Mau Tawuran Pakai Senjata Tajam, 8 Pelajar SMK di Bawen Digelandang ke Kantor Polisi

MuriaNewsCom, Semarang – Aparat Polsek Bawen sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan para pelajar yang mau tawuran di Pertigaan Bintangan Jalan Lingkar Bawen-Ambarawa, Sabtu (24/2/2018). Delapan pelajar berhasil diamankan dan langsung digelandang ke kantor polisi.

Setelah diperiksa polisi, para pelajar itu membawa sejumlah senjata untuk digunakan tawuran. Di antaranya gear sepeda motor yang diikat dengan sabuk, senjata tajam dan potongan besi yang diruncingi.

Penangkapan para pelajar ini bermula dari kecurigaan petugas patroli yang melihat sejumlah pelajar tengah berkumpul di traffic light jalan lingkar Bawen-Ambarawa. Kepala SPK Polsek Bawen Aiptu Sapto Cahyo yang memimpin patroli langsung mengejar para pelajar itu.

Beberapa pelajar sempat melarikan diri dari petugas, namun ada beberapa orang pelajar yang bisa diamankan tidak kurang 8 orang pelajar dibawa ke Polsek Bawen. Setelah dilakukan penggeledahan ternyata ditemukan beberapa senjata.

“Setelah dilakukan pendataan, para pelajar ini kami beri pengarahan agar tak mengulangi perbuatanya lagi, karena itu melanggar hukum dan merugikan orang lain,” kata Kapolsek Bawen, AKP Yulius Herlinda.

Dari hasil pendataan yang dilakukan oleh Polsek Bawen diketahui jika para pelajar itu berasai dari salah satu SMK negeri di daerah Mojosongo, Boyolali. Kepolisian kemudian menghubungi pihak sekolah dan orang tuanya untuk menjemput pelajar tersebut.

”Kami juga memberi pengertian kepada orang tua agar sellauy mengawasi dan membina anak-anaknya, agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif,” ujarnya.

Editor : Ali Muntoha

Dua Polisi Naik Avanza Tabrak Pengendara Mio Hingga Tewas di Bawen

MuriaNewsCom, Semarang – Kecelakaan maut antara Toyota Avanza dengan sepeda motor Yamaha Mio terjadi di Jalan Bawen, Dusun Bejalen Baratm Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (10/1/2018).

Akibat kecelakaan itu, pengendara sepeda motor Mio nopol H 6477 TL meninggal dunia akibat luka yang cukup parah. Sementara penumpang Avanza tak mengalami luka serius. Mobil itu ditumpangi dua orang, yang keduanya merupakan polisi.

Korban meninggal diketahui bernama Wahyu Riyadi, warga Perum Leyangan Damai, Kelurahan Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Dilansir Tribunjateng, tabrakan ini terjadi sekitar pukul 08.15 WIB. Saat itu, mobil Avanza dikemudikan Widiyantoro (39) yang merupakan anggota Polri. Selain Widiyantoro, di dalam Toyota Avanza juga terdapat Kisroil, anggota Polri yang tinggal di Asrama Brimob Kalibanger, Kecamaan Pekalongan Timur Kota Pekalongan.

Saat itu diduga Avanza mencoba menyalip kendaraan yang ada di depannya. Saat menyalip mobil yang dikendarai warga Banjarsari, Banyumas ini, sampai melewati garis marka.

Namun tiba-tiba dari arah depan, muncul motor yang dikendarai korban. Akibatnya kecelakaan tak bisa terhindarkan, bahkan tubuh korban sampai terpental menabrak pembatas jalan, kemudian lanjut tabrak tugu Desa Bejalen, hingga terperosok ke dalam sawah di sisi kanan dari arah Ngampin-Bawen.

Korban mengalami luka yang sangat serius hingga meninggal di lokasi kejadian. Kisroil penumpang mobil Avanza juga mengalami luka memar di kepala.

Editor : Ali Muntoha