis Bukan Keuntungan

Heri Poerwanto (tengah) bersama dengan Kapolres Pati  AKBP R Setijo Nugroho Hasto (kiri) usai acara inspeksi sidak (sidak) yang dilakukan jajaran Polres Pati, Rabu (27/5/2015). (MURIANEWS/LISMANTO)

PATI – Heri Poerwanto, salah seorang pengusaha beras di Pati menilai, isu adanya beras yang dibuat dari biji plastik tidak bermotif keuntungan. Pasalnya, pembuatan beras dari bahan plastik justru biayanya lebih mahal ketimbang beras asli.

Lanjutkan membaca

Polres Pati Pastikan Pati Aman Beras Sintetis

Jajaran Polres Pati bersama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pati tengah melakukan sidak di salah satu produsen beras di Pati, Rabu (27/5/2015). Kapolres Pati  AKBP R Setijo Nugroho Hasto memastikan Kabupaten Pati aman dari Beras sintetis. (MURIANEWS/LISMANTO)

PATI – Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Pati memastikan Kabupaten Pati aman dari peredaran beras yang bercampur bahan plastik. Hal ini disampaikan Kapolres Pati AKBP R Setijo Nugroho Hasto, usai menggelar inspeksi mendadak (sidak) di produsen beras dan Perum Bulog Subdivre II Pati, Rabu (27/5/2015) siang.

Lanjutkan membaca

Minimalisir Peredaran Beras Sintetis, KKP Blora Gencar Sosialisasi

Kepala Kantor Ketahanan Pangan Blora Mashudi (MURIANEWS / PRIYO)

BLORA – Setelah Blora dinyatakan aman dari adanya peredaran beras sintetis, Kepala Kantor Ketahanan Pangan (KKP) Kabupaten Blora Mashudi  akan terus melakukan sosialisasi, terkait beras sintetis. Hal ini, agar masyarakat mengetahui dan mengenali bagaimana ciri-ciri beras sintetis.

Lanjutkan membaca

Kudus Masih Aman Dari Beras Sintetis

Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Dagsar) dan kepolisian resort Kudus ketika melakukan Sidak di Pasar Wergu Kudus, pihaknya tidak menemukan beras sintetis yang menjadi keresahan warga. (MURIANEWS/FAISOL HADI)

KUDUS – Kabupaten Kudus, dinilai masih aman dari isu beras sintetis. Hal itu disebabkan tim gabungan dari Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Dagsar) dan kepolisian resort Kudus yang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) tidak menemukan adanya beras plastik.

Lanjutkan membaca

Pasar Bitingan Aman Beras Sintetis

Plt Dinas Dagsar Sudiharti menunjukkan beras yang dijual di Pasar Bitingan, Selasa (26/5/2015). Hasil sidak yang dilakukan, tidak ditemukan beras sintetis. (MURIA NEWS/FAISOL HADI)

KUDUS – Hasil sidak beras sintetis yang dilakukan Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Dagsar) bersama aparat Polres Kudus, Selasa (26/5/2015), Pasar Bitingan aman dari beras berbahan plastik.

Lanjutkan membaca

KKP: Tak Ada Beras Sintetis di Blora

Kepala Kantor Ketahanan Pangan (KKP) Kabupaten Blora Mashudi. (MURIA NEWS/PRIYO)

BLORA – Kepala Kantor Ketahanan Pangan (KKP) Kabupaten Blora Mashudi menyatakan, maraknya dengan isu beras sintestis, tidak terjadi di Blora. Menurutnya, Blora aman dari dugaan kasus beras sintetis yang terbuat dari bahan plastik. Hal itu disampaikan menyusul informasi adanya temuan beras berbahan plastik di beberapa daerah.

Lanjutkan membaca

Penjual Beras di Jepara Siap Kooperatif Cegah Beras Sintetis

Pedagang beras di kawasan Pasar Jepara Satu (Ratu) Elisabet Risariyanti menjajakan beras di tokonya, Selasa (26/5/2015). Para pedagang beras di Jepara siap melapor ke pemerintah jika menemukan beras sintetis. (MURIA NEWS/WAHYU KZ)

JEPARA – Sejumlah pedagang atau penjual beras di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Jepara menyatakan siap untuk koorperatif dan mendukung pencegahan adanya beras sintetis yang terbuat dari bahan plastik.

Lanjutkan membaca

Tim Sidak Tak Menemukan Beras Sintetis di Pasar Wergu

Dinas Pasar dan aparat Polres Kudus melakukan sidak beras sintetis di Pasar Wergu, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Selasa (26/5). (MURIANEWS/FAISOL HADI)

KUDUS – Tim gabungan dari pemkab dengan kepolisian Resor Kudus, melakukan sidak ke Pasar Wergu, Kecamatan Jati, Selasa (26/5/2015). Pada sidak di tempat pertama itu, petugas melakukan pengecekan beras yang dijual pedagang di pasar tersebut. Pengecekan itu untuk memastikan kualitas beras yang dijual.

Lanjutkan membaca

Waspadai Beras Sintetis, Pemkab dan Polisi Lakukan Sidak

Dinas Pasar dan aparat Polres Kudus melakukan sidak beras sintetis di Pasar Wergu, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Selasa (26/5). (MURIANEWS/FAISOL HADI)

KUDUS – Isu beredarnya beras sintetis belakangan ini, menjadi perhatian khusus bagi pemkab dan pihak kepolisian di Kudus. Selasa (26/5/2015) pemkab dan kepolisian menggelar inspeksi mendadak (sidak) diberbagai titik penjualan beras di Kudus.

Lanjutkan membaca

KKP: Kemungkinan Adanya Beras Sintetis Sangat Kecil

Pedagang beras di pasar Jepara Satu melayani pembeli, Senin (25/5/2015). KKP menyatakan kecil kemungkinan beredar beras sintetis di pasar Jepara. (MURIA NEWS/WAHYU KZ)

JEPARA – Setelah menyatakan di Kabupaten Jepara tidak ada beras sintetis, Kepala Kantor Ketahanan Pangan (KKP) Jepara, Adi Nugroho melalui Kabid Tata Usaha Budi Bawa Yuwana mempertegas kemungkinannya sangat kecil adanya beras sintetis beredar di Jepara. Sebab, beras yang beredar di Jepara mayoritas dari penggilingan lokal.

Lanjutkan membaca

Isu Beras Plastik Marak, Penjualan di Pati Masih Stabil

Nur Hidayah, pedagang beras asal Desa Langenharjo, Kecamatan Margorejo menunjukkan beras yang ia jual di Pasar Sleko Pati, Jumat (22/5/2015). Isu beredarnya beras sintetis dari plastik tidak berpengaruh pada penjualan beras di Kabupaten Pati. (MURIANEWS/LISMANTO)

PATI – Isu beredarnya beras sintetis dari plastik yang sudah menyasar di sejumlah daerah tidak berpengaruh pada penjualan beras di Kabupaten Pati. Hal ini diakui Nur Hidayah (56), pedagang beras asal Desa Langenharjo, Kecamatan Margorejo.

Lanjutkan membaca

Pedagang Resah Adanya Beras Sintetis

Sri Harni (51), pedagang beras di Pasar Sleko Pati tengah memeriksa beras yang dijualnya, Kamis (21/5/2015). Saat ini, sejumlah pedagang beras khawatir dengan adanya isu beras sintetis. (MURIANEWS / LISMANTO)

PATI – Sejumlah pedagang beras di Pati resah dengan adanya isu beras sintetis yang beredar di pasaran. Hal ini diakui Sri Harni (51), warga Desa Widorokandang, Kecamatan Pati, yang menjual beras di kawasan Pasar Sleko, Pati.

Lanjutkan membaca

Disperindag Pati Akan Gelar Operasi Beras Sintetis

Seorang pedagang beras di kawasan Pasar Sleko Pati memeriksa beras yang ia peroleh dari petani, Kamis (21/5/2015). Saat ini, pedagang beras resah dengan adanya isu beras sintetis yang terbuat dari plastik. (MURIANEWS / LISMANTO)

PATI – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pati rencananya akan menggelar operasi di sejumlah pasar terkait dengan isu beras sintetis. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi beredarnya beras yang terbuat dari plastik.

Lanjutkan membaca