Gara-gara Drumband Akmil di Grobogan, Warga Rela Bawa Keluarganya dari Rumah

Anggota taruna Akmil memainkan aksi drumbandnya di Alun-alun Purwodadi, Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Anggota taruna Akmil memainkan aksi drumbandnya di Alun-alun Purwodadi, Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Kabar tampilnya grup drumband Canka Lokananta Akmil di parade seni budaya di HUT ke-290 Grobogan, menjadi magnet, Sabtu (5/3/2016).

Indikasinya sejak pukul 11.00 WIB, sudah banyak orang berdatangan ke Alun-alun Purwodadi. Diketahui, di lokasi itu jadi tempat dimulainya parade seni budaya.

Padahal, peserta parade seni baru dilepas keberangkatannya oleh Bupati Grobogan Bambang Pudjiono mulai pukul 14.00 WIB.

“Sebelumnya saya sudah tahu kalau acara parade dimulai siang. Tapi sengaja saya bawa anak istri datang lebih awal supaya bisa foto-foto sama para taruna Akmil. Soalnya, kesempatan seperti ini sangat sulit didapat,” kata Jatmiko, warga Penawangan.

Dari pantauan di lapangan, begitu grup drumband Akmil yang tampil diurutan pertama membunyikan alat musik, sorak-sorai penonton langsung terdengar. Banyak di antaranya, langsung sibuk mengambil gambar melalui kamera maupun lewat ponsel.

Beragam gerakan yang dilakukan para taruna saat memainkan alat musik sempat bikin decak kagum para penonton. Bahkan, Bupati Bambang Pudjiono dan para pejabat yang duduk di tribun juga terlihat memberikan aplaus saat rombongan drumband itu melintas.

“Mantap-mantap, tidak rugi nunggu berjam-jam untuk melihat atraksi yang sangat jarang dijumpai di Purwodadi,” ujar Gita, salah seorang penonton yang ada di dekat tribun kehormatan.

Selain rombongan taruna Akmil, masih ada 21 peserta parade seni lainnya. Mereka ini berasal dari berbagai elemen masyarakat. Seperti sekolah, komunitas, yayasan kasepuhan, dan kalangan swasta.
Sebelum parade seni dimulai, sebelumnya dilangsungkan upacara penutupan latihan Praja Bakti Taruna Akmil di Alun-alun Purwodadi. Bupati Grobogan Bambang Pudjiono bertindak selaku inspektur upacara dalam kesempatan itu.

“Kepada para taruna saya sampaikan selamat karena bisa menyelesaikan latihan praja bakti selama sepekan di Grobogan. Mudah-mudahan, apa yang sudah dilakukan disini bisa membawa manfaat,” kata Bambang.

Editor : Akrom Hazami

Seharian, Belasan Taruna Akmil Bersihkan Lingkungan Masjid Agung Purwodadi

 Sejumlah taruna Akmil yang sedang mengikuti praja bakti ikut membersihkan kawasan Masjid Agung Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sejumlah taruna Akmil yang sedang mengikuti praja bakti ikut membersihkan kawasan Masjid Agung Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Pemandangan berbeda terlihat di kawasan Masjid Agung Baitul Makmur Purwodadi, Selasa (1/3/2016). Dimana, ada belasan orang berseragam tentara yang sedang bersih-bersih di lingkungan masjid di sebelah barat Alun-alun Purwodadi tersebut.

”Sejak pagi tadi, memang ada banyak tentara yang ikut membersihkan lingkungan masjid,” ungkap Fahri, salah seorang PKL yang biasa berjualan di dekat masjid itu.

Selain membersihkan halaman, kegiatan bersih-bersih yang dilakukan bersama marbot masjid itu juga dilakukan di bagian dalam. Sejumlah taruna, ada yang sibuk menyapu dan mengepel lantai. Beberapa orang taruna lainnya terlihat tengah mengecat dinding masjid.

Acara bakti sosial itu merupakan rangkaian kegiatan praja bakti yang dilakukan taruna Akmil di Grobogan mulai 29 Februari kemarin sampai 5 Maret mendatang.

Wakil Gubernur Akmil Brigjen Dudung Abdul Rahman saat pembukaan praja bakti, menyatakan, latihan praja bakti dilakukan untuk menanamkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan ini, para taruna bisa melihat gambaran langsung kondisi masyarakat.

”Banyak sekali manfaat yang akan didapat para taruna melalui kegiatan praja bakti. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pembinaan bidang teritorial dalam menjaga keutuhan NKRI,” jelasnya.

Dalam praja bakti, ada banyak kegiatan yang dilakukan para taruna. Seperti bakti sosial, penyuluhan, dan pengenalan Akmil pada siswa sekolah. Jumlah taruna yang mengikuti kegiatan praja bakti di Grobogan sebanyak 459 orang. Terdiri dari 230 orang taruna tingkat II dan 229 orang taruna tingkat III.

Kegiatan praja bakti di Grobogan ditempatkan di 19 desa yang ada di empat kecamatan. Masing-masing, Kecamatan Purwodadi 5 desa, Kecamatan Toroh 6 desa, Kecamatan Penawangan 3 desa dan Kecamatan Godong 5 desa.

Editor : Titis Ayu Winarni