Pipit Ngaku Uang Setengah Miliar yang Digelapkan dari Hasil Penjualan Sepeda Motor Digunakan untuk…

Kapolres Kudus AKBP Andy Rifa’i saat melakukan gelar perkara kemarin. Terlihat Pipit, pelaku penggelapan uang yang juga dihadirkan dalam kesempatan tersebut. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Murvianti Tsabita aliat Pipit (35) warga Wonoketingal, Kecamatan Karanganyar, Demak dibekuk petugas Satreskrim Polres Kudus, karena diduga telah melakukan penggelapan uang hasil penjualan sepeda motor Vario 125 milik PT Astra International Cabang Kudus yang jumlahnya mencapai Rp 598.291.865.

Pipit dibekuk dalam pelariannya di kawasan Bogor, Jawa Barat pada 4 Februari 2017 lalu, setelah Polres Kudus bekerja sama dengan Polres Bogor. Pipit ditangkap di sebuah rumah yang ditinggali sementara olehnya.

Meski sempat mengelak jika telah melakukan penggelapan uang tersebut, namun akhirnya setelah didesak, akhirnya pelaku mengaku. Petugas pun akhirnya membawa pelaku ke Mapolres untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Tilep Uang Penjualan Sepeda Motor Setengah Miliar, Karyawati Astra Kudus Dibekuk Polisi

Dari keterangan pelaku saat gelar perkara pada Jumat (10/2/2017) kemarin, Pipit mengaku jika uang lebih setengah miliar tersebut sudah digunakan untuk berbagai hal. Di antaranya untuk beli sepeda motor. “Saya beli motor, dan sisanya saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” jawabnya singkat.

Kapolres Kudus AKBP Andy Rifa’i mengatakan, penangkapan terhadap pelaku, petugas butuh waktu beberapa lama. “Sejak Januari lalu kita melakukan penggalian informasi dan akhir Januari kita dapat informasi bahwa pelaku ada di Bogor, dan kemudian kita koordinasi dengan Polres Bogor. Setelah mendapatkan informasi tempat tinggal pelaku, kita langsung melakukan pengintaian dan penangkapan,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Tilep Uang Penjualan Sepeda Motor Setengah Miliar, Karyawati Astra Kudus Dibekuk Polisi

Tampak pelaku penggelapan uang saat mengikuti gelar perkara di Mapolres Kudus, Jumat (10/2/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom,Kudus – Seorang karyawati Astra Kudus harus berurusan dengan pihak kepolisian karena perbuatannya yang diduga telah menggelapkan uang penjualan sepeda motor lebih dari setengah miliar atau tepatnya Rp 598.291.865.

Adalah MT alias Pipit (35) warga Wonoketingal, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak. Wanita ini dibekuk polisi saat berada di Bogor, Jawa Barat, beberapa hari lalu.

Kapolres Kudus AKBP Andy Rifa’i mengatakan, MT diduga telah menggelapkan uang hasil penjualan sepeda motor Vairo 125 milik PT Astra International Cabang Kudus sebanyak 35 unit kepada 20 konsumen. Baik itu, uang dari nasabah yang berbentuk cash maupun uang muka.

“Perbuatan tersebut dilakukan Pipit dalam kurun waktu September hingga November 2016. Hal tersebut dilakukan pelaku ketika dirinya menjabat sebagai bagian penjualan sepeda motor,” ujarnya Kapolres saat gelar perkara, Jumat (10/2/2017).

Perbuatan pelaku diketahui saat dilakukan audit dan pembukuan. Ketika itu pula, diketahui jika nasabah telah melakukan pelunasan dan pembayaran kepada pelaku. Namun, oleh pelaku, uang tersebut tak pernah dilaporkan kepada PT Astra International Cabang Kudus.

Mengetahui hal tersebut, pihak perusahaan kemudian mencoba mencari pelaku, karena sudah tidak masuk kerja. Dan pelaku ternyata sudah melarikan diri, sehingga perusahaan langsung melaporkan kasus penggelapan tersebut kepada kepolisian.”Akibat perbuatannya, pelaku terancam hukuman lima tahun penjara, karena telah melanggar pasal 374 KUHP tentang Penggelapan,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono