Keren!! Guru SDN 01 Wirosari Grobogan dapat Kesempatan Belajar ke Belanda, Ini Prestasinya

MuriaNewsCom, Grobogan – Sebuah penghargaan istimewa bakal didapat Guru SDN 01 Wirosari bernama Hendrik  Hermawan. Itu karena, dia mendapat kesempatan belajar singkat selama 21 hari di Belanda yang diselenggarakan oleh Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan.

Penghargaan itu didapat atas prestasi yang diraihnya pada tahun 2017 lalu. Yakni, jadi juara I nasional dalam ajang Inovasi Pembelajaran (Inobel) Guru untuk kategori MIPA. Selain itu, Hendrik juga sempat meraih penghargaan Anugerah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tingkat Nasional Tahun 2017.

“Saya tidak menyangka bisa terpilih jadi salah satu peserta yang akan dapat kesempatan belajar singkat di Belanda. Terima kasih atas dukungan dari semua pihak sehingga saya bisa dapat penghargaan ini,” kata Hendrik, Sabtu (31/3/2018).

Menurut Hendrik, kegiatan belajar singkat atau short course akan dilangsungkan 8-28 April nanti. Total guru SD yang mendapat kesempatan belajar singkat ada 14 orang dari berbagai daerah di Indonesia.

Peserta adalah guru SD berprestasi tahun 207 dari berbagai bidang atau kategori. Sebelum berangkat ke Belanda, para peserta terlebih dulu akan mendapat pembekalan selama dua hari, 6-7 April nanti.

Ia menambahkan, selama di Belanda ada beberapa hal yang akan dipelajari. Antara lain, mengenai sistim pendidikan di Belakda, metode pengajaran, strategi penilaian, pengembangan profesionalisme guru dan kurikulum, serta mengunjungi beberapa SD dan lembaga terkait pengembangan guru.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Grobogan Amin Hidayat menyatakan, pihaknya merasa bangga atas kesempatan istimewa yang diberikan pada Hendrik Hermawan untuk menimba ilmu di Belanda. Ia berharap, apa yang didapat di Belanda nanti bisa meningkatkan kompetensi dan selanjutnya bisa ditularkan pada guru lainnya di Grobogan.

“Saya selaku kepala dinas sudah memberikan izin pada Hendrik Hermawan untuk mengikuti  short course di Belanda. Saya berharap, apa yang didapat Hendrik Hermawan bisa jadi pemicu semangat guru lainnya untuk meraih prestasi nasional,” cetusnya.

Editor: Supriyadi

Musthofa: Ada Siswa Tak Mampu di Kudus, Hubungi Saya

MuriaNewsCom, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus kembali menujukkan perhatiannya bagi siswa-siswi kurang mampu. Hal itu ditunjukkan dengan penganggaran APBD yang diperuntukan bagi mereka yang tak mampu melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) atau SMK.

“Kalau ada yang kurang (mampu) tolong hubungi saya, jangan sampai ada anak putus sekolah,” ucap Bupati Kudus Musthofa, Rabu (17/1/2018).

Di sektor pendidikan (tingkat SMA/SMK) pihaknya sebenarnya sudah mengalokasikan dana yang cukup besar mencapai Rp 28 miliar, untuk bantuan siswa-siswi pada jenjang tersebut. Namun, mengingat kewenangan SMA/SMK yang kini diambil alih oleh Provinsi Jateng, dirinya tak bisa berbuat banyak.

“Uang tersebut kami kembalikan, karena tak ada izinnya (untuk bantu siswa SMA/SMK). Namun hal itu kami rubah menjadi bantuan sosial, yang berbasis by name, by address itu yang paling penting,” tambahnya.

Bupati menyebut, program pendidikan di Kudus mewajibkan setiap anak mendapatkan pendidikan hingga 12 tahun. Selain itu, pemkab juga menanggun pembiayaan sekolah. Namun hal itu terhenti mengingat kewenangan pengelolaan SMA/SMK kini berada di Pemprov Jateng.

Sudjatmiko, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kudus mengatakan, program yang digulirkan pemkab tidak bertentangan dengan program pemerintah pusat.

“Hal itu karena, mereka yang telah mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP) tidak mendapatkan beasiswa lagi dari kami pemerintah kabupaten Kudus,” ungkapnya.

Editor: Supriyadi

Kabar Gembira, Bupati Blora Sediakan Beasiswa Rp 1 Miliar untuk Kuliah, Ini Syaratnya

MuriaNewsCom, Blora – Bupati Blora Djoko Nugroho menyiapkan program pemberian beasiswa bagi siswa setingkat SMA yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Beasiswa senilai Rp 1 miliar tersebut akan digelontorkan di tahun 2018 ini.

Hal itu disampaikan Djoko Nugroho saat menghadiri perayaan Natal di lingkup Dinas Pendidikan Blora di gedung Sasana Bhakti, Kamis (11/1/2018).

Menurutnya, besaran beasiswa tersebut sudah dianggarkan dalam APBD Kabupaten Blora. Hanya, untuk jumlah penerimanya masih terbatas, yakni sekitar 40 siswa yang kurang mampu dan memiliki prestasi.

Terkait dengan adanya beasiswa itu, Djoko meminta para guru SMA/SMK supaya melakukan sosialisasi pada anak didiknya. Terutama bagi mereka yang memiliki prestasi apik namun tak memiliki uang untuk melanjutkan.

”Jangan lupa, tahun ini beasiswa di bangku perkuliahan sebesar Rp 1 miliar. Silahkan diperebutkan, yang jelas biaya akan di peruntukan 40 orang yang membutuhkan dan berprestasi. Tolong kepala sekolah agar informasi ini disebarkan ke anak didiknya,” tegasnya.

Ketua Panitia Perayaan Natal Ika Cahya Isra K menyatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak, khususnya Dinas Pendidikan yang selalu memberikan dukungan dan memfasilitasi terselenggaranya Natal bersama.

Diharapkan, adanya perayaan itu bisa meningkatkan semangat kebersamaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Blora.

Editor: Supriyadi

20 Siswa Blora Ini Bernasib Mujur

beasiswa

Bupati Blora Djoko Nugroho dan wakil bupati, Arief Rohman di Pendapa Pemkab Blora. (Twitter)

 

MuriaNewsCom, Blora – Sekitar 20 siswa asal Blora bernasib mujur. Mereka mendapatkan beasiswa guna melanjutkan pendidikannya.

Pemkab Blora memberikan beasiswa sekolah gratis ke SMPIT-SMAIT Insan Mandiri Cibubur, Jawa Barat.

Mereka dilepas oleh Bupati Blora Djoko Nugroho dan wakil bupati, Arief Rohman di Pendapa Pemkab Blora, Sabtu (16/7/2016).

Dalam kesempatan itu, Kokok, panggilan akrab bupati berpesan agar siswa memanfaatkan beasiswa dengan baik. Lantaran itu demi masa depan mereka yang lebih baik.

Siswa akan diantarkan dengan bus satu unit dari Blora ke Cibubur.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Mata Air Jepara Jaring Donatur untuk Beasiswa Kartini Scholarship

Pemberian beasiswa dari Mata Air Jepara kepada siswa berprestasi belum lama ini. (ISTIMEWA)

Pemberian beasiswa dari Mata Air Jepara kepada siswa berprestasi belum lama ini. (ISTIMEWA)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Sudah genap satu tahun komunitas Mata Air Kabupaten Jepara memberikan beasiswa kepada pelajar SMA/MA/SMK di Kabupaten Jepara yang memiliki prestasi unggul namun memiliki kendalam ekonomi.

Hingga saat ini sudah ada 19 siswa yang memperoleh beasiswa tersebut. Dwi Wahyu, ketua penyalur beasiswa Kartini Scholarship mengatakan pihaknya membuka peluang para dermawan untuk menjadi donatur.

”Mata Air Jepara melalui program Kartini Scholarshipnya selalu membuka diri kepada seluruh dermawan yang ingin menyumbangkan sebagian rizkinya untuk kita salurkan sesuai semestinya,” kata alumnus Universitas Negeri Semarang ini, Minggu (21/2/2016).

Dia berharap dengan semakin banyaknya dermawan yang mempunyai kepedulian di bidang pendidikan, akan semakin banyak pelajar berprestasi yang diberikan beasiswa. ”19 adalah jumlah yang sedikit dari keseluruhan pelajar di Jepara. Semoga dengan banyaknya donatur akan menambah jumlah peserta yang kami berikan beasiswa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wahyu mengungkapkan untuk penyaluran donasi dapat menghubungi nomor 0821-3439-5941, atau mentransfer ke nomor rekening BNI 0226763546 a.n Endri Listiani. ”Bagi para dermawan yang ingin menjadi donatur bisa menghubungi kami untuk bertanya lebih lanjut mengenai program beasiswa ini,” pungkasnya.

Editor : Titis Ayu Winarni