Belum Ada BNK di Jepara, Agus Kembali Jalan Kaki ke Jakarta Temui Kapolri

Agus Suwarno saat dilepas secara seremonial oleh Forkominda Jepara, Jumat (21/4/2017).(Istimewa)

MuriaNewsCom, Jepara – Agus Suwarno (69) kembali nekat berjalan kaki dari Jepara ke Jakarta seorang diri hendak menemui Kepala BNN Budi Waseso dan Kapolri Jendral Tito Karnavian. Aksinya itu, dilandasi kegeramannya akan peredaran narkoba yang marak di tanah kelahirannya.

Lelaki berkumis itu, berjalan menggunakan caping dengan menyandang bendera merah putih serta mengalungkan tulisan ajakan menjauhi narkoba. 

Aksi long march  nya itu, bukan kali pertama dilakukannya. Dulu, pada tahun 2000 warga Senenan, Kecamatan Tahunan itu berjalan dari Jawa Timur ke Jakarta. Setelahnya, ia nekat mengampanyekan gerakan anti narkoba dengan berkeliling negara ASEAN menggunakan sepeda kayuh selama dua tahun. 

Tidak berhenti disitu, aksi ketiganya adalah mengelilingi Indonesia dengan sepeda. Sementara, pada Januari tahun 2017 dirinya berjalan dari Jepara ke Jakarta, dengan mengusung misi yang sama.

“Kali ini saya tidak langsung ke Jakarta, tapi mengelilingi Puau Jawa baru kemudian menuju Ibu Kota,” ujarnya saat dilepas secara seremonial oleh Forkominda Jepara, Jumat (21/4/2017).

Lebih lanjut ia mengatakan, misinya ini menuntut pemerintah khususnya Polri dan BNN mengusulkan pendirian Badan Narkotika Kabupaten (BNK) di Jepara. Dengan hal itu ia berharap peredaran narkoba dapat ditekan. 

“Aksi ini saya lakukan dalam rangka mengampanyekan anti narkoba. Juga untuk menggugah BNN supaya membangunkan gedung BNK di Jepara. Karena itu saya akan menemui Pak Kapolri dan Pak Budi Waseso,” imbuhnya. 

Ia menegaskan, aksinya itu akan terus diulang selama belum ada realisasi pembangunan gedung BNK di Jepara. “Saya prihatin di Kabupaten Jepara banyak beredar barang haram tersebut. Bahkan bandar besar pernah tertangkap di sini,” pungkasnya. 

Editor : Kholistiono

Polres Jepara Apresiasi Aksi Agus yang Jalan Kaki ke Jakarta untuk Mengkampanyekan Anti Narkoba

Kasat Res Narkoba Polres Jepara AKP Supardiyono saat melepas perjalanan Agus Suwarno untuk aksi jalan kaki dari Jepara menuju Kantor BNN Jakarta. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Kasat Res Narkoba Polres Jepara AKP Supardiyono saat melepas perjalanan Agus Suwarno untuk aksi jalan kaki dari Jepara menuju Kantor BNN Jakarta. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Jepara – Aksi Agus Suwarno (69) warga Senenan RT 18 RW 06, Kecamatan Tahunan, Jepara, yang berjalan kaki dari Jepara menuju Kantor BNN di Jakarta dengan mengkampanyekan anti narkoba mendapat apresiasi dari berbagai pihak, salah satunya dari Polres Jepara.

Kasat Res Narkoba Polres Jepara AKP Supardiyono mengatakan, pihaknya salut atas aksi yang dilakukan Agus. “Kita apresiasi aksi Pak Agus ini. Ini sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap generasi bangsa dari bahaya narkoba,” ujarnya, usai memberikan surat izin kepada Agus Suwarno di kantornya, Senin (23/1/2017).

Dengan adanya aksi yang dilakukan Agus tersebut, dirinya berharap dapat menggugah masyarakat, untuk bersama-sama berperan dalam memerangi narkoba.

“Ya ini sebuah bentuk kepedulian dan keprihatinan atas maraknya penggunaan narkoba. Apalagi, beberapa waktu lalu salah satu keponakan dari Pak Agus tertangkap polisi karena kasus penggunaan narkoba,” ungkapnya.

Menurutnya, aksi mengkampanyekan anti narkoba dan perdamaian juga bukan yang pertama kali dilakukan oleh Agus. Sebab, beberapa tahun lalu, Agus juga pernah bersepeda keliling Asia untuk mengkampanyekan anti narkoba. “Mungkin kali ini caranya berbeda, yakni dengan jalan kaki. Hal tersebut, katanya, juga sebagai cara untuk memenuhi nazar atas kesembuhannya dari kelumpuhan,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Sembuh dari Kelumpuhan, Kakek Ini Penuhi Nazarnya Jalan Kaki dari Jepara ke Jakarta untuk Ketemu Kepala BNN

Kasat Res Narkoba Polres Jepara AKP Supardiyono saat memberikan surat kepada Agus Suwarno yang akan melakukan perjalanan ke Kantor BNN.(MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Kasat Res Narkoba Polres Jepara AKP Supardiyono saat memberikan surat kepada Agus Suwarno yang akan melakukan perjalanan ke Kantor BNN.(MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Jepara – Agus Suwarno (69) warga Senenan RT 18 RW 06, Kecamatan Tahunan, Jepara, memenuhi nazarnya untuk berjalan kaki dari tempat tinggalnya ke Jakarta untuk bertemu Kepala Badan Narkotika Nasional  (BNN) Republik Indonesia, Budi Waseso.

Agus menyampaikan, beberapa waktu sebelumnya, dirinya sempat menderita kelumpuhan selama lima bulan akibat saraf terjepit. Ketika menderita kelumpuhan itulah, dirinya bernazar akan berjalan kaki dari rumah ke Kantor BNN untuk ikut berpartisipasi dalam kampanye anti narkoba.

“Selama 5 bulan lalu, memang saya tidak bisa apa-apa alias lumpuh total lantaran saraf terjepit. Oleh karenanya, ketika saya sembuh, saya bertekad untuk menepati nazar untuk jalan kaki menemui Pak Buwas di Jakarta. Ini juga sebagai bentuk syukur atas kesembuhan saya,” ungkapnya, Senin (23/1/2017).

Dirinya juga menyampaikan, untuk perjalanan yang dimulai hari ini, dirinya juga sudah mengurus segala perizinan, baik mulai dari tingkat desa, polsek, Kesbangpolinmas, koramil hingga Polres Rembang.

Dari pihak keluarga sendiri, katanya, juga memberikan dukungan penuh untuk perjalanan dirinya ke Jakarta tersebut. Apalagi, hal tersebut untuk tujuan yang baik.

Agus mengatakan, aksi jalan kaki sambil mengkampanyekan anti narkoba tersebut, juga sebagai bentuk keprihatinan dirinya terhadap Indonesia yang dinilai sudah darurat narkoba.

Apalagi katanya, tahun lalu di Jepara sempat digegerkan dengan adanya penangkapan bandar narkoba kelas kakap oleh pihak BNN.”Saya merasa kasihan saja. Sebab kita saat ini dijajah narkoba. Semua usia sekarang sudah dirasuki oleh obat-obatan terlarang tersebut,” katanya.

Dirinya berharap, nantinnya memang bisa bertatap muka langsung dengan Budi Waseso.Sebab, dirinya juga memiliki permintaan kepada Kepala BNN itu, agar di Jepara juga dibangunkan gedung BNN, sehingga wilayah Jepara bisa dilakukan pengawasan secara ketat terhadap adanya peredaran narkoba.

Dari pantauan di lapangan, ketika Agus mengurus izin di Polres Rembang, terlihat membawa banner kecil yang bertuliskan “Dimas Kanjeng Narkoba Minggatlah Dari Nusantara” yang ditempelkan di dadanya. Selain itu, ia juga membawa bendera merah putih yang diikat di tongkat serta membawa penutup kepala berupa caping.

Agus juga bercerita, dulu juga pernah melakukan perjalanan menggunakan sepeda keliling Asia, yakni pada tahun 2003 hingga 2006. Perjalanan ketika itu, yakni membawa misi perdamaian dan mengkampanyekan anti narkoba.

“Saya juga pernah melakukan perjalanan dengan sepeda gunung hingga Asia dengan misi yang sama. Yakni perdamaian dan anti narkoba selama 3 tahun mulai dari tahun 2003 hingga 2006,” ucapnya.

Editor : Kholistiono