Ini Alasan Pati Tidak Meraih Adipura Kencana

Ketua DPRD Pati Ali Badrudin bersama Bupati Pati Haryanto foto bersama dengan Piala Adipura. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Ketua DPRD Pati Ali Badrudin bersama Bupati Pati Haryanto foto bersama dengan Piala Adipura. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Kendati berhasil meraih penghargaan Adipura untuk ke-9 kali, tetapi Pati tahun ini tidak mendapatkan anugerah Adipura Kencana seperti tahun lalu. Hal ini menuai sejumlah pertanyaan dari berbagai pihak, terutama warga Pati.

Bupati Pati Haryanto kepada MuriaNewsCom, Sabtu (28/11/2015) mengatakan, tahun ini ada perubahan kategori anugerah Adipura Kencana. Karena itu, semua kota kecil di seluruh Indonesia tidak mendapatkan penghargaan tersebut.

“Tahun ini, hanya kota metropolitan saja yang diberikan anugerah Adipura Kencana, yaitu Surabaya, Balikpapan, dan Kendari. Sementara itu, daerah dengan kategori kota kecil tidak bisa menerima Anugerah Adipura Kencana,” tuturnya.

Meski begitu, pihaknya bersyukur atas anugerah Adipura yang diberikan kepada Kota Pati. Dari 538 kota/kabupaten di seluruh Indonesia, hanya ada 68 kota/kabupaten yang mendapatkan penghargaan tahun ini.

“Kami ucapkan terima kasih kepada jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Pati dan masyarakat yang sudah mewujudkan Pati sebagai kota hijau yang peduli pada lingkungan. Dari 68 kota/kabupaten yang mendapatkan penghargaan Adipura di seluruh Indonesia, Kota Pati masuk di dalamnya,” tukasnya. (LISMANTO/KHOLISTIONO)

Piala Adipura untuk Pati Diarak dengan Bersepeda

adipura-e

Penyerahan piala Adipura dari Duta Wisata Kabupaten Pati kepada Bupati Pati Haryanto, usai menggelar kirab bersepeda. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Kota Pati berhasil meraih penghargaan Adipura untuk ke-9 kalinya. Penghargaan itu diberikan Kementerian Lingkungan Hidup, Selasa (24/11/2015) lalu.

Untuk merayakan keberhasilan tersebut, Pemkab Pati lebih memilih kirab mengelilingi kota menggunakan sepeda, Sabtu (28/11/2015). Pasalnya, aktivitas bersepeda dinilai lebih ramah lingkungan, sehat, dan efisien.

“Kirab tahun ini, kami memilih bersepeda ketimbang menggunakan sepeda motor. Selain ramah lingkungan, kami ingin mengajak masyarakat untuk kembali membudayakan bersepeda yang lebih menyehatkan dan bebas polusi,” ujar Bupati Pati Haryanto kepada MuriaNewsCom, usai menggelar kirab.

Dengan keberhasilan meraih Adipura tersebut, Haryanto mengajak masyarakat untuk guyub rukun dalam menjaga kebersihan dan keteduhan lingkungan. Karena, kebersihan dan keteduhan di wilayah Kota Pati menjadi salah satu penentu keberhasilan meraih penghargaan bergengsi di bidang lingkungan.

“Banyak indikator yang menentukan penilaian Adipura. Di Pati, ada tiga indikasi yang paling menentukan dengan poin tertinggi, yakni kebersihan, keteduhan dan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah,” pungkasnya. (LISMANTO/KHOLISTIONO)