Bahaya, Angkot Angkut Siswa di Atas Mobil di Batang

Polisi mengadang angkutan kota (angkot) di Warungasem, Batang. (Humas Polres Batang)

MuriaNewsCom, Batang –  Polisi mengadang salah satu mobil angkutan kota (angkot) jurusan Pekalongan-Bandar, di jalan raya Desa Sidorejo, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang. Aparat memberhentikan angkot karena mengangkut beberapa siswa di atas mobil.

Kapolsek Warungasem Polres Batang AKP Akhmad Almunasifi menghentikan kendaraan dan menurunkan beberapa siswa yang naik di atap kendaraan. Hal tersebut dilakukan pada saat patroli. Setelah menepikan mobil, para siswa pun turun.  

“Mengangkut penumpang yang melebihi kapasitas serta berada di atas atap mobil. Bahkan ada yang bergelantungan di pintu. Itu sangat berbahaya bagi keselamatan dan juga melanggar aturan,” kata Almunasifi dikutip Tribratanews, Rabu (15/11/2017)

Menurut Kapolsek, hal itu terjadi karena penumpang dan sopir cuek dengan keselamatan diri. Ditambah lagi, di Warungasem belum pernah ada kejadian penumpang terjatuh dari angkutan umum, sehingga sopir merasa tidak masalah membiarkan penumpang di atas atap dan  bergelantungan.

“Apa harus ada kejadian dulu baru mereka sadar Justru sebelum ada kejadian semua pihak harus sadar?,” tanyanya kepada awak angkot itu.

Sopir angkot memperbolehkan penumpang naik di atap dan bergelantungan, itu sama saja melanggar hukum. Karena tidak sebagaimana mestinya yang  dapat menyebabkan kecelakaan dan berakibat fatal bahkan bisa jatuh korban jiwa.

Polisi mengimbau agar para sopir angkot maupun kendaraan pengangkut barang untuk patuhi aturan dan sesuaikan peruntukanya.

Selanjutnya, setelah memberikan imbauan baik pada sopir ataupun pelajar, petugas mencatat identitas dan teguran keras pada sopir. Sedangkan penumpang diturunkan beralih ke kendaraan lain.

Editor : Akrom Hazami

Kesal Angkot Berhenti Mendadak di Sembarang Tempat?  Tenang, Kini Dilarang Polisi di Kudus

Polisi dan awak angkutan umum berfoto bersama dalam kegiatan sosilasasi Operasi Zebra Candi di Kudus, Jumat. (Tribratanewskudus).

Polisi dan awak angkutan umum berfoto bersama dalam kegiatan sosilasasi Operasi Zebra Candi di Kudus, Jumat. (Tribratanewskudus).

MuriaNewsCom, Kudus – Pengemudi angkutan umum atau angkutan kota (angkot) menjadi sasaran sosialisasi Operasi Zebra Candi dan Dikmas Lantas, di Terminal Induk dan Sub Terminal Jati Getas, Kudus,  Jumat (18/10/2016).

Dikutip Tribratanewskudus, kegiatan dilakukan sekitar pukul 07.30 WIB sampai pukul 09.00 WIB. Anggota Satlantas Polres Kudus melaksanakan kegiatan tersebut.

Selain mereka mengingatkan pengemudi untuk tetap berhati-hati dalam berlalu lintas, polisi juga berharap awak angkot mematuhi peraturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan daripada kecepatan.

Tidak lupa pula,polisi mengimbau kepada pengemudi angkutan umum agar tidak berhenti di sembarang tempat. Karena itu dapat mengganggu arus lalu lintas. Salah satunya di Jalan Lukmonohadi Kudus.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak seluruh pengemudi angkutan umum untuk selalu disiplin berlalu lintas di jalan raya dengan cara untuk tidak berhenti di sembarang tempat dan menaati peraturan yang ada di jalan raya.

Agar arus lalu lintas tidak terganggu dan mengurangi angka fatalitas kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Serta menciptakan kamseltibcar lantas serta selalu menggelorakan semangat pelopor keselamatan dengan seluruh lapisan masyarakat “Menuju Indonesia Tertib Bersatu Keselamatan Nomor 1 ”.

Editor : Akrom Hazami

Harga BBM Resmi Turun, tapi Tarif Angkutan di Rembang Tak Turun

SPBU di Rembang mulai memberlakukan penurunan harga sesuai dengan kebijakan Pemerintah Pusat, Selasa (5/12/2015). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

SPBU di Rembang mulai memberlakukan penurunan harga sesuai dengan kebijakan Pemerintah Pusat, Selasa (5/12/2015). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

REMBANG – Meski secara resmi pemerintah mengumumkan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) per tanggal 5 Januari 2015. Namun, tarif angkutan di Rembang dipastikan tidak akan mengalami penurunan.

Hal tersebut disampaikan oleh Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Rembang, Senin (5/12/2015). Dishubkominfo Rembang menyatakan menolak mengoreksi tarif angkutan meski harga premium dan solar sudah turun.

Kepala Dishubkominfo Rembang Suyono menjelaskan, penurunan harga solar dan premium tidak signifikan. Sehingga pihaknya kasihan pada awak angkutan jika harus menurunkan tarif.

“Penurunan harga BBM kali ini tidak ada pengaruhnya untuk angkutan. Kalau saya, tidak akan saya turunkan. Karena kasihan kehidupan para sopir angkutan kita,” ujarnya.

Suyono menambahkan, hingga saat ini belum juga ada petunjuk dari pemerintah pusat terkait penurunan tarif angkutan. “Belum ada petunjuk dari pusat. Nanti kalau ada petunjuk akan kami sesuaikan dan kami akan kaji agar sesuai dengan keadaan lokal,” imbuhnya. (AHMAD WAKID/AKROM HAZAMI)

Potongan Pajak Bisa untuk Peremajaan Angkutan

Warga tengah turun dari angkutan kota di Kudus. Organda Kudus berharap, potongan pajak transportasi dapat digunakan pengusaha untuk meremajakan angkutannya. (MURIANEWS)

KUDUS – Peningkatan kualitas transportasi dengan  peremajaan angkutan, dapat dilakukan dengan menggunakan dana potongan pajak, yang telah diberlakukan. Melalui peremajaan angkutan tersebut diharapkan pelayanan jasa transportasi massal menjadi lebih baik.

Lanjutkan membaca